Tim basket putra BOSA -sebutan SMA BOPKRI 1 Yogyakarta- berhasil mengamankan gelar ke-11 mereka di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Yogyakarta.
Salah satu momentum bersejarah tersebut menjadi kenang-kenangan paling manis bagi penggawa BOSA. Pun demikian bagi Demetrius Deric, garda andalan BOSA. DBL Yogyakarta 2025 menjadi tahun keduanya melantai di GOR UNY.
Deric digadang-gadang kembali bersinar. Pasalnya, tahun lalu ia terpilih sebagai pemain ruki terbaik di DBL Yogyakarta. Namanya juga masuk dalam daftar skuad Kopi Good Day First Team Yogyakarta.
Tahun ini beban Deric semakin bertambah. Selain ekspektasi tinggi yang menempel pada dirinya, doi juga menjadi jembatan antara ruki-ruki BOSA dan senior BOSA. Yap, peran tersebut sejatinya berhasil dijalankan dengan baik oleh Deric.
“Menurutku tahun ini lebih seru. Soalnya pemainnya BOSA banyak yang baru, Kak,” ungkapnya.
Deric lantas menambahkan, “Aku juga gak anggap pressure. Setiap main ya aku enjoy aja sama tak anggep fun gitu,”
Ada satu momen yang begitu berkesan di DBL Yogyakarta 2025. Momen ketika ia memutuskan untuk mengambil tembakan tiga angka pada menit-menit akhir di partai final.
“TIba-tiba aja kepikiran langsung nembak. Soalnya kan yang jaga juga gak terlalu dekat,” kenangnya.
Momen itu yang membuat Deric masih belum bisa move on dari keseruan DBL Yogyakarta 2025.
“Kejadian itu yang bikin aku belum move on. Soalnya aku juga biasanya latihan shoot di titik yang sama. Jadi ya waktu kosong tembak aja. Apalagi kan itu menit-menit akhir juga kan,” ceritanya.
Apa yang dilakukan Deric saat itu membuat BOSA memastikan gelar ke-11 mereka. Mengangkat mental anak-anak BOSA yang lain. Keren, Deric!
Profil Demetrius Deric Buana bisa kalian cek di bawah ini.