Warna baru skuad MA Ar-Risalah Padang di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra.

Sejauh ini, perjalanan tim putra MA Ar-Risalah Padang terbilang mulus. Pada dua laga, Huda Syamri dan kawan-kawan berhasil meraih kemenangan dengan selisih 20 poin.

Terakhir kali putra MA Ar-Risalah berhasil konsisten menang dengan selisih keunggulan 20 poin ada pada musim 2023. Saat itu, putra MA AR Risalah juga berhasil menutup perjalanan dengan menjadi juara DBL West Sumatra. Musim ini, siklus tersebut kembali terulang. Bukan karena faktor para pemain. Melainkan karena pelatih baru putra MA Ar-Risalah. 

Baca juga: Satu Poin Fathur ElFauzy Bawa Smantri Menang di Babak Overtime!

Adalah Ade Putra Utama, kepala pelatih MA Ar-Risalah untuk DBL West Sumatra 2026. Ini kali pertama coach Ade memegang sekolah yang bertanding di DBL West Sumatra. Semua bermula dari salah satu muridnya yang memberi tawaran untuk menjadi nakhoda kapal MA Ar-Risalah di DBL West Sumatra musim ini.

“Jadi ada duluh salah satu staf alumnus MA Ar-Risalah. Dia semapt latihan sama saya dan lumayan kenal dekat lah kita. Dia menawarkan kepada saya untuk jadi pelatih di sana. Karena MA AR Risalah lagi mencari pelatih baru,” ujarnya.

Menariknya, tawaran tersebut diambil oleh coach Ade pada Mei lalu. Artinya, coach Ade cuman punya waktu empat bulan untuk membentuk tim demi bisa menuai hasil apik di GOR Prayoga, Padang.
“Syukurnya anak-anak punya kemauan untuk belajar jadi pribadi yang lebih baik. Punya keinginan lebih untuk terus mengasah ketangkasannya. Suasana positif itu yang bikin saya semakin antusias buat melatih mereka,” ungkapnya.

Bukan target juara yang membuat coach Ade tertantang dan menerima tawaran dari MA Ar-Risalah Padang. Bukan juga soal sejarah panjang MA Ar- Risalah Padang di DBL West Sumatra.

Baca juga: Fathir Latief dan Perjalanannya Menjadi Duta Genre Padang

“MA Ar-Risalah ini ingin memperkenalkan sekolah mereka lewat basket. Targetnya nggak soal juara. Tapi soal identitas khas yang dibentuk di sekolah. Karakter pemainnya. Sikap soal respect dan saling menghargai itu yang ingin dibawa pada setiap kompetisi, termasuk di DBL ini,” terangnya.

Di luar melatih tim sekolah, coach Ade juga dikenal sebagai salah satu pelatih ketangkasan individu yang ada di Padang. Perjalanan karier melatihnya bermula pada 2019. Niat awalnya hanya untuk melatih kedua anaknya yang saat itu lagi senang-senangnya main basket.

“Saya itu awalnya cuman ingin melatih anak-anak saja. Mungkin, Tuhan punya rencana lain tentang itu. Justru dari melatih anak sendiri bisa membawa saya mendapaat pengalaman-pengalaman baru lainnya,” ceritanya.

Coach Ade juga menambahkan, “Ternyata kegiatan melatih basket ini sampai sekarang itu semakin menyenangkan. Saya menikmatinya. Apalagi saya juga ingin melihat anak saya main di DBL suatu hari nanti,” 

Anak coach Ade saat ini berusia 11 tahun.  Artinya, sang anak masih berada di masa transisi dari SD ke SMP. Masih ada sekitar tiga sampai empat tahun untuk mempersiapkan diri di DBL. Apapun itu, yang dilakukan coach Ade di MA Ar-Risalah Padang adalah bukti bahwa ia memberi warna baru. Bisa saja, cerita musim 2023 terulang kembali pada tahun ini.

“Saya nggak mau berbicara banyak soal itu. Fokus pada setiap pertandingan saja,” tandasnya.

Menarik untuk diikuti perjalanan MA Ar-Risalah Padang di DBL West Sumatra musim ini.

Profil Ade Putra Utama bisa kalian cek di bawah ini.

Populer

Jadwal dan Link Live Streaming DBL West Sumatra, 17 Agustus 2026
Hasil DBL East Java-South: “Kutukan” Smaneja Terpatahkan, Smandasa Revans!
Siri, Warani, Reso, dan Pesan Penuh Makna dari Koreo Spektakuler Smeas Mania
Memaknai Kemerdekaan Lewat Tema 100% Indonesia AQUA DBL Dance 2026-2027
Jubilee Lanjutkan Tren Kawin Gelar di DBL North Jakarta 2026!