Azarine DBL Dance Competition bukan hanya soal teknik dan kekompakan. Di balik setiap koreografi, tersimpan cerita tentang mimpi, keterbatasan, perjuangan, hingga keberanian untuk kembali percaya pada diri sendiri. Berikut tiga tim dance yang membawa kisah tersebut ke atas panggung.

1. FrozeCrew (SMAN 2 Sangatta Utara)

Lewat karya bertajuk Pencari Bintang, FrozeCrew menggambarkan perjalanan seseorang yang terjebak dalam bayang-bayang kegagalan. Kepercayaan diri yang memudar, rasa takut, dan keraguan menjadi penghalang di setiap langkahnya. Namun, cerita ini tak berhenti di kegelapan.

Dukungan tulus dari teman-temannya menjadi cahaya yang perlahan menuntun kembali sinar dalam dirinya. Dari sanalah kepercayaan diri tumbuh kembali, hingga akhirnya ia mampu berjalan dengan keyakinan baru bersinar di tengah gelap yang sempat menghampiri.

2. Tim Dance SMAN 10 Samarinda
Mengangkat kisah remaja dengan keterbatasan, tim dance SMAN 10 Samarinda menyampaikan pesan sederhana namun kuat: keterbatasan bukan akhir dari segalanya. Setiap kesulitan justru menjadi ruang untuk menyalakan cahaya unik dalam diri.

Dengan mimpi besar dan keberanian untuk melangkah, mereka menunjukkan bahwa menjadi bintang tak selalu soal memiliki segalanya, melainkan tentang keberanian untuk terus bersinar dan memberi terang bagi diri sendiri maupun orang lain.

3. C-QUAL (SMKN 1 Balikpapan)

Terinspirasi dari perjalanan karier Agnez Monica, C-QUAL menghadirkan kisah Sebuah Mimpi Muda Mudi Anak Bangsa Nasional Menuju Internasional. Tarian ini dimulai dari langkah kecil seorang gadis berbakat yang mencintai seni sejak dini, lalu berlanjut pada fase penuh tantangan di industri musik nasional.

Koreografi yang semakin dinamis menggambarkan kerja keras, latihan tanpa henti, dan persaingan yang harus dihadapi. Pada klimaksnya, sentuhan gerak modern dan nuansa global menjadi simbol keberhasilan menembus panggung dunia—sebuah pesan bahwa mimpi besar, jika diperjuangkan dengan dedikasi, mampu mengharumkan nama bangsa.

4. Minerva (SMA Sunodia Samarinda) 

Mengusung inspirasi dari sosok Katniss Everdeen, penampilan tim dance ini mengisahkan kebangkitan seorang gadis sederhana di dunia yang penuh ketidakadilan dan ketakutan—bukan untuk mencari ketenaran, melainkan untuk memberi harapan. Lewat keberanian, ketangguhan, kepercayaan diri, dan karisma, ia memilih tetap berdiri di tengah tekanan, melindungi yang lemah, serta menolak menyerah pada keadaan. Seperti bintang yang terus bersinar di langit gelap, kisah ini menegaskan bahwa setiap orang memiliki cahaya dalam dirinya.

Selaras dengan semangat Azarine yang mendorong generasi muda tampil percaya diri, tema Shine Like a Star menjadi simbol kekuatan dari dalam dan luar diri—bahwa bersinar tak hanya soal terlihat, tetapi juga memberi dampak dan membawa perubahan, meski dimulai dari langkah kecil. (*)

Populer

Hasil DBL Samarinda: Cita Hati Menang Mudah, Sunodia Nyaris Comeback
Hasil DBL Medan: Aksi Buzzer Beater Hiasi Opening Party!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL Samarinda, Sabtu, 7 Februari 2026
5 Tim DBL Dance Medan Suguhkan Penampilan Penuh Makna di Opening Party!
SHS Tumbangkan Bina Kasih, Youri Suria Jadi Pembeda di Laga Debut