Tulisan Fight dan The Beginning of Victory menjadi pusat perhatian di tribun saat Wolumania mengawal perjuangan tim putri SMAN 8 Surabaya menghadapi SMA Petra 4 Sidoarjo pada laga kedua Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, Senin, 17 Agustus 2026. Dua pesan tersebut menjadi kelanjutan cerita dari koreografi sebelumnya yang menandai dimulainya perjalanan Wolumania dan Smandela di DBL.

Jika pada penampilan sebelumnya mereka membawa nuansa Nostalgia Era 2000-an dengan seorang anak yang bermain PS2 dan tulisan Game Start, kali ini ceritanya bergerak ke babak berikutnya. Permainan yang telah dimulai itu kini memasuki fase perjuangan.

Game Start itu artinya permainan telah dimulai. Nah, kalau yang sekarang ini koreo pertama kita, awal peperangan. Makanya ada Fight-nya. Setelah itu ada sebuah perjalanan, karena kita sudah masuk fase perjalanan,” jelas Tendry Zaccheo, capo Wolumania.

Baca juga: Ikut Pegang Kuas, Pak Fikri Bantu Roodwartz Mania Bikin Koreo

Alur tersebut kemudian dituangkan melalui visual yang memenuhi bagian belakang koreografi. Tiga karakter dari seri game pertarungan Tekken berdiri sebagai tokoh utama, yakni Ling Xiaoyu, Jin Kazama, dan Hwoarang. Ketiganya menggambarkan tim basket SMAN 8 Surabaya yang sedang menjalani perjalanan dalam kompetisi.

Latar di belakang ketiga karakter itu bukan sekadar pelengkap visual. Wolumania menggambarkannya sebagai ruang perjalanan, seolah ketiga tokoh tersebut sedang bergerak melewati sebuah fase sebelum mencapai tujuan.

“Dia itu melakukan perjalanan, jadi background kita buat untuk menggambarkan perjalanan mereka. Tiga karakter itu karakter utama yang menggambarkan basket Wolu,” tutur Jaka Putra Pratama, bagian kreatif Wolumania.

Di bagian depan, tulisan Fight dipilih sebagai suntikan semangat untuk Putri Wolu. Sementara itu, The Beginning of Victory dimaknai sebagai awal dari sebuah kemenangan yang ingin mereka raih bersama.

Baca juga: Siri, Warani, Reso, dan Pesan Penuh Makna dari Koreo Spektakuler Smeas Mania

Fight itu karena biar basket ini semangat. Kalau The Beginning of Victory, artinya awal dari sebuah kemenangan. Jadi kita ingin memberikan semangat ke basket putri supaya tetap berjuang di pertandingan,” jelas Jaka.

Suporter Wolumania bernyanyi dan memberikan dukungan untuk SMAN 8 Surabaya di Tribun DBL Arena Surabaya.

Dua tulisan tersebut sejak awal bukanlah jaminan hasil pertandingan. Keduanya menjadi pesan yang ingin dititipkan Wolumania kepada para pemain sebelum memasuki lapangan.

Di balik koreografi yang terlihat di tribun, ada waktu panjang yang sudah mereka siapkan. Konsepnya mulai dipikirkan sekitar satu bulan sebelum gelaran DBL berlangsung. Seluruh proses kemudian dikerjakan bersama di sekolah.

Bahkan, persiapan tersebut membuat anggota Wolumania menghabiskan waktu hingga menginap di sekolah. Bukan hanya tim kreatif atau beberapa orang tertentu, seluruh anggota ikut mengambil bagian dalam pengerjaan.

“Semua anggota ikut serta. Satu koordinator Wolumania mengerjakan, semuanya ikut. Kebetulan kita mengerjakannya di sekolah dan sekolah juga sangat mendukung. Bahkan kita sampai menginap di sekolah untuk menyelesaikan persiapannya,” ungkap Daffa Rizky, capo Wolumania.

Baca juga: Karena Cinta, Owl Team Tetap Kawal Perjuangan Putri Smantass

Waktu panjang itu sekaligus menjadi ruang bagi mereka untuk menjaga semangat satu sama lain. Di sela pengerjaan, muncul aksi pocong-pocongan yang dilakukan bersama untuk mencairkan suasana ketika rasa lelah mulai datang.

Bagi Wolumania, proses tersebut menjadi bagian dari cerita koreografi itu sendiri. Tidak hanya hasil akhir yang terlihat di tribun, tetapi juga bagaimana seluruh anggota ikut menghidupkan konsep dari awal hingga siap ditampilkan.

Semangat yang sama kembali terasa pada Hari Kemerdekaan Indonesia. Seusai mengikuti upacara di sekolah, Wolumania langsung menuju DBL Arena Surabaya. Momentum 17 Agustus kemudian mereka manfaatkan untuk menciptakan suasana berbeda di tribun.

Baca juga: Ajak Eddie Brock, Ultras Smatag Madness Bakar Semangat Skuad di Lapangan!

Tanpa menjadi bagian dari konsep utama koreografi, Wolumania berinisiatif menyanyikan lagu 17 Agustus Tahun 45 bersama-sama. Koordinasi dilakukan sesaat sebelum pertandingan dimulai.

“Kebetulan kita tanggal 17 Agustus. Kita ada upacara dulu di sekolah, habis itu langsung berangkat ke DBL. Sebelum pertandingan kita langsung koordinasi, ‘17 Agustus rek, ayo, ayo, ayo,’ lalu semuanya ikut menyanyi,” kata Tendry.

Wolumania membentangkan koreografi sosok Bung Tomo berlatar merah putih di Tribun DBL Arena Surabaya.

Mereka juga membawa sosok pejuang kemerdekaan dengan latar merah putih. Visual tersebut menjadi cara Wolumania ikut merayakan suasana kemerdekaan di tengah dukungan untuk Putri Wolu.

Seluruh rangkaian itu akhirnya kembali pada satu hal kebersamaan. Dalam mengerjakan koreografi, Wolumania memegang tiga kata yang menjadi gambaran kelompok mereka solid, loyal, dan totalitas.

“Wolumania itu solid, loyal, totalitas. Jadi dalam mengerjakan koreo ini semuanya ikut ambil bagian. Kita ingin menunjukkan kalau apa yang kita buat di tribun ini memang dikerjakan bersama-sama,” ujar Tendry.

Dari tribun, mereka sudah menjalankan bagian mereka. Pesan Fight dibentangkan, perjalanan sudah digambarkan, bahkan semangat kemerdekaan ikut disisipkan dalam dukungan. Namun, hasil di lapangan belum mengikuti cerita yang mereka harapkan.

Baca juga: Vamos Drei Bawa Pesan Bangkit, Sekaligus Titip Doa untuk NTT

Putri SMAN 8 Surabaya akhirnya harus mengakui keunggulan SMA Petra 4 Sidoarjo dengan skor 8-53. The Beginning of Victory belum berakhir menjadi kemenangan yang diinginkan Wolumania.

Meski begitu, cerita mereka belum selesai. Koreografi berikutnya bahkan masih dirahasiakan. Wolumania hanya memberi sedikit tanda bahwa apa yang akan mereka bawa selanjutnya bakal berbeda dari penampilan sebelumnya.

“Pokoknya ada. Tapi rahasia. Stay tune, coming soon. Pasti lebih besar. Sebelumnya belum pernah kita tunjukkan, jadi tunggu saja,” tutur Jaka.

Jika Game Start menjadi tanda permainan dimulai, koreografi kali ini adalah gambaran ketika perjalanan mulai memasuki medan perjuangan. Putri Smandela mungkin belum mendapatkan kemenangan, tetapi bagi Wolumania, perjalanan itu masih terus berjalan.

Baca juga: Rayakan 10 Tahun, Kasadwana Curva Sud Bawa Kue Ulang Tahun Raksasa ke DBL Arena

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil SMAN 8 Surabaya bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Populer

Jadwal dan Link Live Streaming DBL West Sumatra, 17 Agustus 2026
Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Java-South, Senin, 17 Agustus 2026
Bak Tim Profesional, Kosayu Punya Rapor Pemain dan Rekrut 4 Pelatih Sekaligus
Memaknai Kemerdekaan Lewat Tema 100% Indonesia AQUA DBL Dance 2026-2027
Hasil DBL East Java-South: “Kutukan” Smaneja Terpatahkan, Smandasa Revans!