Nggak ada dalam rencana Patricia Chesya, student athlete asal SMA YPPK Asisi Sentani, bisa masuk dalam skuad Kopi Good Day First Team 2025-2026 Papua.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 Papua menjadi kesempatan ketiganya melantai di GOR Waringin Jayapura. Selama dua musim kemarin, baru kali ini nama Patricia mencuri perhatian.
Doi menjelma menjadi salah satu kunci perjalanan Asisi dalam mempertahankan gelar juara. Dipercaya lebih banyak dalam mengeksekusi serangan, Patricia mengantongi 31 poin dan 9 rebound dari 3 laga.
Baca juga: Menang Dramatis Lawan Smada Jayapura Jadi Momen Tak Terlupakan Vonny Velisa
“Sebenarnya nggak ada kepikiran buat terpilih. Malah aku sudah prediksi kalau nanti yang berangkat (ke DBL Camp) itu dua temanku saja sama kayak tahun lalu,” ungkapnya.
Misi Patricia bukan soal catatan-catatan statistiknya. Bukan soal seberapa banyak ia mencetak angka dan menjadi sorotan di lapangan.
“Sejak awal pikiranku selalu bawa tim menang dulu. Sisa lainnya sih bonus menurutku, Kak,” ujarnya.
Baca juga: Cara Sederhana yang Bikin Christopher Adrian Yame Jatuh Cinta di Basket
Patricia juga menambahkan, “Ternyata Tuhan punya rencana lain buat aku. Senang sih dapat kesempatan buat ikut DBL Camp untuk pertama dan terakhir,”
Iya, DBL Papua 2026 menjadi tahun ketiga sekaligus terakhir Patricia. Doi berhasil menutupnya dengan mempersembahkan piala untuk sekolah tercinta. Plus terpilih masuk dalam skuad First Team DBL Papua.
“Gim final itu seru sih, jadi gim yang nggak bisa aku lupakan. Soalnya kita sempat kewalahan buat hentikan poin lawan,” ceritanya.
Momen kejar-kejaran poin di laga final bakal masuk dalam kenangan paling manisnya selama menjadi student athlete di DBL.
“Wah itu adrenalinnya seru banget sih. Apalagi waktu kita dapat sekali momentum tiga poin. Epik sih itu,” tandasnya.
Tak ada paling manis dari perjalanan Patricia Chesya. Menutup masa SMA dengan juara tiga kali DBL Papua dan berangkat ke DBL Camp. Keren!
Profil Patricia Chesya bisa kalian cek di bawah ini.