Sudah siap untuk mengukir cerita manis di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra? Yup, DBL Padang akan bergulir pada 11 sampai 22 Agustus 2026 di GOR Prayoga, Padang. Saat ini puluhan tim sedang mempersiapkan diri. Mulai menggelar latihan rutin sampai melakukan program seleksi bertahap dan menyelenggarakan latih tanding.
Nah, di perjalanan DBL West Sumatra musim lalu, tim putra SMA Don Bosco Padang keluar sebagai juara. Mereka berhasil mempertahankan gelar juara untuk dua tahun beruntun.
Baca juga: Tiga Gim Panas DBL Padang Musim Lalu!
Di sektor putri, tim SMA Adabiah 2 Padang juga sukses menjadi kampiun selama dua musim berturut-turut. Pada tulisan kali ini bukan membahas mengenai superioritas kedua sekolah tersebut.
Melainkan pada beberapa tim yang berhasil memberi warna baru dalam perburuan gelar juara. Tim-tim yang secara mengejutkan sukses melaju ke fase genting lewat berbagai cara. Menang secara dramatis hingga memulangkan tim yang langganan melesat ke babak krusial.
Baca juga: Tiga Gim Seru DBL Padang 2025!
Beberapa dari tim-tim ini juga berhasil memberi warna indah dalam momen kembalinya mereka ke peta persaingan DBL Padang. Penasaran kan tim mana saja yang memberi kejutan di DBL Padang musim lalu? Cek di bawah ini ya.
SMA IT Insan Cendekia Payakumbuh
Skuad putra SMA IT Insan Cendekia Payakumbuh jadi salah satu tim yang melesat di DBL Padang 2025. Musim lalu menjadi tahun ketiga putra Insan Cendekia Payakumbuh berpartisipasi di DBL Padang. Perjalanan tahun ketiga berhasil ditutup dengan manis. Tembus ke partai final. Padahal pada edisi 2023, putra Insan Cendekia Payakumbuh terhenti di gim pertama.
Musim 2024 langkah mereka terhenti di babak delapan besar. Kala itu SMA Don Bosco Padang yang mengirim pulang putra Insan Cendekia Payakumbuh.
Edisi 2025 menjadi perjalanan paling manis. Putra Insan Cendekia Payakumbuh menang pada empat pertandingan secara beruntun.
Perlu diingat, format kompetisi DBL West Sumatra adalah sistem gugur. Setiap laga penuh makna. Kalah berarti pulang dan mencoba lagi di edisi mendatang.
Salah satu laga yang paling diingat adalah ketika mengalahkan SMA Adabiah 2 Padang, runner up DBL Padang 2024. Tertinggal di dua kuarter awal, putra Insan Cendekia bangkit pada babak kedua. Pelan namun pasti mereka memangkas jarak ketertinggalan dan berbalik unggul. Itu jadi salah satu momen epic comeback yang tumbuh di DBL Padang musim lalu.
Di partai final putra Insan Cendekia kalah oleh SMA Don Bosco Padang. Meski begitu, perjalanan mereka musim lalu perlu diwartakan. Kisah sukses yang dibangun panjang. Bagaimana dengan musim ini? Menarik untuk ditunggu perjalanan skuad Insan Cendekia Payakumbuh.
Profil SMA IT Insan Cendekia Payakumbuh bisa kalian cek di bawah ini.
SMAN 3 Payakumbuh
Tim yang mengejutkan selanjutnya adalah skuad putri SMAN 3 Payakumbuh. Pertama kali melantai di musim lalu, putri Smantri langsung melesat. Bukan hanya menang di gim pertama saja. Mereka melaju hingga babak Fantastic Four. Salah satu siasat mereka saat itu adalah membangun ikatan antarpemain. Agar lebih padu, mereka kerap keluar bersama. Sekadar nongkrong atau bertukar cerita.
Benar saja, laga demi laga mereka hadapi bersama. Di gim pertama berhasil memulangkan SMAN 7 Padang dengan kemenangan menjanjikan (44-3). Pun demikian saat perebutan tiket Fantastic Four.
Putri Smantri menang dramatis atas SMAN 2 Padang dengan skor tipis 18-17. Itu jadi salah satu selisih kemenangan tertipis yang pernah ada di DBL Padang musim lalu. Sejatinya, tiket final berhasil mereka genggam musim lalu. Sayang, mereka kalah di tangan SMA Adabiah 2 Padang. Jika tahun ini mereka kembali melantai, menarik untuk ditunggu perjalanan Smantri di musim depan.
Profil SMAN 3 Payakumbuh bisa kalian cek di bawah ini.
SMAN 2 Bukittinggi
Tim terakhir yang memberi warna baru di persaingan DBL Padang musim lalu adalah skuad putra SMAN 2 Bukittinggi. Sempat vakum dua musim, putra Kweekschool datang dengan penuh kejutan. Mereka berhasil terbang hingga babak Fantastic Four. Padahal pada musim 2022, Smanda terhenti di laga perdana setelah kalah di tangan SMAN 7 Padang.
Musim lalu, kemenangan di laga perdana menjadi bahan bakar tambahan SManda melantai. Mereka mengalahkan SMAN 13 Padang dengan skor akhir 53-6. Modal yang berharga untuk menatap laga-laga selanjutnya. Ujian mental pun berhasil mereka lalui di babak delapan besar. Tertinggal empat poin di kuarter pertama, Smanda berbalik unggul di babak kedua.
SMAN 1 Solok menjadi korban ketiga. Sayang, langkah Smanda terhenti di tangan Insan Cendekia Payakumbuh pada babak Fantastic Four. Meski begitu, perjalanan mereka layak untuk diceritakan. Vakum menjadi salah satu alasan Kweekschool membangun kekuatan. Mempersiapkan diri lebih matang agar berhasil mengukir prestasi.
Profil SMAN 2 Bukittinggi bisa kalian cek di bawah ini.
Itu tadi adalah daftar tim-tim yang berhasil memberi kejutan selama DBL West Sumatra. Kiranya tim-tim tersebut bisa menjadi inspirasi tim-tim partisipan musim ini untuk mempersiapkan diri. Semangat berlatih, genk!