Dua tim dance membawa cerita berbeda dalam menerjemahkan tema 100% Indonesia di panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Minggu, 16 Agustus 2026.

INFINITY dari SMA Santo Stanislaus Surabaya menghidupkan sosok Srikandi, sementara YOW YOW YOW dari SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik menjalani debut perdana tim dance putri mereka.

INFINITY memilih Srikandi setelah melewati beberapa kali brainstorming. Sebelumnya, mereka sempat mempertimbangkan permainan tradisional hingga cerita tentang sejumlah daerah di Indonesia.

Pilihan akhirnya jatuh pada Srikandi. Sosok perempuan pemberani yang berani turun ke medan perang dinilai cocok dengan karakter yang ingin ditampilkan para dancer.

“Jadi dari akhir tema 100% Indonesia ini kita ambil cerita Srikandi. Filosofi ceritanya juga bagus, kayak dia tuh perempuan yang berani berperang,” ujar Gielda Adelheid Lumananda, anggota INFINITY.

Baca juga: Starburst Bawa Lagu Tren Ala Gen Z di AQUA DBL Dance

Cerita tersebut kemudian diterjemahkan menjadi perjalanan Srikandi di atas panggung. INFINITY menggambarkan prosesnya dari belajar memanah hingga bersiap menghadapi peperangan.

Pada bagian akhir, busur dan panah menjadi penanda perubahan tersebut. Srikandi yang sebelumnya belajar perlahan digambarkan sudah siap menghadapi medan perang.

Di balik konsep itu, ada peran pelatih dance mereka, Kak Lucy. Ia membantu INFINITY menentukan cerita sekaligus mengembangkan konsep penampilan.

Kostum juga menjadi bagian dari proses kreatif. Salah satu anggota tim ikut merancang busana dengan keinginan menampilkan sosok pendekar yang tetap memiliki sisi feminin.

“Jujur kayak kita waktu itu yaudah gambar apa yang kepikiran aja sih. Terus kita ingin menunjukkan sisi pendekar tapi juga ada girly-girly-nya,” tutur Gielda.

Namun, rancangan tersebut sempat berubah setelah technical meeting. Warna merah yang sebelumnya masuk dalam konsep kostum harus disesuaikan menjadi biru.

INFINITY langsung bergerak. Sehari setelah technical meeting, mereka mencari kebutuhan baru dan mengeksekusi ulang rancangan kostum agar tetap sesuai dengan karakter Srikandi.

Selain kostum, detailing koreografi menjadi salah satu tantangan terbesar. Gielda merasa persiapan musim ini lebih padat dibandingkan pengalaman INFINITY sebelumnya.

Gerakan yang lebih banyak membuat kebutuhan tenaga ikut meningkat. Mereka dituntut memberikan energi lebih besar sambil menjaga setiap detail tetap kompak.

Baca juga: Naik Gunung dan Rendang, Leonaire Bawa Konsep yang Dekat dengan Anak Muda

Bagi Gielda, penampilan tahun ini juga menjadi penutup perjalanannya bersama INFINITY. Ia sudah mengikuti DBL Dance sejak tim tersebut kembali tampil pada 2024 setelah sempat vakum.

Maka dari itu, 3 tahun perjalanan itu membuatnya ingin meninggalkan pesan untuk generasi berikutnya. Ia berharap INFINITY tidak kembali berhenti dan terus membawa nama tim mereka ke panggung DBL Dance.

“Semoga tahun depan kalian masih tetap ikut DBL Dance lagi. Perjuangin, karena tiga tahun kita memulai dari 2011 yang sudah vakum lama, comeback di 2024 itu cukup susah,” pesan Gielda.

Jika INFINITY datang dengan cerita Srikandi, YOW YOW YOW membawa cerita tentang sebuah awal.

Tim YOW YOW YOW SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik tampil dalam AQUA DBL Dance 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Minggu (16/8/2026).

AQUA DBL Dance 2026 menjadi panggung debut bagi tim dance putri SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik. Pada tahun-tahun sebelumnya, perwakilan dance sekolah tersebut diisi oleh tim putra.

Kesempatan tampil itu langsung disambut antusias. Begitu mendapat kabar bahwa mereka dipercaya mewakili sekolah, para anggota mulai berdiskusi untuk menentukan konsep yang akan dibawa.

“Senang banget. Langsung kita lanjut aja DBL, langsung kayak pada ayo, ayo, ayo,” ujar Tera Putri Zahwa, anggota YOW YOW YOW.

Sebagai tim yang baru pertama kali tampil, mereka tetap harus menyesuaikan konsep dengan aturan sekolah. Kostum dibuat tertutup, tetapi para dancer tetap ingin menampilkan karakter yang modern dan fashionable.

Baca juga: Debut di AQUA DBL Dance, Smaga Bangkalan Bawakan Tarian Khas Madura

Konsep mereka kemudian mengambil sosok perempuan yang ceria dan ekspresif. Unsur batik dimasukkan sebagai bagian dari cara mereka menerjemahkan 100% Indonesia dengan gaya yang lebih kekinian.

Persiapan dilakukan secara bertahap. Latihan berlangsung satu hingga tiga kali dalam seminggu, sebelum intensitasnya meningkat menjelang hari penampilan.

Memasuki persiapan terakhir, mereka mulai berlatih lebih sering. Namun, tidak semua anggota selalu bisa hadir karena kesibukan masing-masing.

Beberapa anggota kelas XI dan XII harus membagi waktu dengan persiapan TKA. Mengumpulkan seluruh anggota menjadi tantangan tersendiri bagi tim yang baru terbentuk untuk kompetisi tersebut.

“Kalau tantangannya lebih ke kumpul anggota lengkapnya. Kelas XI, XII sudah banyak yang TKA dan yang lain, persiapannya pasti lebih banyak,” tutur Amira Ardila Putri Asmarany, anggota YOW YOW YOW.

Kostum juga disiapkan dalam waktu yang cukup singkat. Bahan dibeli sekitar dua hingga tiga minggu sebelum penampilan, kemudian diberikan kepada penjahit.

Proses menjahit hanya membutuhkan waktu sekitar dua hari. Untuk kebutuhan lain, termasuk kerudung, para anggota saling membantu dengan mencari, meminjam, hingga membeli bersama.

Makeup pun dikerjakan sendiri. Tanpa bantuan makeup artist, mereka saling membantu ketika ada bagian yang sulit dilakukan sendiri, mulai dari riasan hingga penataan hijab.

Semua proses tersebut menjadi bagian dari pengalaman pertama YOW YOW YOW di panggung DBL Dance. Dari tim putra yang sebelumnya tampil, kini giliran dancer putri membawa nama sekolah ke kompetisi.

Baca juga: The Elites Hidupkan Legenda Surabaya, SMDC Satukan Wayang dan Lathi

Bagi Tera, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang tidak ingin dilewatkan. Apalagi, ini merupakan kali pertama dirinya dan anggota lain merasakan langsung atmosfer DBL Dance.

“Kita kayak beruntung banget, apalagi aku itu kayak beruntung banget bisa ngerasain tampil di DBL,” kata Tera.

Debut itu akhirnya bukan sekadar tentang penampilan pertama. Bagi YOW YOW YOW, panggung tersebut menjadi awal perjalanan baru tim dance putri SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik.

Sementara itu, INFINITY menutup perjalanan Gielda dengan kisah Srikandi, YOW YOW YOW justru membuka cerita mereka dari awal. Keduanya hadir dengan cara masing-masing untuk menerjemahkan 100% Indonesia melalui gerak dan cerita di atas panggung.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil SMA Santo Stanislaus Surabaya bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Profil SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Populer

Jadwal dan Link Live Streaming DBL West Sumatra, 17 Agustus 2026
Srikandi Jadi Cerita INFINITY di Tengah Debut Perdana YOW YOW YOW
Karena Cinta, Owl Team Tetap Kawal Perjuangan Putri Smantass
Undang Bangsa Viking ke DBL Arena, Smamiotifo: Spirit Viking Wani Tempur!
Muhammad Zaky Teratas di Top 5 Steal Putra DBL Jambi