Nyanyian Fratorian terus menggema di tribun saat SMA Frateran Surabaya menghadapi SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo pada laga ketiga Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Senin, 17 Agustus 2026.
Di tengah nyanyian dan sorakan, sebuah koreografi dengan sosok rusa yang sedang memancing ikan koi menjadi salah satu cara mereka mengawal perjuangan Frateran. Visual tersebut membawa cerita tentang maskot lama, kejayaan yang pernah diraih, sekaligus harapan untuk kembali merasakan kemenangan.
Koreografi tersebut menampilkan Lupin, maskot SMA Frateran Surabaya berbentuk rusa, yang sedang memancing seekor ikan koi besar. Di ujung kailnya, ikan koi menjadi hasil tangkapan, lengkap dengan tulisan STRIKE!! yang memperkuat visual di tribun.
Baca juga: Rayakan 10 Tahun, Kasadwana Curva Sud Bawa Kue Ulang Tahun Raksasa ke DBL Arena
Lupin dan Koi hadir membawa identitas yang berbeda. Lupin merupakan maskot yang digunakan Frateran saat ini, sementara Koi adalah maskot lama yang mengingatkan Fratorian pada masa ketika sekolah mereka pernah meraih kemenangan.
“Kalau Lupin itu karena itu maskot kita. Kalau yang Koi itu maskot lama kita, yang pas kita juara dulu,” jelas Hadinata Puji Sudrajat, suporter Fratorian.
Dari perpaduan dua maskot tersebut, Fratorian menggambarkan Lupin yang sedang memancing Koi. Adegan itu menjadi simbol usaha untuk kembali mendapatkan sesuatu yang pernah mereka raih sebelumnya.
“Kalau sebenarnya sih yang itu kita lagi mancing Koi. Jadi kita kayak mancing ke juara kita yang dulu pernah kita raih,” tutur Jonathan.
Cerita tersebut kemudian dituangkan ke dalam koreografi yang mereka siapkan untuk pertandingan kali ini. Prosesnya diawali dari tim kreatif yang menyusun desain sebelum diberikan kepada pihak yang membantu pengerjaan gambar.
“Kalau itu sih kita desain dulu yang buat dari tim kreatif. Terus baru kita kasih ke orang,” ujar Jonathan.
Baca juga: Vamos Drei Bawa Pesan Bangkit, Sekaligus Titip Doa untuk NTT
Koreografi bukan satu-satunya persiapan yang dilakukan Fratorian. Mereka juga rutin menjaga kekompakan melalui latihan suporter. Dalam satu pekan, latihan bisa berlangsung hingga tiga kali di sekolah.
Suporter Fratorian bernyanyi dan memberikan dukungan dari tribun saat SMA Frateran Surabaya bertanding di DBL Arena Surabaya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum turun ke tribun. Bagi Jonathan, hadir untuk mendukung Frateran juga sudah menjadi kebiasaan.
“Saya memang sering buat mendukung sekolah,” katanya.
Baca juga: Ajak Eddie Brock, Ultras Smatag Madness Bakar Semangat Skuad di Lapangan!
Kebiasaan itu membuat tribun Frateran tetap dipenuhi wajah-wajah yang familiar. Salah satunya Fabrizio Urso atau Mr Fab, mantan guru native bahasa Inggris di Frateran.
Meski sudah tidak lagi mengajar, Mr Fab masih terlihat hadir bersama Fratorian ketika Frateran bertanding. Ia ikut bernyanyi, menyaksikan pertandingan, dan memberikan dukungan dari tribun hingga laga berakhir.
Di antara barisan suporter, ada pula Hadinata Puji Sudrajat atau Hadi yang tetap hadir meski baru saja mengalami kecelakaan. Sejak persiapan hingga pertandingan berlangsung, Hadi tetap ikut memasang koreografi, mengatur teman-temannya, menyuarakan dukungan, dan bernyanyi bersama.
Sebagai ketua Fratorian, Hadi merasa kehadirannya tetap dibutuhkan untuk memastikan teman-temannya tetap terkoordinasi.
“Mungkin tanggung jawab juga ya. Karena aku kan juga ketua. Jadi ya harus tetap datang, mantau anak-anak juga, ngatur juga,” ujar Hadi.
Bagi Hadi, dukungan kepada Frateran bukan sesuatu yang berhenti ketika keadaan tidak ideal. Ia tetap memilih berada di tribun bersama teman-temannya untuk mengawal perjuangan tim.
Dukungan tersebut terus mengalir sepanjang pertandingan. Fratorian bernyanyi, menyuarakan yel-yel, dan mengikuti jalannya permainan hingga kuarter terakhir.
Setelah pertandingan berakhir, sorakan dari tribun berubah menjadi perayaan. Frateran berhasil mengamankan kemenangan atas SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo dengan skor 27-13.
Baca juga: Karena Cinta, Owl Team Tetap Kawal Perjuangan Putri Smantass
Kemenangan tersebut menjadi modal untuk pertandingan berikutnya. Namun, Fratorian tidak ingin tim terlalu cepat berpuas diri.
Hadi pun mengingatkan para pemain agar tetap menjaga fokus karena perjalanan mereka belum selesai.
“Semangat, jangan sombong dulu, jangan besar kepala dulu. Masih banyak match yang ditunggu,” pesannya.
Jonathan memberikan pesan serupa untuk tim basket Frateran.
“Sama. Jangan sombong dulu karena ada match selanjutnya,” katanya.
Dari sebuah koreografi, Fratorian membawa cerita tentang Koi yang pernah menjadi bagian dari perjalanan Frateran. Dari tribun, cerita itu kemudian berubah menjadi harapan untuk kembali mengejar kejayaan yang pernah mereka raih.
Hari itu, STRIKE!! di tribun seolah menjadi penanda awal bagi Frateran untuk kembali mengejar kemenangan.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil SMA Frateran Surabaya bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).