MALANG- Catur Agung Widodo tampak tersenyum lebar setelah timnya, SMAN 8 Malang memenangi laga melawan SMAN 1 Bangil, Pasuruan dengan skor 33-22. Hasil ini menmbuat mereka semakin dekat menuju ke Surabaya.

Meski begitu Smarihasta-sebutan SMAN 8 Malang- justru sempat terseok-seok di sepanjang paruh awal pertandingan. Amelia Ryan Ayu Ardhany dan kawan-kawan sempat kewalahan dengan perlawanan Smanba. Bahkan, mereka sempat mengejar margin hingga 15-16 di awal kuarter tiga.

Melihat hal ini, coach Catur langsung memberikan sentuhan mental ke anak-anaknya. Menurutnya, anak-anaknya masih sering nervous di awal pertandingan. Apalagi, skuadnya musim ini didominasi kelas sepuluh.

“Saya buat mereka tenang dulu. Jangan panik. Dan akhirnya mereka bisa kembali sesuai ritme permainan,” ujarnya.

Benar saja, permainan mereka semakin memuncak di kuarter empat. Amelya Ryan berubah menjadi momk di kuarter pemungkas 13 dari 17 poin yang dihasilkan timnya berasal dari tangan dingin Amel. Smarihasta pun berhasil memastikan diri melangkah ke babak semifinal.

Pada semifinal esok, mereka akan bertemu SMA St. Albertus Malang. Dempo -sebutan SMA St. Albertus Malang- memiliki pemain yang gesit serta dilengkapi dengan finishing yang tajam. Tentu ini akan menjadi perhatian tersendiri bagi Smarihasta.

“Kami akan tingkatkan lagi defense. Selain itu, mental mereka juga harus diperbaiki agar bisa langsung bermain optimal sejak kuarter pertama,” ujar Coach Catur.

Statistik pertandingan selengkapnya bisa kamu akses di sini.

 

 

Populer

Tujuh Tahun Menunggu, Kini Misi Penebusan Tuntas, Sepuluh Sukses Kawin Gelar!
Hasil Drawing DBL Samarinda: Debutan di Posisi Strategis, Tapi Wajib Waspada!
Sejarah Tercipta! Smansa Kupang Juara Tiga Tahun Beruntun DBL Kupang
Fixed! Ini Nominasi Kopi Good Day First Team Putri DBL Kupang 2025-2026
Road to DBL Camp 2026 Penuh Persaingan, Ada Pesan dari Coach Abrizalt Hasiholan