Ada cerita di balik perjalanan tim basket putra John 23 Merauke (sebutan SMA John 23 Merauke).
Musim ini putra John 23 Merauke nyaris tak bisa bisa berangkat ke DBL Papua. Bukan, bukan karena faktor cuaca yang membuat mereka batal berangkat. Bukan juga soal komposisi tim yang kurang.
Putra Jhon 23 Merauke menjadi salah satu sekolah terjauh yang menjadi partisipan DBL Papua. Jarak dari sekolah mereka ke GOR Waringin Jayapura, venue DBL Papua, adalah 3.670 kilometer. Jika naik kapal rute tercepat mereka adalah 169 jam. Biasanya tim putra Jhon 23 Merauke berangkat ke DBL Papua menggunakan pesawat.
Moda transportasi ini menjadi yang paling masuk akal ketimbang beberapa pilihan lain. Faktor biaya menjadi salah satu hal yang benar-benar mereka perjuangkan. Berlaga di DBL Papua bagi John 23 bukan sekadar berpartisipasi. Ada misi yang mereka perjuangkan. Mengingat proses perjalanan mereka juga tak mudah.
“Kami tahun ini nyaris banget nggak berangkat. Karena kami sempat ada sedikit kendala di sana,” ungkap Christopher Adrian Yame, penggawa John 23 Merauke.
Bahkan, John 23 berbagi cerita bagaimana kepastian tersebut benar-benar ditentukan hingga mendekati gelaran DBL Papua bergulir.
“Sampai kurang dari sehari berangkat itu kami semua overthinking. Kepikiran kalau ini nggak jadi ikut DBL sedih sekali,” ujarnya.
Christopher Adrian juga menambahkan, “Kebetulan ada alumnus SMA John 23 juga yang bantu kami sampai di sini. Namanya Bapak John Gluba. Dia sangat baik,”
Saat itu juga air mata Christopher Adrian jatuh. Mimpinya untuk bisa melantai di DBL Papua semakin dekat.
“Pas kita dikirim tiketnya, aku langsung menangis. Karena ini tahun terakhir kan. Masa nggak berangkat,” kenangnya.
Bayangkan jika putra John 23 Merauke tak jadi terjun di DBL Papua. Tak ada lagi kejutan yang merka persembahkan. John 23 Merauke menjadi salah satu sekolah yang gemar memberi kejutan.
Terakhir kali mereka memberi kejutana da pada musim 2019. Kala itu teman-teman John 23 Merauke berhasil tampil hingga partai final.
Saat ini semangat mereka sedang membara.
DBL Papua bukan hanya sekadar kompetisi bagi pasukan John 23 Merauke. DBL Papua juga menjadi mimpi mereka untuk unjuk gigi. Panggung bagi anak-anak Merauke untuk berprestasi! John 23 Merauke memastikan tiket final DBL Papua 2026. Pencapaian ini mengulang cerita musim 2019. Maju terus, John 23!
Profil SMA John 23 Merauke bisa kalian cek di bawah ini.