Selalu ada 1001 cerita menarik tersimpan di antara partisipan AQUA DBL Dance 2026 North Jakarta.
Banyak dari mereka yang ternyata tak hanya memiliki latar belakang sebagai dancer. Di luar panggung tari, mereka juga menorehkan beragam prestasi membanggakan dari bidang yang berbeda.
Termasuk, Gratcia Dewi Maria, salah satu member tim dance SMA Santo Yakobus Jakarta. Jauh sebelum mendalami modern dance, Dewi (sapaan karibnya) sudah lebih mengenal dunia cheerleading. Bahkan, perkenalan itu sudah berlangsung sejak dirinya masih berusia lima tahun.
”Coach-nya kenal mama aku, jadi dimasukin cheerleading. Dari situ, aku lama-lama suka karena sudah dari TK, SD, SMP, SMA ikutan cheerleading terus,” buka Dewi.
Baca Juga: Segudang Prestasi Bergengsi Jessica Maria di Dunia Tarik Suara hingga Akademik
Memulai peran sebagai cheerleader di usia belia tentu bukan perkara mudah. Ia harus bergelut dengan rutinitas latihan yang cukup padat. Intensitas latihan itu akan semakin padat menjelang perlombaan.
“Kalau latihan, bisa sampai dua kali dalam sehari. Misalnya, dari pagi sampai siang terus istirahat, habis itu lanjut lagi dari sore sampai malam. Sebenarnya, aku menganggapnya sebagai kegiatan monoton yang harus aku lakuin. Lama-lama, badan aku jadi terbiasa sendiri,” terangnya.
Tak berhenti di situ, ia juga dituntut selalu siap mengisi posisi cheerleading sesuai kebutuhan tim. Dalam praktiknya, cheerleading terbagi menjadi dua peran utama, yakni base dan flyer.
Base bertugas menopang, mengangkat, sekaligus menangkap anggota tim, sedangkan flyer merupakan sosok yang diangkat ke udara selama rangkaian penampilan berlangsung.
“Menurutku, lebih susah jadi flyer karena butuh body control. Kalau jadi base, kita masih bisa kerja bareng-bareng karena berempat di bawah buat menopang,” tutur Dewi.
Jerih payah yang dikerahkan membuat Dewi berkesempatan mencicipi berbagai turnamen bergengsi. Bukan hanya kejuaraan daerah dan nasional, ia bersama tim cheerleading Santo Yakobus juga sempat bertolak ke Jepang untuk mengikuti Cheerleading World Championships (CWC) selama tiga tahun pada 2017, 2019, dan 2022.
Potret Gratcia Dewi saat mengikuti World Cheerleading Championship 2019 di Jepang
Hebatnya, ia sempat merasakan podium dua pada kategori Junior 1 CWC 2017, serta podium tiga pada kategori Junior 1 CWC 2019.
“Di situ, saingannya ada dari Jepang, Korea, Tailan, Amerika Serikat. Paling susah saingannya dari Jepang karena mereka gerakannya clean banget. Tapi, CWC 2017 itu paling enggak bisa dilupain karena aku jadi flyer,” cerita Dewi.
Baca Juga: Mimpi Heuw Sisters Melantai Bersama di DBL North Jakarta yang Terwujud
Memasuki kelas delapan, ketertarikannya terhadap dunia dance mulai tumbuh. Tak ada alasan khusus, ia mengaku hanya mengikuti jejak teman-temannya.
Dance dan cheerleading jelas merupakan bidang yang bertolak belakang. Karena itulah, ia harus lebih dulu melalui serangkaian adaptasi saat pertama kali terjun menjadi penari.
“Kalau di cheerleading, itu harus lebih sharp gerakannya. Kalau di dance, badan kita lebih ada groove dan bounce-nya. Itu susah banget. Aku perlu berkali-kali belajar biar badannya bisa sesuai,” ucapnya.
Kini, dirinya tengah mengemban peran sebagai siswi tahun terakhir. Untuk sementara, ia memilih fokus pada akademik. Namun, tak menutup kemungkinan bahwa Dewi akan kembali serius menggeluti bidang cheerleading.
“Dari kecil, aku memang suka gerak. Jadi, aku enggak bakal ngelepas karena mau fokus belajar doang,” pungkasnya.
AQUA DBL Dance 2026 North Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil dancer ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)