Penampilan konsisten ditunjukkan Jelita Athifa bersama tim putri SMAN 5 Bogor pada gelaran Honda DBL with Kopi Good Day 2025 West Java-West. Student athlete tersebut menjadi salah satu pemain andalan yang membantu sekolahnya melangkah hingga babak final kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia itu.

Peran Jelita terlihat jelas sepanjang turnamen berlangsung. Dalam lima pertandingan (5 GP), ia berhasil mencatatkan 42 poin, 55 rebound, serta 15 steal. Statistik tersebut menunjukkan kontribusinya yang besar, baik dalam membantu tim mencetak angka maupun menjaga pertahanan.

Berkat performa tersebut, Jelita Athifa berhasil masuk dalam jajaran Kopi Good Day Second Team 2025 West Java. Pencapaian ini sekaligus memastikan langkahnya menuju Kopi Good Day DBL Camp 2026, pemusatan latihan basket pelajar terbesar di Indonesia yang mempertemukan para pemain terbaik dari berbagai daerah.

Kesempatan ini terasa semakin spesial bagi Jelita. Pasalnya, musim ini merupakan tahun terakhirnya tampil di DBL. Ia pun berhasil menutup perjalanan kompetisinya dengan pencapaian penting, yakni menembus DBL Camp 2026.

Baca Juga: I Gusti Ayu Krisabella Kembali ke DBL Camp, Ingin Tampil Lebih Konsisten

Jelita mengaku bangga bisa mendapatkan kesempatan tersebut. Baginya, ajang DBL Camp menjadi peluang untuk menambah pengalaman sekaligus belajar dari para pemain terbaik lainnya.

“Tentunya bangga dengan terpilihnya ke DBL Camp 2026 ini, juga bisa memperluas pengalaman saya,” ujarnya.

Meski baru pertama kali mengikuti DBL Camp, Jelita sudah memiliki target besar. Ia berharap bisa menembus skuad terbaik dan mendapatkan kesempatan berangkat ke Amerika Serikat bersama tim elite DBL Indonesia All-Star.

“Pastinya targetnya bisa masuk ke 12 besar dan lolos berangkat ke Amerika,” katanya.

Untuk menghadapi DBL Camp, Jelita saat ini fokus memperkuat kondisi fisiknya. Mengingat jadwal latihan sekolah yang sudah tidak terlalu padat, ia memilih memperbanyak latihan di klub serta menjalani latihan fisik secara khusus.

“Karena latihan sekolah sudah jarang, sekarang aku lebih siapin fisik dan latihan di club. Tapi yang utama aku fokus di fisik dengan cara private di trek sama pelatih aku,” jelasnya.

Selain latihan, Jelita juga mencari referensi dengan menonton perjalanan para pemain yang sebelumnya pernah mengikuti DBL Camp. Hal itu ia lakukan untuk mendapatkan gambaran tentang tantangan yang akan dihadapi.

“Saya sering melihat beberapa yang sebelumnya terpilih DBL Camp lewat video YouTube, dan tentunya niat latihan dalam persiapan DBL Camp,” tambahnya.

Kompetisi DBL merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.

Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026. Kompetisi ini digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia. 

Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.

Populer

Jadwal DBL Camp 2026: Ada Menu Fisik dan Ketangkasan di Hari Pertama!
Selamat Datang di DBL Academy, Ratusan Campers Siap Bersaing di DBL Camp 2026!
Demi Anak, Sanny Wijaya Bangun Lapangan Basket Hingga Bikin Lisensi Pelatih
Almas Syauqannanda, Pelatih Termuda di DBL Camp 2026 yang Tengah Jalani Skripsi
DBL Academy Jakarta Gelar Open House, Lebih dari 100 Peserta Ikuti Trial Class