Sorak dari tribun Smansa tak hanya datang dari siswa. Pada Rabu, 19 Agustus 2026, di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, mama-mama ikut larut mengawal perjuangan putri Smansa, dari tegang menyaksikan basket hingga ikut heboh saat tim dance tampil.

Dukungan itu terlihat pada laga putri Smansa. Sejumlah orang tua yang tergabung dalam Paguyuban Smansa datang bersama untuk menyaksikan pertandingan sekaligus memberikan semangat dari tribun.

Di antara mereka ada Mama Isadora dan Budhe Reyna. Keduanya sudah beberapa kali hadir menyaksikan perjuangan putri Smansa di lapangan.

Baca juga: Ikuti Jejak Sang Kakak, Sheifa Arizky Debut di DBL Arena

Bagi Mama Isadora, para pemain masih berada dalam tahap awal membangun kekompakan. Sebagian dari mereka baru memasuki jenjang SMA sehingga masih perlu beradaptasi dengan lingkungan dan rekan satu tim.

“Anak saya kan baru masuk SMA, jadi mungkin dengan timnya masih belum terlalu solid karena sama-sama baru masuk,” ujar Mama Isadora.

Meski masih berproses, latihan rutin menjadi bagian dari persiapan tim sebelum pertandingan. Para pemain terus menjalani latihan untuk membangun kemampuan sekaligus kekompakan di lapangan.

Para orang tua pun ikut membangun komunikasi satu sama lain. Ketika ada agenda latihan atau kebutuhan yang berkaitan dengan tim, mereka saling berkoordinasi melalui Paguyuban Smansa.

“Biasanya kita saling janjian kalau ada kebutuhan yang berkaitan dengan sekolah. Misalnya soal lapangan, kita koordinasi juga dengan pihak sekolah,” ujar Mama Isadora.

Pertemuan yang awalnya berkaitan dengan kebutuhan anak-anak itu kemudian membuat para orang tua semakin dekat. Dari latihan hingga pertandingan, mereka punya ruang untuk saling bertukar cerita dan memberikan dukungan.

Perhatian mereka pun tak berhenti ketika pertandingan dimulai. Para mama ikut merasakan tegang setiap kali anak-anak berada dalam situasi sulit di lapangan.

Terlebih ketika permainan berlangsung cukup ketat. Benturan menjadi salah satu hal yang membuat mereka waswas melihat anak-anak bermain.

“Pesan Tante ke anak sih, main hati-hati, jangan sampai cedera,” ujar Budhe Reyna.

Pesan itu sederhana, tetapi menggambarkan perhatian orang tua dari tribun. Mereka ingin anak-anak tampil maksimal, tetapi tetap pulang dalam kondisi sehat.

Baca juga: HAVOC Terinspirasi Ludruk, THE FORD Angkat Semangat Ibu Kartini

Di balik sorak-sorai tribun, para mama tetap memperhatikan setiap gerakan anaknya di lapangan.

Namun, suasana berubah ketika tim dance Smansa tampil. Para mama yang sebelumnya serius mengikuti jalannya pertandingan basket ikut larut memberikan dukungan untuk dancer Smansa.

Orang tua Smansa ikut meramaikan tribun dengan sorakan dan tepuk tangan saat tim dance tampil di DBL Arena Surabaya.

Sorakan dan tepuk tangan bermunculan dari barisan mereka. Bahkan, para mama sudah menyiapkan yel-yel sendiri untuk menyemangati putri-putri Smansa yang tengah tampil.

“Satu, dua, tiga! Gak mau kalah, maunya juara! Gak mau kalah, maunya juara!” seru para mama kompak.

Dukungan itu tidak berhenti pada yel-yel. Para mama juga ikut memperhatikan kebutuhan anak-anak selama persiapan penampilan, termasuk urusan kostum dan perlengkapan yang digunakan.

Baca juga: Cerita di Balik Koreo Siji Mania, dari Badak hingga Tribute untuk Pak Dito

Ketika ditanya soal kontribusi mereka dalam persiapan, salah satu mama menjawab santai, “Golek bulu bando sampe nang tonggo.”

Jawaban spontan itu langsung mencairkan suasana. Bagi para mama, membantu anak-anak tampil maksimal bisa dilakukan dengan cara sederhana, termasuk mencari perlengkapan yang dibutuhkan hingga ke tetangga.

Bahkan, setelah melihat energi para dancer di lapangan, muncul candaan agar para mama juga mendapat panggung sendiri.

“Diadain dong khusus mama-mama,” celetuk salah satu dari mereka.

Tawa pun pecah di antara barisan orang tua. Tribun yang semula menjadi tempat menonton berubah menjadi ruang kecil bagi para mama untuk ikut merayakan penampilan anak-anak mereka.

Kebersamaan itu menunjukkan bahwa dukungan untuk anak-anak Smansa tidak hanya dibangun oleh siswa yang memenuhi tribun. Orang tua juga mengambil bagian dengan cara mereka sendiri.

Ada yang hadir mengawal pertandingan basket. Ada yang ikut heboh ketika dance tampil. Ada pula yang membantu kebutuhan anak-anak selama proses persiapan.

Bagi mereka, berada di tribun adalah cara sederhana untuk menunjukkan bahwa perjuangan anak-anak tidak berjalan sendirian.

Baca juga: Mambeasty, Barisan Mama Putra Twystball yang Tak Pernah Absen dari Tribun

Hari itu, DBL Arena menjadi ruang bertemunya dua energi. Di lapangan, putri Smansa dan tim dance berusaha memberikan penampilan terbaik. Sementara dari tribun, para mama ikut menjaga semangat mereka tetap menyala lewat sorakan, yel-yel, dan candaan.

Mama Isadora, Budhe Reyna, dan orang tua lainnya mungkin bukan bagian dari tim yang bertanding. Namun, kehadiran mereka menjadi bagian dari perjalanan anak-anak Smansa di DBL Arena.

Sebab bagi para orang tua, mendukung anak bukan hanya tentang melihat hasil akhir. Ada proses yang ikut mereka saksikan, ada rasa tegang yang mereka rasakan, dan ada kebanggaan yang tumbuh setiap kali anak-anak berani tampil membawa nama sekolah.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil SMAN 1 Surabaya bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Populer

Hasil DBL D.I Yogyakarta: Seluruh Tiket Menuju Playoffs Telah Diamankan!
Deretan Tim yang Lolos Playoffs DBL D.I Yogyakarta 2026
Sang Kapten yang Tenang Menerjang Badai
Jadwal dan Link Streaming DBL Central Java-South 2026, Minggu, 4 Oktober 2026
Atlet Senam Ritmik Berprestasi Ikut Unjuk Gigi di AQUA DBL Dance 2026