Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West sudah menghitung hari! Semua tim baik basket maupun dance berlomba-lomba untuk memberikan effort maksimalnya untuk musim baru, termasuk salah satunya tim dance dari SMAN 2 Nganjuk.
SDC -sebutan tim dance dari SMAN 2 Nganjuk- punya persiapan panjang bahkan semenjak DBL Madiun merilis tulisan “coming soon.” Mereka menyebutkan sudah excited dan tak sabar DBL season baru dimulai.
“Buat persiapan aku dan tim tentunya ada persiapan khusus, karena jujur persiapan kita panjang. Kita gak cuma prepare soal koreonya aja, yang pasti koreonya bakal jadi surprise tapi kita juga berusaha prepare soal mental kita dan bonding team.” Ujar Raisya Rasendriya Ramadhani.
Baca juga: Menuju DBL Madiun: Latihan Tiap Hari, Putri Smariduta Ingin Juara Lagi!
AQUA DBL Dance 2026-2027 resmi mengangkat tema bertajuk “100% Indonesia.” Tema ini akan menggambarkan seputar semangat generasi muda, nilai kebersamaan, cerita lokal, tokoh inspiratif, hingga fenomena pop culture di Indonesia. Tema ini disambut hangat oleh SDC.
“Untuk tema dancenya kan 100% Indonesia, kami tetap mengangkat identitas Indonesia tapi dengan ditambah pendekatan yang fresh dan lebih relevan sama Gen Z. tapi kalau konsep detailnya masih kita keep dulu ya,” ujar kapten SDC itu.
Untuk bisa mengaktualisasikan tema itu dengan baik, SDC punya strategi. Raisya -sapaan akrabnya- membagikan salah satu “resep utama” latihan mereka.
“Setiap latihan kita pasti nge-video, dari video itu kita bisa rewatch lagi dan jadikan sebagai bahan evaluasi. Biasanya kita akan zoom in satu-satu orangnya yang perlu diperbaiki tuh apa aja. Jadi kita evaluasi setiap hari dari latihan kita. Supaya kita gak cuma mencapai target dan tampil bagus tapi juga bisa kasih performa yang terbaik dari awal sampai akhir,” pungkasnya dengan percaya diri.
Namun, Raisya bersama dengan SDC pun punya tantangan besar di musim ini. Terkait adanya peraturan bahwa tim ofisial dance tidak diperbolehkan lagi masuk ke dalam lapangan untuk membantu proses pergerakan (moving) maupun penataan properti saat penampilan berlangsung. Artinya, 100% eksekusi sepenuhnya berada di tangan para dancer.
Tantangan ini tidak menyurutkan langkah mereka, justru memacu kedisiplinan tingkat tinggi. Mereka merancang ulang variasi blocking agar lebih efektif, menghafal detail transisi, serta memastikan seluruh properti siap tanpa celah secara mandiri.
Potret SDC saat Latihan. (Foto: dokumentasi pribadi Raisya)
"Menurut aku, dengan adanya tantangan ini justru bikin lebih disiplin dan challenging, karena ngelatih aku untuk bisa percaya sama kerja sama tim," tambahnya.
Di balik padatnya jadwal latihan, tantangan personal juga dirasakan Raisya dan para anggota tim yang telah menginjak kelas 12. Di tengah persiapan menghadapi ujian akademik seperti TKA, SNBP, dan SNBT, mereka dituntut cermat dalam membagi waktu.
“Biasanya aku bikin skala prioritas dengan seefisien mungkin. seumpama aku ada tugs sekolah, aku usahain selesaikan tugasnya dulu sebelum berangkat latihan. Jadi waktu latihan udah gaada beban.”
Baca Juga: Menuju DBL East Java-West: Gelar Juara Modal SMKN 2 Boyolangu Tatap Musim Baru
Raisya pun sudah punya trik khusus ketika jadwal antara les dan latihannya berbenturan.
“Dalam seminggu, biasanya aku ada satu hari full-time di les jadi aku gak ikutan latihan dulu. Tapi kalau aku full-time di les, waktu sampai di rumah aku akan kejar target latihannya, dari video bahan evaluasi itu. Meski gak dateng latihan, tapi tetap bisa ikut latihan supaya kekejar.
Menurut aku, selama kita punya komitmen, pasti antara akademik dan non akademik bisa berjalan dengan seimbang,” tegasnya.
Komitmen itu juga dibawa Raisya untuk merealisasikan targetnya musim ini.
“Target kami pengen kasih penampilan terbaik dan bener-bener maksimal. Tapi aku pengennya, kita gak cuma ngejar hasil akhirnya aja, kita juga bisa nunjukin perkembangan tim kita, dibanding tahun-tahun sebelumnya. Aku pengen orang-orang setiap lihat penampilan kita bisa terasa juga prosesnya dan energi yang kita bawa di atas lapangan. Kalau nantinya bisa membanggakan nama sekolah dan hasil yang baik, semua itu bonus dari semua hal yang kita lakukan,” tutup Raisya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)