Kopi Good Day DBL Camp 2026 segera bergulir. Kamp basket pelajar terbesar di Indonesia tersebut berlangsung mulai 27 April sampai 3 mei mendatang di Jakarta. 

Ratusan student athlete yang sudah terpilih lewat Kopi Good Day First and Second Team dari 31 kota bakal belajar dan berlatih. Selain itu, mereka juga bersaing untuk memperebutkan satu tempat di skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.

Sejak 2008 persaingan untuk berebut tiket DBL All-Star selalu menarik. Ini juga menjadi bukti konsistensi DBL Indonesia untuk menjadi jembatan pengantar mimpi anak-anak Indonesia. 

DBL Camp 2026 masih kedatangan pelatih-pelatih elite kaliber dunia. Semua pasti sudah tahu legenda hidup basket Australia, Andrew Vlahov. Nama Andrew begitu harum di Australia.

Ia pernah berseragam Australia pada empat edisi Olimpiade yang berbeda. Bahkan, Andrew tak pernah absen untuk berbagi ilmu di DBL Camp. Selain Andrew, ada Shane Froling. Sama seperti Andrew, nama Shane juga harum. Bahkan, anak-anak Shane juga meneruskan jejaknya menjadi pemain basket profesional.

Selain Andrew dan Shane, ada Jason Cuperus. Sejatinya DBL Camp sudah tidak asing bagi Jason Cuperus. Terakhir kali ia datang ke kamp ada pada edisi 2019. Kala itu, Jason sempat kagum dengan etos kerja para campers.

Nama keempat ada Donna Cuperus. Dalam dunia kepelatihan, Donna menaruh fokus pada pengembangan usia muda. Hal ini satu nafas dengan misi DBL Indonesia untuk mengembangkan dan memaksimalkan bakat-bakat student athlete.

Kala menjadi pemain, Donna masuk dalam daftar leading point scorers NBL 1 West/SBL musim 1992 dan 1993. Terakhir kali Donna datang di DBL Camp ada pada edisi 2014.

Selain Donna dan Jason, yang kembali lagi ke DBL Camp adalah Keegan Crawford! Keegan merupakan asisten pelatih tim nasional Australia untuk FIBA Asia Cup Qualifiers 2025. Ia juga dikenal sebagai pelatih pengembangan ketangkasan individu di Perth Wildcats.

Nah, nama terakhir bakal menjadi momen pertama kalinya ia bertemu dan berbagi ilmu dengan ratusan campers. Adalah Rob Beveridge, pelatih tim nasional Indonesia U18 untuk FIBA World Cup 2029.

Nama Rob sudah tak asing di telinga abas tanah air. Ia sempat menjadi nakhoda kapal Pelita Jaya, tim basket profesional asal Jakarta, sebelum ditunjuk sebagai technical director. Fokus Rob adalah mengembangkan ketangkasan para pemain sekaligus membantu pelatih-pelatih muda untuk terus berkembang. Menanamkan keinginan untuk terus belajar.

Barisan pelatih-pelatih kaliber dunia ini nantinya bakal menemani campers sejak hari pertama sampai hari terakhir. Menimba ilmu sebanyak-banyaknya. Menerapkannya selama di latihan. Dan keinginan untuk terus berkembang. Sampai ketemu di DBL Camp!

Kalian bisa memantau keseruan di Kopi Good Day DBL Camp 2026 pada laman di bawah ini

Populer

Ini Alasan Kenapa LeBron James Suka Minum Isotonik Saat Bermain Basket
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Pengalaman di Liga Profesional, Kartika Siti Aminah Antusias Ikut DBL Camp 2026
DBL Academy Jakarta Gelar Open House, Lebih dari 100 Peserta Ikuti Trial Class