SMA Ciputra Kasih Surabaya mengamankan kemenangan atas SMAN 1 Mojokerto dengan skor 33-27 pada laga pertama Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Rabu, 12 Agustus 2026.

Di balik kemenangan tersebut, ada dua saudara kembar, Sayudha Prahasta Muhammad Helge dan Sayudha Prahasta Muhammad Helga, yang berbagi peran dengan gaya bermain berbeda.

Terpaut lima menit, Helge dan Helga memiliki gaya bermain yang berbeda. Helge lebih nyaman bermain sebagai shooter, sementara Helga lebih menyukai drive untuk menyerang pertahanan lawan.

Baca juga: Dramatis! Poin Giovinco Paksa Overtime hingga Bawa Frateran Menang

Perbedaan itu juga terlihat dari kontribusi keduanya. Helga yang mengenakan nomor punggung 5 mencetak 8 poin, 3 rebound, dan 2 assist. Ia memasukkan 2 dari 4 percobaan three-point.

Sayudha Prahasta Muhammad Helga nomor punggung 5, pemain SMA Ciputra Kasih Surabaya, saat bertanding melawan SMAN 1 Mojokerto di DBL Arena Surabaya.

Sementara itu, Helge dengan nomor punggung 8, mencatat 4 poin, 6 rebound, 2 assist, dan 2 steal.

“Dia kan posisi shooter. Kalau misalnya coach suruh shooting, ya tinggal passing dia aja. Kalau misalnya disuruh main two point dulu mungkin lebih ke aku,” ujar Helga.

Helge dan Helga bukan kali pertama merasakan atmosfer kompetisi DBL. Musim sebelumnya, keduanya telah menjalani debut melalui format 3x3. Tahun ini, mereka kembali tampil bersama dan harus menyesuaikan diri dengan permainan yang berbeda.

Baca juga: Bahasa Rahasia Kembar Abigail di Balik Kemenangan Putri Petra 4

Helge merasakan perubahan terutama pada tempo permainan. Menurutnya, permainan 3x3 cenderung lebih cepat, sedangkan permainan musim ini membuat mereka perlu lebih menyesuaikan pergerakan.

“Di 3x3 biasanya mainnya cepat-cepat. Terus di 5on5 ini biasanya main motion. Jadi kalau keburu-buru itu biasanya enggak sesuai tempo,” kata Helge.

Bagi Helga, perbedaan lainnya terasa dari luas area permainan. Jika sebelumnya mereka bermain di half court, kini keduanya harus aktif bergerak dari satu sisi lapangan ke sisi lainnya.

“Kalau 3x3 kan half court. Kalau 5on5 itu sana-sini, jadi harus lari-lari,” ucap Helga.

Berstatus saudara kembar juga tidak membuat keduanya memiliki kode khusus di lapangan. Mereka justru terbiasa berkomunikasi dengan cara yang lebih tegas ketika harus saling mengingatkan.

“Kalau kita berdua kalau kalem itu enggak bisa. Biasanya saling marah-marah. Enggak seru main kalem,” ujar Helge.

Sayudha Prahasta Muhammad Helge nomor punggung 8 membawa bola saat pertandingan SMA Ciputra Kasih Surabaya melawan SMAN 1 Mojokerto.

Cara tersebut juga mereka gunakan ketika salah satu mulai kehilangan fokus. Bagi Helga, menjaga ketenangan menjadi penting agar permainan tetap berjalan sesuai rencana.

“Pokoknya kalau misalnya marah, pasti 100 persen enggak bisa fokus,” kata Helga.

Miskomunikasi di antara keduanya pun terbilang jarang. Ketika membutuhkan satu sama lain di lapangan, Helge dan Helga terbiasa menggunakan gerakan kepala atau tatapan sebagai tanda.

Perbedaan peran itu membuat keduanya tidak harus melakukan hal yang sama ketika berada di lapangan. Helge dapat mencari ruang untuk shooting, sementara Helga lebih nyaman memanfaatkan drive ketika mendapat kesempatan menyerang.

Pada laga debut mereka musim ini, dua saudara kembar tersebut kembali berbagi lapangan dengan gaya masing-masing. Lima menit perbedaan usia tidak membuat keduanya harus bermain dengan cara yang sama.

Justru dari perbedaan itulah Helge dan Helga menemukan cara untuk tetap saling melengkapi dalam satu tim.

Baca juga: Hasil DBL East Java-North: Aremu Menang Mudah, Smantig Terpaksa Overtime

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil Sayudha Prahasta Muhammad Helge bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Profil Sayudha Prahasta Muhammad Helga bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Populer

Jadwal dan Link Live Streaming DBL North Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026
Jadwal dan Link Live Streaming DBL West Sumatra, Rabu 12 Agustus 2026
Jadwal dan Link Live Streaming DBL South Kalimantan 2026, Rabu, 12 Agustus 2026
Hasil DBL North Jakarta: BBS Tigers dan Marie Joseph Berhasil Lolos dari Tekanan
"Man Support Man", Begini Dukungan Suporter Ciputra Kasih untuk Debut DBL