Gerakan tari perlahan membawa penonton menyusuri perubahan zaman. SMANDC dari SMAN 2 Sidoarjo memulai penampilannya dengan nuansa tradisional sebelum beralih ke gerak dan musik yang lebih modern.

Sementara itu, Skylarkglo2 dari SMA Gloria 2 Surabaya mengangkat kisah persatuan Jawa dan Papua. Kedua tim menyampaikan ceritanya dalam panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Rabu, 19 Agustus 2026.

Keduanya datang dengan cara berbeda dalam menerjemahkan tema 100% Indonesia. SMANDC memilih menunjukkan perubahan budaya dari tradisional menuju modern, sedangkan Skylarkglo2 membawa cerita tentang dua latar budaya yang sempat terpecah akibat provokasi sebelum kembali bersatu.

Baca juga: SMOOD Dance Bawa Permainan Tradisional Bertemu Generasi Modern

Bagi SMANDC, konsep tersebut berangkat dari perubahan yang mereka lihat dalam kehidupan sehari-hari. Indonesia memiliki banyak tari dan budaya tradisional, tetapi perkembangan zaman membuat bentuk hiburan masyarakat semakin beragam.

Karena itu, penampilan mereka dimulai dengan nuansa tradisional. Perlahan, karakter tersebut bergerak menuju suasana yang lebih modern dengan memasukkan elemen yang dekat dengan tren masa kini.

Khanza Zanitra Sandewi, kapten SMANDC, menjelaskan bahwa mereka ingin menunjukkan bagaimana budaya Indonesia terus mengalami perkembangan tanpa sepenuhnya meninggalkan akar tradisionalnya.

“Indonesia itu dulunya kan tema-tema narinya tradisional. Tapi kita tetap tampilin tema tradisional itu. Cuma kita move to modern karena banyak pertukaran budaya asing,” ujar Khanza.

Perubahan itu kemudian terasa melalui musik dan gerakan. SMANDC memasukkan unsur yang lebih kekinian, mengikuti berbagai jenis musik yang sedang berkembang di Indonesia.

Bukan sekadar mengikuti tren, pilihan tersebut menjadi cara mereka menggambarkan wajah budaya Indonesia yang terus berubah. Tradisional dan modern ditempatkan dalam satu rangkaian penampilan.

Ide tersebut juga membuat proses mencari konsep terasa lebih mudah bagi Khanza. Tema 100% Indonesia dianggap memberi arah yang lebih jelas dibandingkan musim sebelumnya.

“Lebih gampang ngambil yang tahun ini sih, soalnya jelas gitu loh 100% Indonesia. Jadi kayak arahnya ya udah pasti Indonesia,” tutur Khanza.

Baca juga: Bawakan Transisi Horor ke Lagu Tenxi, Swaxellent Memukau di AQUA DBL Dance

Konsep koreografi kemudian digarap selama kurang lebih satu bulan. Latihan dilakukan di sekolah dan sesekali di basecamp, dengan total sekitar 11 kali latihan hingga penampilan.

Salah satu bagian yang cukup menyita waktu adalah gerakan meroda dan roll depan yang dilakukan secara bersamaan. Mereka membutuhkan sekitar satu minggu untuk membuat gerakan tersebut terlihat kompak.

Tidak hanya koreografi, properti juga menjadi bagian dari perjalanan SMANDC. Seluruh anggota ikut mengerjakan properti, sementara pelatih membantu memberikan arahan mengenai musik, koreografi, dan bentuk properti yang sesuai.

Bahkan, persiapan mereka sempat diuji sehari sebelum tampil. Backdrop yang sudah dibuat terlepas dari pipa dan rusak sehingga anggota harus kembali mengerjakannya bersama-sama.

Alih-alih menjadi alasan untuk panik, kejadian tersebut justru menjadi salah satu kenangan yang paling melekat bagi mereka. Waktu yang tersisa digunakan untuk memperbaiki properti sekaligus tetap menjalankan latihan.

Selain melalui gerakan dan musik, konsep perubahan dari tradisional menuju modern juga diterjemahkan SMANDC lewat kostum. Busana yang dikenakan membawa kesan ceria dan penuh warna untuk memperkuat perjalanan visual dari nuansa tradisional menuju karakter yang lebih modern.

Pilihan tersebut membuat perubahan konsep tidak hanya terlihat dari koreografi. Kostum menjadi bagian dari tampilan yang membantu menunjukkan dua sisi budaya yang ingin mereka hadirkan dalam satu penampilan.

Baca juga: Srikandi Jadi Cerita INFINITY di Tengah Debut Perdana YOW YOW YOW

Jika SMANDC bercerita tentang perubahan dari tradisional menuju modern, Skylarkglo2 membawa cerita yang lebih berfokus pada hubungan antarkelompok budaya.

Anggota Skylarkglo2 dari SMA Gloria 2 Surabaya tampil dalam AQUA DBL Dance 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Rabu (19/8/2026).

Penampilan mereka mempertemukan dua unsur, Jawa dan Papua. Pada awal cerita, keduanya digambarkan hidup berdampingan tanpa perpecahan.

Situasi berubah ketika muncul komentar negatif dari warganet. Provokasi tersebut membuat kedua kelompok mulai saling membandingkan, bahkan sampai membawa persaingan ke dalam penampilan dance.

Konflik kemudian berkembang menjadi sebuah battle. Jawa dan Papua seolah harus membuktikan siapa yang lebih baik melalui gerakan tari.

Di tengah persaingan tersebut, muncul satu karakter yang menyadari bahwa pertentangan tersebut tidak seharusnya terjadi. Ia mencoba menghentikan konflik dan mengajak kedua kelompok kembali bersatu.

Baca juga: Starburst Bawa Lagu Tren Ala Gen Z di AQUA DBL Dance

Catarine Naomica Angela, anggota Skylarkglo2, menceritakan bagaimana konflik tersebut menjadi bagian penting dari alur penampilan mereka.

“Awalnya suatu suku, suku Papua sama suku Jawa itu kayak saling bersatu, tidak ada perpecahan. Tapi karena komentar-komentar netizen yang membawa dampak negatif, akhirnya mereka terprovokasi,” jelas Catarine.

Dari konflik tersebut, Skylarkglo2 membawa cerita menuju penyatuan kembali. Dua kelompok yang sebelumnya berhadapan akhirnya menyadari bahwa perbedaan bukan alasan untuk saling menjatuhkan.

Cerita itu juga menjadi cara mereka menyampaikan pesan tentang persatuan. Di tengah banyaknya perbedaan di Indonesia, mereka ingin menunjukkan bahwa keberagaman justru dapat menjadi bagian dari kekuatan.

Elemen tersebut diperkuat melalui kostum. Skylarkglo2 menggabungkan karakter busana yang terinspirasi dari Papua dan Jawa karena sejak awal mereka sudah mengetahui dua unsur tersebut akan menjadi bagian utama cerita.

Sebagian penari mengenakan mahkota bernuansa klasik sebagai sentuhan Jawa. Sementara itu, penari lainnya mengenakan hiasan kepala atau mahkota berbulu yang terinspirasi dari karakter khas Papua.

Perbedaan karakter tersebut membuat pembagian dua unsur budaya dapat dikenali sejak penari berada di atas panggung. Kostum tidak hanya menjadi pelengkap penampilan, tetapi ikut membantu penonton membaca siapa yang sedang merepresentasikan unsur Jawa dan Papua.

Perpaduan tersebut juga terlihat pada bagian bawahan. Rok atau kain bermotif etnik dengan sentuhan motif batik dipadukan dengan celana pendek hitam di bagian dalam untuk mendukung kebebasan bergerak, lengkap dengan aksesori gelang lengan bernuansa tradisional.

Dengan begitu, unsur budaya tetap dipertahankan tanpa mengabaikan kebutuhan dancer untuk bergerak bebas. Perpaduan antara kain, aksesori, dan bawahan tersebut menjadi bagian dari upaya Skylarkglo2 membawa karakter Jawa dan Papua ke dalam satu panggung.

Baca juga: Naik Gunung dan Rendang, Leonaire Bawa Konsep yang Dekat dengan Anak Muda

Kostum mulai dipersiapkan sekitar satu bulan sebelum tampil. Salah satu anggota tim membantu mendesain busana, kemudian elemen khas dari kedua daerah dipadukan, termasuk rok dan aksesori.

Musik juga tidak sepenuhnya berasal dari satu pihak. Skylarkglo2 melakukan proses mixing dengan melibatkan pelatih dan anggota tim untuk menyesuaikannya dengan jalan cerita.

Salah satu lagu yang digunakan adalah Lathi. Meski tidak secara langsung menjadi bagian dari cerita Jawa dan Papua, lagu tersebut dipilih karena merupakan karya Indonesia yang pernah populer.

Bagi Skylarkglo2, memasukkan lagu tersebut menjadi kesempatan untuk mengenalkan kembali karya yang pernah ramai didengar kepada penonton generasi sekarang.

“Jadi kita naik kembali ke sekarang supaya kayak orang-orang tahu ini lagu Indonesia, karya Indonesia,” kata Catarine.

Persiapan koreografi dilakukan hampir setiap hari ketika hari penampilan semakin dekat. Dibandingkan latihan pada awal persiapan yang hanya sekitar tiga kali seminggu, intensitas meningkat hingga hampir setiap hari.

Atraksi menjadi salah satu bagian yang membutuhkan perhatian khusus. Ada dancer yang harus berdiri atau naik di atas punggung temannya sebagai bagian dari koreografi.

Baca juga: Debut di AQUA DBL Dance, Smaga Bangkalan Bawakan Tarian Khas Madura

Bagi dancer yang sudah pernah melakukannya, gerakan tersebut tidak terlalu asing. Tantangan justru lebih terasa bagi anggota yang baru mencoba karena mereka harus membangun kepercayaan terhadap teman yang menjadi tumpuan.

Meski begitu, latihan membuat mereka akhirnya mampu membawakan atraksi tersebut di atas panggung.

Selain gerakan dan cerita, properti Skylarkglo2 juga dibuat melalui proses yang cukup panjang. Mereka mencari referensi visual di internet, lalu mengembangkan hasilnya menjadi properti yang sesuai kebutuhan.

Salah satu siswa membantu menggambar desain banner secara digital. Sementara tulisan Jawa dan Papua dibuat sendiri menggunakan styrofoam yang dipotong dan ditempel satu per satu.

Dua tim tersebut akhirnya bertemu pada satu titik yang sama budaya Indonesia tidak hanya memiliki satu bentuk untuk diceritakan.

SMANDC memilih menunjukkan perjalanan dari tradisional menuju modern. Skylarkglo2 justru membawa penonton melewati konflik dua kelompok sebelum mengarah pada persatuan.

Di atas panggung, keduanya tidak harus menerjemahkan 100% Indonesia dengan cara yang seragam. Satu tim melihat perubahan zaman, sementara tim lain melihat keberagaman dan persatuan.

Baca juga: The Elites Hidupkan Legenda Surabaya, SMDC Satukan Wayang dan Lathi

Bagi SMANDC dan Skylarkglo2, panggung dance menjadi ruang untuk mengolah gagasan tentang Indonesia melalui gerak, musik, kostum, dan cerita yang dekat dengan generasi mereka.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil SMAN 2 Sidoarjo bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Profil SMA Gloria 2 Surabaya bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Populer

Hasil DBL East Java-South: Smanela Bungkam Stetsa, Dempo Menang Lewat Overtime!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Java-North 2026, Rabu, 19 Agustus 2026
Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Java-South, Rabu, 19 Agustus 2026
Jadwal dan Link Live Streaming DBL West Sumatra, Rabu 19 Agustus 2026
20 Tahun Absen dari DBL, Al Hikmah Sebut Basket Jadi Wadah Karakter & Prestasi