Nama Fiorenza Celesta menjadi salah satu pemain yang bersinar pada gelaran Honda DBL with Kopi Good Day 2025 West Java-East. Student athlete dari Global Prestasi School Bandung itu tampil konsisten sepanjang musim dan menjadi salah satu motor permainan timnya.

Performa Fiorenza turut membantu Global Prestasi School Bandung melangkah jauh hingga partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 West Java. Sepanjang kompetisi berlangsung, ia menunjukkan kontribusi besar di berbagai aspek permainan.

Hal itu tercermin dari statistik yang ia catatkan. Dalam empat pertandingan (4 GP), Fiorenza berhasil mengoleksi 56 poin, 60 rebound, 9 assist, 1 block, dan 7 steal. Catatan tersebut menunjukkan peran pentingnya, baik dalam menyerang maupun bertahan.

Baca Juga: Vierratale Siap Meriahkan Kopi Good Day DBL Festival 2026!

Berkat penampilan impresif tersebut, Fiorenza terpilih masuk dalam jajaran Kopi Good Day First Team 2025 West Java. Pencapaian ini sekaligus mengantarkannya menuju Kopi Good Day DBL Camp 2026, pemusatan latihan basket pelajar terbesar di Indonesia yang menjadi impian banyak student athlete dari berbagai daerah.

Bagi Fiorenza, kesempatan melaju ke DBL Camp tentu menjadi pencapaian besar dalam perjalanan karier basketnya. Ajang ini juga dikenal sebagai tempat berkumpulnya para pemain pelajar terbaik di Indonesia yang akan bersaing untuk mendapatkan tempat di skuad elite DBL Indonesia All-Star.

Menariknya, perjalanan Fiorenza di dunia basket tidak selalu berjalan mulus sejak awal. Ia mulai mengenal basket ketika berusia 13 tahun, saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Namun pada awalnya, sang ayah sempat tidak mengizinkannya terlalu fokus pada basket karena Fiorenza lebih dulu menekuni taekwondo.

“Aku mulai basket dari umur 13 tahun. Awalnya cuma ikut ekskul aja, bahkan sempat nggak dibolehin basket sama ayah karena dulu aku taekwondo dan disuruh fokus di situ,” ceritanya.

Baca Juga: DBL Camp dan DBL Festival 2026 Kembali Digelar di Jakarta, Ada di Lokasi Baru!

Meski begitu, ketertarikannya pada basket membuat Fiorenza tetap mencoba bermain secara diam-diam. Ia mengaku sempat tetap latihan basket meskipun hanya sesekali.

“Sempat diam-diam basket, waktu itu sekitar sebulan sekali. Tapi lama-lama ayah kasih kesempatan dan bilang basket boleh, tapi akademik tetap nomor satu,” lanjutnya. Seiring waktu, dukungan dari keluarga justru semakin besar. Kini sang ayah bahkan menjadi salah satu sosok yang paling mendukung perjalanan basket Fiorenza.

“Sekarang malah ayah yang lebih semangat nyuruh aku basket,” tambahnya.

Dengan performa yang terus berkembang dan kesempatan tampil di DBL Camp 2026, Fiorenza Celesta memiliki peluang besar untuk melangkah lebih jauh. Pengalaman ini tentu akan menjadi momentum penting bagi dirinya untuk terus mengasah kemampuan dan bersaing di level yang lebih tinggi bersama para student athlete terbaik di Indonesia.

Kompetisi DBL merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.

Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026. Kompetisi ini digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia. 

Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.

Populer

Jadwal DBL Camp 2026: Ada Menu Fisik dan Ketangkasan di Hari Pertama!
Selamat Datang di DBL Academy, Ratusan Campers Siap Bersaing di DBL Camp 2026!
Demi Anak, Sanny Wijaya Bangun Lapangan Basket Hingga Bikin Lisensi Pelatih
Almas Syauqannanda, Pelatih Termuda di DBL Camp 2026 yang Tengah Jalani Skripsi
DBL Academy Jakarta Gelar Open House, Lebih dari 100 Peserta Ikuti Trial Class