Kejutan kembali datang dari kubu SMA Tzu Chi. Tim debutan itu berhasil mengunci satu tempat di Fantastic Four Honda DBL with Kopi Good Day 2026 North Jakarta. Catatan manis ini diperoleh setelah menumbangkan SMA Calvin Jakarta dengan skor 32-29 pada Jumat, 14 Agustus 2026. 

Bisa dibilang, performa para penggawa Tzu Chi menunjukkan peningkatan. Di laga sebelumnya, mereka hanya mampu memanfaatkan celah pertahanan lawan dan mengubahnya menjadi sembilan poin. 

Kini, Tzu Chi tampil lebih efektif dalam membaca peluang. Halaman statistik menunjukkan sebanyak 20 poin dihasilkan dari turnover lawan. 

Bambang Prayitno, manajer sekaligus guru physical education (PE) Tzu Chi, tak menampik bahwa peningkatan tersebut merupakan buah dari evaluasi yang mereka lakukan selama jeda menuju laga kali ini.

“Di pertandingan pertama, mereka masih penyesuaian. Namun di pertandingan kedua, mereka benar-benar melihat situasi, serta mengikuti arahan pelatih dan manajer. Dari pinggir lapangan, saya melihat anak-anak ini sangat confident dan enjoy,” buka Bambang, sapaan karibnya. 

Baca Juga: Langkah Arief Febri, dari Alumnus DBL, Pemain Pro, hingga Membangun Tim Debutan

Selain kepercayaan diri yang dimiliki anak-anak didiknya, Bambang juga memuji kesolidan yang disuguhkan seluruh pemain Tzu Chi selama empat kuarter berjalan. 

Sedari awal memutuskan untuk bergabung dalam peta persaingan DBL North Jakarta 2026, Bambang memang menekankan pentingnya komitmen. Dari situ, mereka mulai membangun ekosistem basket sekolah yang mengedepankan kolaborasi. 

“Sejak Juni, saya berdiskusi dengan anak-anak. Saya approach dan tanya apakah mau ikut DBL. Kemudian, kami sebenarnya baru mulai latihan 28 Juni kemarin, tapi support antara pelatih dan sekolah sangat luar biasa,” ujar Bambang. 

Ia kemudian melanjutkan. “Kami juga bekerja sama untuk membangun confident, respect, dan critical think anak-anak. Mereka benar-benar memegang value bagaimana bisa bersyukur dengan segala kesempatan.”

Ya, kerja sama antarelemen sekolah begitu memegang peranan penting dalam persiapan pasukan Tzu Chi menuju DBL North Jakarta 2026. Ada para orang tua yang selalu memperhatikan kebutuhan anak-anaknya. 

Di sisi lain, jajaran guru turut berperan dalam mengatur kegiatan agar jadwal pembelajaran dan latihan tetap berjalan beriringan tanpa saling mengganggu. 

“Sekolah memang membuat aturan. Latihan itu ada di waktu tertentu yang sudah disiapkan sekolah sehingga mereka harus bisa bertanggung jawab. Biasanya, mereka latihan selesai pelajaran dan tidak ada kegiatan lain agar fokus,” tutur Bambang.

Musim ini memang menjadi percobaan pertama skuad Tzu Chi mendaftarkan diri dalam DBL North Jakarta. Kendati demikian, mereka sejatinya sudah lama menyimpan keinginan untuk mencicipi atmosfer kompetisi ini. 

Keinginan itu muncul bukan tanpa alasan. Bambang sendiri bukan hanya melihat DBL sebagai kompetisi basket pelajar terbesar se-Indonesia. Lebih dari itu, di sinilah skuad Tzu Chi bisa mengantongi pengalaman berharga. 

“DBL itu luar biasa dan bisa memberikan pengalaman yang sangat bagus buat anak-anak karena mereka bisa bertemu dengan sekolah lain. Itu yang ingin kita berikan kepada mereka. Dengan adanya DBL, setiap tim juga memperhatikan kualitas masing-masing. Karena itu, kami juga bangun persiapan yang matang,” ujarnya. 

Baca Juga: Melihat Sisi Lain dari Kehidupan Chimaobi Nzekwue Sebagai Pemain Unggulan

Ke depan, tak bisa dipungkiri kalau perjalanan para kesatria Tzu Chi akan semakin terjal. Sebab, mereka bakal berjumpa dengan SMA Jubilee Jakarta untuk memperebutkan tiket final DBL Jakarta 2026. 

Seperti diketahui, SMA Jubilee Jakarta dikenal sebagai juara bertahan di wilayah Jakarta Utara. Menanggapi itu, Bambang menegaskan bahwa timnya memegang prinsip untuk tetap tampil maksimal dalam menghadapi siapa pun di lapangan. 

“Setiap pertandingan selesai, kita ada evaluasi, feedback, dan sebagainya. Kita coba bangun mindset anak-anak untuk berpikir secara bertahap. Kita juga harus fokus ke diri sendiri dan memaksimalkan kemampuan dengan baik. Jadi, kita tidak merasa takut karena tetap harus dihadapi dan enjoy,” tegasnya. 

Menang atau kalah hanyalah hasil akhir. Baginya, hal terpenting adalah seluruh pemain Tzu Chi bisa menuai banyak pelajaran mahal selama berlaga di DBL North Jakarta 2026.

DBL North Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Hasil DBL East Java-South: Stetsa Nyaris Bekuk Moklet, Smanti Menang Besar!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL West Sumatra, Jumat, 14 Agustus 2026
Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Java-North 2026, Jumat, 14 Agustus 2026
Evelyn Alexia: Atlet Latin Dance Malang yang Berprestasi di Kejuaraan Tiongkok
Jadwal dan Link Live Streaming DBL North Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026