Beragam persiapan dilakukan para student athlete agar tampil moncer pada Honda DBL tiap tahunnya. Tak terkecuali Yoga Danu Prastyo, forwarda SMAN 1 Rengat. Pebasket berusia 17 tahun itu sangat total memoles skill basketnya, sebelum show up pada Honda DBL Riau Series 2019 kemarin.

Dalam seminggu, di bawah arahan Coach Rio Veri Wibowo, ia dan rekan-rekannya melahap tiga kali latihan. Bahkan, tiga sampai empat bulan menjelang Honda DBL, Danu dkk menambah porsi latihannya. Demi mengarungi kerasnya persaingan di Honda DBL. Namun, Dewi Fortuna seakan kurang berpihak pada SMAN 1 Rengat. Tahun lalu mereka kandas dari SMAN 1 Pekanbaru di final seri Riau.

Tapi, ada hal yang patut dibanggakan. Danu berhasil menjadi mesin poin bagi tim. Student athlete yang baru saja naik ke kelas XII itu memuncaki koleksi poin Honda DBL Seri Riau. Dirinya berhasil membukukan total 54 poin atau 9 PPG. Pebasket berpostur 174 sentimeter itu juga menorehkan 30 rebound bagi timnya. Danu mengaku itu merupakan hasil dari ‘semangat 45’ yang tertanam di dirinya.

“Aku bermain penuh tekad. Seperti para pejuang yang tidak menyerah merebut kemerdekaan. Ambisi itu aku sebut semangat 45,” tandasnya. Dirinya membuktikan bukan hanya semangat saja. Melainkan juga berlatih keras. Selain latihan bersama tim, Danu juga melakukan latihan private. Utamanya untuk menguatkan shooting dan dribble.

“Tambahan latihan sendiri aku lakukan 2 sampai 3 kali dalam seminggu,” ujarnya. Tak heran berkat latihan tersebut persentase field goals Danu menyentuh angka 41,5 persen. Berbekal semangat dan pengalaman, Danu pun siap tampil habis-habisan di musim baru 2020 ini. Agar bisa membawa timnya meraih kampiun Seri Riau dan berangkat Honda DBL Camp.

“Kami mendapatkan pengalaman di musim 2019 lalu. Aku yakin SMAN 1 Rengat bisa jadi juara dan semua orang pasti ingin masuk first team,” tandasnya. (*)

 

Populer

Kembali Berjaya, UPH College Back-to-back Champion DBL Banten!
Jadwal Opening Party Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 West Kalimantan
Putri KB Eagles Kembali Sabet Gelar Juara DBL Banten
Kendalikan Tempo, Aloy Hentikan Smansa
Ukuran dan Tinggi Ring Basket Sesuai Aturan FIBA