Perebutan tiket menuju fase Big Eight pada gelaran Honda DBL with KFC  2022 East Java Series - North Region begitu panas dan seru jika dilewatkan. Pada Kamis, (15/9), basket putra Petra 1 Surabaya -sebutan SMA Petra 1 Surabaya menghadapi Smansa Gresik -sebutan SMAN 1 Gresik-.

Sama-sama unggul jauh atas lawan-lawan mereka saat di fase perebutan tiket sweet sixteen keduanya mencoba untuk mengerahkan seluruh upaya yang ada demi mengamankan satu tempat di Big Eight. Keberhasilan Camello Oscar dalam membuka laga dengan tiga poin menjadikan jalannya pertandingan hingga kuarter akhir milik Petra 1 Surabaya.

Smansa bukannya tanpa perlawanan, kerap kali barisan serangan Smansa Gresik merepotkan pertahanan Petra 1 Surabaya. Sayangnya upaya mereka dalam membalikkan keadaan kalah dengan waktu pertandingan. Hasilnya, Smansa Gresik dengan berat hati memberi jalan untuk Petra 1 Surabaya menuju fase big eight dengan skor akhir 52-25.

Baca juga: Unggul atas Petra 1, Srikandi NSA Targetkan Kembali ke Final! 

Seneng, soalnya kan ini tahun terakhir aku main, dan bisa masuk delapan besar,” kata Camello Oscar point guard dari Petra 1 Surabaya yang pada hari ini menjadi kran pencetak poin bagi timnya. Camello sendiri mengumpulkan 16 poin pada laga Sweet Sixteen hari ini. Persentase dirinya terbilang ciamik dengan hanya meleset empat tembakan dari 11 percobaan.

 “Karena disemangatin ayang sih, jadinya wangi banget tadi,” tambah Carmello yang sebelum bertanding selalu ngopi dulu. “Ya kan kopi tinggi kafein, jadi bisa bikin melek gitu,” timpalnya.

Selanjutnya Petra 1 masih menunggu lawan mereka di Big Eight, pasalnya calon lawan mereka antara SMAN 2 Surabaya atau SMAN 1 Surabaya yang memainkan laga setelah gim Petra 1 Surabaya.

“Kemungkinan besar kayaknya kita ketemu Smada -sebutan SMAN 2 Surabaya-. Kita mau revans lah soalnya kan kita pernah kalah tapi bedanya cuman tujuh poin.” pungkasnya.(*)

 

Statistik dan tayangan ulang pertandingan ini bisa dilihat di halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap.

 

 

Populer

Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Misi Pelatih Imanudin Husnuzan: Dari Banyuwangi, Untuk Banyuwangi
Pengalaman di Liga Profesional, Kartika Siti Aminah Antusias Ikut DBL Camp 2026
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio