SMAN 3 Sidoarjo (Smantig) harus melewati pertandingan penuh ketegangan melawan SMAN 1 Sidoarjo (Smanisda). Berlangsung di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, Smantig menutup laga dengan kemenangan 26-23 setelah pertandingan berlanjut hingga overtime.
Sejak awal, kedua tim sama-sama tampil hati-hati. Smantig hanya unggul tipis 3-2 atas Smanisda pada akhir kuarter pertama. Memasuki kuarter kedua, mereka masih mampu menjaga keunggulan dengan skor 9-6.
Smantig kemudian mulai menemukan ritme permainan. Mereka memperlebar jarak pada kuarter ketiga dan menutupnya dengan keunggulan 18-10.
Namun, kemenangan yang sudah berada di depan mata nyaris lepas pada kuarter keempat. Smanisda bangkit dan memberikan tekanan besar. Keunggulan Smantig perlahan terkikis hingga skor kembali imbang 21-21 saat waktu normal berakhir.
Pertandingan pun dipaksa melalui babak tambahan waktu .
Baca Juga: Dulu Tiup Peluit, Kini Coach Rizky Bawa Sabers Debut di DBL East Java-North
Di momen krusial tersebut, Smantig mampu kembali menjaga ketenangan. Tembakan gratis Egan Krisna Aditya menjadi pembeda dan membantu Smantig mengamankan kemenangan 26-23.
Kemenangan tersebut menjadi buah dari persiapan panjang yang telah dilakukan Smantig sebelum terjun ke kompetisi. Rafdi Ghazi, head coach Smantig, mengatakan timnya sudah mempersiapkan diri selama beberapa bulan. Bahkan, satu bulan terakhir mereka menjalani empat hingga lima kali sparring.
Persiapan tersebut juga dilengkapi dengan training camp yang digelar di Batu pada awal Juli lalu. Seluruh rangkaian persiapan itu dilakukan untuk mengejar target yang telah mereka pasang musim ini.
"Untuk persiapan tim putra lumayan panjang, beberapa bulan. Kemarin kita juga melakukan training camp di Batu," ujar Rafdi.
Baca Juga: Pensiun Liga Profesional, Bima Riski Debut Jadi Pelatih SMA Petra 2 Surabaya
Target Smantig musim ini tidak muluk-muluk. Mereka ingin kembali menembus Round 2. Meski begitu, Rafdi menyadari pertandingan perdana selalu memiliki tantangannya sendiri.
Menurutnya, para pemain Smantig masih membutuhkan waktu untuk menemukan kesiapan dan ritme permainan. Beruntung, perlahan mereka mampu bangkit hingga akhirnya mengamankan kemenangan.
"Di game ini kita kembalikan lagi ke anak-anak. Anak-anak untuk awal-awal masih belum siap, lalu lama-kelamaan ternyata siap. Jadi mungkin masih game pertama, masih ada rasa grogi-nya. Alhamdulillah kita masih bisa diberikan kemenangan," jelasnya.
Komposisi Smantig musim ini juga mengalami sejumlah perubahan. Mayoritas pemain mereka berasal dari kelas 11. Sementara itu, hanya ada empat pemain kelas 12 yang tersisa. Salah satunya harus absen karena mengalami cedera lutut.
Kondisi tersebut membuat kekuatan Smantig sedikit berkurang. Namun, kehadiran sejumlah pemain muda menjadi tambahan tenaga bagi skuad. Salah satunya Akmal yang masih duduk di kelas 10 dan mendapat kesempatan bermain cukup lama pada laga perdana.
"Secara kekuatan sebenarnya kita kurang beberapa persen, tetapi dengan adanya kelas 10 yang baru, Akmal masih bisa membantu kita. Namanya masih baru, tetap masih ada rasa grogi, tapi alhamdulillah di game ini dia main lama," terang Rafdi.
Ketika pertandingan semakin ketat hingga overtime, Rafdi juga terus meminta anak didiknya untuk bermain lebih sabar. Baginya, komunikasi menjadi salah satu kunci utama yang harus diperbaiki Smantig sepanjang pertandingan.
"Karena kalau komunikasinya jelek kita tidak bisa apa-apa. Kalau komunikasinya baik, apa pun yang kita lakukan masih bisa dapat hasilnya," pungkasnya.
Baca Juga: Bikin Wajah Para Pemain Nampang di Tribun, Begini Kejutan Kecil Maprada Nation
Kemenangan atas Smanisda menjadi awal positif bagi Smantig. Setelah melewati laga ketat hingga overtime, mereka kini punya modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya dan mengejar target melangkah ke Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Statistik pertandingan bisa dilihat di bawah ini: