Terpilih masuk dalam skuad Kopi Good Day First Team 2025-2026 Papua menjadi pengalaman tak terlupakan Christopher Adrian Yame, student athlete asal SMA John 23 Merauke.

Perjalanannya mengenal basket relatif singkat. Bahkan, Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 Papua menjadi debut pertamanya melantai di panggung DBL Papua.

“Sebelum basket itu aku lebih senang ke voli. Cuman, aku main voli itu waktu pelajaran olahraga aja dan itu waktu SMP,” ungkapnya.

Ya, saat masuk SMA, Christopher -sapaan karibnya- berpindah haluan. Dari voli ke basket hanya karena hal kecil, “Temanku si Clevantio Jezandro (nomor punggung 10 SMA John 23 Merauke) itu cuman bawa aku ke lapangan. Waktu itu mau main lima lawan lima tapi kurang satu,” kenangnya.

Christopher juga menambahkan, “Itu 2023 lalu, Kak. Gara-gara kurang satu orang dan aku langsung masuk. Eh, tiba-tiba dapat panggil buat latihan tim sekolah,”

Baca juga: Denada Crismas dan Pengalaman Berharganya selama Main Basket

Sesingkat itu perjalanan Christopher mengenal basket. Semudah itu pula ia sudah jatuh cinta dengan olahraga basket.

Dalam waktu sekejap sudut pandangnya tentang basket langsung berubah. Doi menganggap basket bukan sekadar permainan. Ada proses yang membawanya bisa melangkah sejauh ini.

“Kalau kita cinta sama basket, kita niat pasti ada hasil di balik itu semua. Walaupun aku baru sebentar mengenal, tapi ada banyak hal yang bisa aku dapat,” terangnya.

Kemauan itu pula yang membuat Christopher sedikit berbeda dengan yang lain. Keinginannya relatif tinggi terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik.

Baca juga: Menang Dramatis Lawan Smada Jayapura Jadi Momen Tak Terlupakan Vonny Velisa

“Aku basket bukan buat gaya-gaya saja. Karena ada cinta dan niat makanya aku bisa nyaman di basket,” ujarnya.

Salah satu hal yang ia petik dari perjalanannya menikmati proses mencintai basket adalah terpilih masuk dalam skuad Kopi Good Day First Team 2025-2026 Papua.

“Aku nggak ada pikiran bakal kepilih. Empat orang yang kepilih itu memang punya gaya main andalan sekali. Bahkan, menurutku ada yang lebih baik daripada aku,” ceritanya.

“Puji Tuhan namaku dibaca pertama jadi senang sekali dan bersyukur sekali. Tidak terlalu tegang,” tandasnya.

Christopher Adrian adalah bukti dari keteguhan dan kesabaran. Perjalanannya di basket memang masih singkat. Tapi, doi berhasil membuktikan bahwa selama ada niat dan usaha tak ada kata yang tak mungkin. Gas terus, Christopher!

Christopher Adrian Yame bisa kalian cek di bawah ini.

Populer

Cerita Sonia Heidi Berhasil Tembus Top 24 Berkat Jalur DBL Play Road to DBL Camp
Gak Perlu Khawatir! Semua Akomodasi Kopi Good Day DBL Camp 2026 Ditanggung Penuh
Putri Recis Bajawa Raih Gelar Juara DBL Kupang 2025-2026!
Berikut Deretan Pemenang DBL Favorite 2025-2026 Lampung, Simak di Sini!
Sejarah Baru! Santo Paulus Kawin Gelar di DBL Pontianak 2025-2026