ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 menjadi kesempatan terakhirnya melantai. Musim depan ia memang belum lulus, tapi Leonidas tak bisa melantai karena terbentur regulasi. Pada sisa waktu musim ini ia siap habis-habisan demi yang terbaik!

Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Central Java menjadi tahun kedua sekaligus terakhirnya Leonidas Sony Pratama membela sekolah tercinta, SMA Warga Surakarta. 

Sayang, ia gagal menutup tahun terakhirnya melantai di Sritex Arena, Solo dan GOR Sahabat Semarang dengan manis. Leonidas harus menyaksikan lawan tandingnya mengangkat piala. Padahal, musim lalu Leo -sapaan karibnya- ada dalam bagian skuad bersejarah Warga di DBL Central Java.

Cerita perjalanan tahun terakhir Leo memang tak seindah student athlete lain. Tapi ada satu hal yang perlu diwartakan. Semangatnya untuk bangkit kiranya menjadi rujukan bagi teman-teman untuk tidak mudah menyerah.

Sebelum gelaran DBL Solo dimulai, Leo sempat menepi dalam kurun waktu yang lama. Cedera yang membuat pikirannya sempat kacau. “Aku sempat kena cedera jumpers robek. Itu bikin aku off main basket empat sampai lima bulan,” ungkapnya.

Itu (cederanya) juga menjadi titik terendah perjalanan Leo. Bayangkan, kesempatan terakhirnya untuk main di DBL bisa saja sirna. Ia perlu berpacu dengan waktu untuk segera kembali menemukan sentuhan. Mengejar ketertinggalan dan mengasah jurus-jurus andalannya dalam latihan.

“Mentalku kena. Aku sekarang takut kalau mau mendarat gitu. Aku kena cedera hitungannya mepet sama DBL. Overthinking sama kurang percaya diri aku,” ceritanya.

Leo juga menambahkan, “Sejujurnya waktu DBL mulai itu aku masih dalam tahap pemulihan. Maka dari itu aku selalu main pakai pelindung (deker),”

Sempat terjadi negosiasi cukup alot dengan tim medis yang menangani cederanya. Ia ingin tetap bisa tampil di DBL Solo. Membawa almamaternya mengudara plus mempertahankan gelar juara.

“Terapi aku ngebolehin buat main dengan syarat pakai deker. Aku bersyukur banget DBL kemarin berjalan lancar meski kurang dapat hasil yang memuaskan,” terangnya.

Ya, Leo gagal mempertahankan gelar juara DBL Solo dan DBL Central Java. Meski begitu semangatnya untuk bangkit membuahkan hasil. Namanya masuk dalam daftar skuad Kopi Good Day First and Second Team DBL Central Java.

Buah dari ketabahan dan kebesaran hatinya untuk memulai kembali dari awal.

“Terima kasih buat diriku sendiri karena sudah berusaha buat segalanya. Dari yang awalnya belum pulih seratus persen tapi sudah berjuang mati-matian. Masih ada tujuan selanjutnya harus bisa jadi lebih baik lagi,” tandasnya.

Semangat Leo tak padam. Sama seperti singa yang siap menerkam. Gas terus, Leo!

Profil Leonidas Sony bisa kalian cek di bawah ini.

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY