Tujuh Tahun Hiatus, Smadorsmania Kembali ke Tribun DBL

| Penulis : 

Tujuh tahun bukan waktu yang singkat. Setelah terakhir berpartisipasi pada 2019, Smadorsmania (julukan suporter SMA Dr Soetomo) akhirnya kembali mengisi tribun Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.

Penampilan perdana suporter SMA Dr Soetomo itu terasa spesial. Bukan sekadar datang untuk mendukung tim basket, Smadorsmania langsung membawa koreo 3D sebagai tanda bahwa mereka siap kembali all out di tribun.

“Ini pertandingan pertama kami di DBL setelah tujuh tahun, kita senang. Antusias semua orang juga sangat tinggi. Terutama guru, pemain basket, anak-anak suporter sendiri, dan juga para alumni,” ujar Muhammad Alvino, koordinator Smadorsmania.

Baca juga: Berawal dari Junior DBL, Chaytlin Yorence Tembus Top 3 SM Universe

Koreo tersebut mengangkat sosok Brutus, maskot rusa jantan milik Smadors (julukan SMA Dr Soetomo). Karakter itu dipilih untuk memperkenalkan kembali identitas Smadorsmania setelah lama absen dari DBL East Java-North.

Momen Smadorsmania saat mendukung Smadors di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

“Karena ini pertama ikut DBL lagi setelah absen tujuh tahun, kita ingin menunjukkan, ‘Ini loh kita,’ sebuah suporter yang punya maskot rusa jantan,” jelas Vino.

Brutus juga menjadi bagian dari konsep besar yang mereka usung, yakni bangkit kembali dari keterpurukan. Background awan yang mengelilingi karakter tersebut menggambarkan Smadorsmania yang kembali bangkit dan terbang lebih tinggi.

“Kita lagi naik, lagi terbang ke angkasa. Bahwa kami terbang ke angkasa,” tuturnya.

Baca juga: Debut di AQUA DBL Dance, Smaga Bangkalan Bawakan Tarian Khas Madura

Untuk menghadirkan koreo tersebut, Smadorsmania hanya mengandalkan sekitar 10 hingga 15 orang. Mereka mengerjakannya di lapangan sekolah selama kurang lebih dua minggu, mulai dari menyusun konsep, desain, hingga tahap finishing.

Tantangan terbesar justru datang dari pengerjaan karakter Brutus. Detail outline dan gradasi harus dibuat dengan teliti agar sosok rusa jantan tersebut bisa terlihat jelas dari tribun. Ukuran yang mereka kerjakan pun tak kecil. Karakter Brutus memiliki ukuran sekitar 10 x 11 meter, sementara background utama mencapai 23 x 9 meter.

“Kita sebagai sekolah swasta, tapi semangat kita enggak kalah sama sekolah-sekolah yang besar. Makanya semangat kita enggak bakal kalah,” tegas Vino.

Sayangnya, comeback Smadorsmania belum berbuah kemenangan bagi tim basket SMA Dr Soetomo. Pada laga tersebut, Smadors harus menelan kekalahan dari SMAN 1 Gresik dengan skor akhir 45-12.

Meski hasil pertandingan belum sesuai harapan, kembalinya Smadorsmania ke tribun menjadi langkah awal. Setelah tujuh tahun hiatus, mereka ingin menunjukkan bahwa semangat untuk mendukung SMA Dr Soetomo masih tetap menyala.

“Tujuan kita itu jadi juara juga. Enggak cuma sekadar ikut,” pungkas Vino.

Baca juga: Hampir Batal Tampil di DBL Karena Kecelakaan, Damar Justru Cetak Dua Digit Poin

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

 

Populer

Hasil DBL East Java-South: Juara Musim Lalu Perkasa, Charis Unjuk Kualitas!
Hasil DBL North Jakarta: Selamat Datang Finalis Baru!
Jualan Tahu Kocek Jadi Jalan Putri Smansajoe Bangun Chemistry Tim
Satu Kata Kepsek Libels Usai Lihat Performa Skuadnya: Amazing!
Tujuh Tahun Hiatus, Smadorsmania Kembali ke Tribun DBL