Suporter SMA ITP Surabaya (Santeria) tetap menunjukkan dukungannya meski tim basket sekolah harus mengakui keunggulan SMAN 5 Surabaya dengan skor telak 66-6 pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.

Kekalahan tersebut tidak membuat energi Santeria menghilang. Dari tribun, nyanyian dan dukungan terus terdengar untuk mengiringi perjuangan tim basket mereka hingga pertandingan berakhir.

Bagi mereka, kehadiran di DBL Arena bukan sekadar soal merayakan kemenangan. Ada kebanggaan tersendiri ketika bisa membawa nama sekolah dan memberikan dukungan penuh kepada tim yang sedang bertanding.

Salah satu perwakilan suporter Santeria, Vadito Rizky Maulana, menjelaskan bahwa koreografi yang mereka tampilkan pada laga tersebut mengusung konsep The Warrior. Persiapannya dilakukan cukup panjang.

Baca Juga: City of Glory Castlemania Bawa Perjalanan Menuju Kejayaan Putra Castle

"Persiapan dan sketsanya sekitar satu bulan. Sedangkan untuk pengecatan sekitar dua minggu," ujar Vadito.

Konsep tersebut dipilih untuk menggambarkan semangat Santeria yang ingin menunjukkan bahwa sekolah swasta dengan jumlah siswa yang tidak sebesar sekolah lain juga mampu bersaing dan tampil di panggung DBL.

"Kita dari sekolah kecil, dari sekolah swasta. Kita ingin membuktikan bahwa dari sekolah kecil kita juga bisa bersaing dengan sekolah negeri lainnya," lanjutnya.

Konsep The Warrior juga memiliki makna kebersamaan bagi Santeria. Yusril Muhammad Nabi menyebut tema tersebut menggambarkan sebuah kelompok yang memiliki ikatan kuat dan berani tampil bersama.

"Kita membawa konsep The Warrior itu melambangkan sebuah geng yang kebersamaannya kuat. Selatan wani tampil," kata Yusril.

Bukan hanya koreografi, Santeria juga membawa massa dalam jumlah besar untuk mendukung tim basketnya. Novaliansyah Olbie Rezky Pradana menyebut sekitar 30 anggota laki-laki ikut terlibat, sementara total massa yang hadir mencapai kurang lebih 300 orang.

Baca Juga: Smala DC Pamerkan Keindahan Papua, FxC Suguhkan Kejayaan Putri Kadita

Meski hasil pertandingan belum berpihak kepada SMA ITP Surabaya, mereka memastikan dukungan tidak berhenti hanya karena skor. Sebaliknya, mereka berharap hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim basket untuk tampil lebih baik pada kesempatan berikutnya.

"Jangan pantang menyerah, berikan yang terbaik untuk selanjutnya. Tetap semangat. Kami juga melihat tenaga, waktu, dan pikiran," ujar Novaliansyah.

Vadito juga menyampaikan pesan serupa kepada para pemain. Menurutnya, hasil pertandingan hari ini harus menjadi bahan introspeksi agar tim bisa berkembang dan memberikan performa yang lebih baik.

"Harapannya buat tim basket mengevaluasi diri sendiri, introspeksi karena tadi secara poin masih jauh. Kami di sini akan selalu mendukung kalian," tegas Vadito.

Di balik persiapan koreografi dan aksi mereka di tribun, ternyata ada cerita yang tidak kalah menarik. Suporter SMA ITP Surabaya mengaku pernah mengalami momen yang membuat bulu kuduk berdiri ketika sedang mengecat koreografi.

Mereka sempat mendapatkan "penampakan" pocong saat proses persiapan. Namun, pengalaman tersebut ternyata tidak cukup untuk membuat semangat mereka surut.

Baca Juga: Mengukir Sejarah Baru, Mawar Sharon Menang Perdana di DBL East Java-North

Justru, bagi mereka, ada sesuatu yang dianggap jauh lebih mengerikan daripada penampakan tersebut: notifikasi dari orang tua.

"Itu tidak menggetarkan semangat kami. Lebih mengerikan notifikasi dari orang tua yang menanyakan kabar di rumah. Itu lebih horor daripada penampakan yang muncul saat kami ngecat koreo. Notifikasi orang tua yang paling medeni," kelakar mereka.

Pada akhirnya, meski harus pulang dengan kekalahan, Santeria telah menunjukkan satu hal: dukungan tidak selalu diukur dari hasil akhir pertandingan. Mereka tetap bernyanyi, membawa koreografi, dan memenuhi tribun untuk memastikan tim basketnya tidak berjuang sendirian.

Bagi Santeria, menjadi warrior bukan cuma ketika menang di lapangan, tetapi juga tentang tetap berdiri dan memberikan dukungan ketika hasil belum sesuai harapan.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Populer

Jadwal dan Link Live Streaming DBL West Sumatra, Kamis 13 Agustus 2026
Jadwal dan Link Live Streaming Opening Party DBL East Java-South 2026
Hasil DBL North Jakarta: Semifinalis Musim Lalu Tumbang di Tangan Debutan!
Waktunya Dukung Jagoanmu! Ini Cara Vote DBL Favorite 2026 East Java-South
Jadwal dan Link Live Streaming DBL North Jakarta, Rabu, 13 Agustus 2026