Suasana canggung antara senior dan pemain baru menjadi hal yang ingin dihilangkan tim putri SMAN 1 Mojokerto (FIRST) pada musim ini. Cara itu mereka bangun sejak awal persiapan menuju Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Bagi tim putri FIRST, proses adaptasi tidak selalu dimulai dari latihan. Justru kedekatan di luar lapangan menjadi langkah awal agar pemain baru merasa menjadi bagian dari tim.
Amanda Azzahra memahami betul situasi tersebut. Sebagai kapten, ia masih mengingat bagaimana gugupnya saat pertama kali bergabung dengan tim basket ketika duduk di bangku kelas X.
"Adik-adik kelas X kan masih malu-malu. Aku juga dulu ngerasain nervous sama kakak kelas. Jadi aku enggak mau mereka ngerasain hal yang sama. Aku ajak mereka becanda dan ngobrol terus sampai mereka nyaman," ujarnya.
Baca juga: Menuju DBL East Java-North: Jualan Bareng Perkuat Chemistry Putri Smansa Jombang
Pendekatan itu perlahan membuahkan hasil. Amanda melihat pemain-pemain muda mulai berani menunjukkan kemampuannya, baik saat latihan maupun pertandingan.
"Mereka mulai berani attack, berani ambil kesempatan di dalam game, dan berani speak up. Itu yang bikin aku bangga banget."
Suasana tersebut terus dijaga di luar lapangan. Selepas latihan, putri FIRST hampir selalu menyempatkan diri berkumpul.
Sarapan bubur ayam, makan di Mie Nangka, menikmati es degan, hingga berbincang santai bersama pelatih menjadi rutinitas yang membuat hubungan antarpemain semakin dekat.
"Kalau ngobrol habis latihan paling cuma sekitar 30 persen bahas evaluasi. Sisanya ya hal-hal random," katanya sambil tertawa.
Kebersamaan itu kemudian terbawa ke dalam latihan. Putri FIRST tetap menjalani program full team, scrimmage, dan beep test secara rutin meski harus berlatih di lapangan sewaan karena lapangan sekolah sedang direnovasi.
Baca juga: Menuju DBL East Java-North: Latihan Basket dan Tari, Putri Nineteen Totalitas!
Musim ini, evaluasi mereka berfokus pada defense dan komunikasi. Dua aspek tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan sebelum kompetisi dimulai.
"Defense sama komunikasi paling utama. Jujur yang paling sulit itu komunikasi, padahal kalau di luar game kami paling lihai ngobrol," ucap Amanda.
Selain meningkatkan kualitas permainan, putri FIRST juga menjaga kedisiplinan. Seluruh pemain dibiasakan datang 1 jam sebelum pertandingan agar memiliki waktu beradaptasi dengan kondisi lapangan.
"Menurutku itu worth it karena pemain butuh waktu buat adaptasi sama lingkungan dan lapangan. Kebiasaan itu juga yang sekarang aku terapin ke adik-adik."
Musim lalu, putri FIRST berhasil mencapai Round 2. Hasil tersebut menjadi motivasi untuk melangkah lebih jauh pada musim ini.
"Pengen ngerasain euforia di playoffs. Tahun kemarin sudah ngerasain Round 2 dan itu syukur Alhamdulillah banget. Tapi apa salahnya kita berusaha lebih lagi," tutup Amanda.
Putri SMAN 2 Mojokerto tergabung dalam Grup K di Round 1 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Mereka akan bersaing dengan SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya dan SMAN 1 Gresik untuk memperebutkan tiket ke babak berikutnya.
Baca juga: Menuju DBL East Java-North: Srikandi Putri Little Sun Tingkatkan Pola Permainan
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).