Tak semua cerita tentang Indonesia harus dimulai dari batik atau tarian tradisional. Ipiems Dance Crew memilih bercerita lewat energi anak muda Timur dalam balutan hip hop. Sementara MDC menghidupkan sosok Srikandi, ksatria perempuan dari dunia pewayangan, di panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-North.

Bagi Ipiems Dance Crew, pilihan tersebut lahir dari keinginan untuk mengambil sisi Indonesia yang berbeda. Kapten Ipiems Dance Crew, Balqis Sandra Gusti Muktisani, menyebut timnya sengaja tidak mengikuti konsep yang banyak digunakan tim lain.

“Daripada kita juga mengikuti tema yang hampir sama, seperti budaya adat, mau pakai batik atau gimana, jadi kita memutuskan mengambil orang Timur,” ujar Balqis.

Namun, Ipiems tidak ingin sekadar menampilkan atribut khas Timur. Mereka mencoba membawa karakter anak muda Timur yang dekat dengan hip hop.

“Konsep Ipiems Dance Crew itu mengambil konsep orang-orang Timur yang memang benar-benar kece buat membawakan hip hop,” lanjutnya.

Pilihan tersebut terasa dari musik yang mereka gunakan. Ipiems membawakan lagu “Doa” dari K3BI dan beberapa lagu K3BI lainnya untuk membangun energi penampilan. Kostumnya pun dibuat mengikuti karakter hip hop. Atasan boxy dan celana kargo dipilih untuk memperkuat gambaran anak muda Timur yang ingin mereka tampilkan.

Tak berhenti di sana, nuansa Timur turut hadir melalui face paint. Balqis dan timnya mencari referensi dari internet, kemudian mengadaptasi bentuk-bentuk abstrak yang menurut mereka bisa merepresentasikan karakter budaya Timur.

“Bentuk-bentuknya abstrak, tapi memang ada polanya. Jadi kelihatan seperti orang-orang Timur,” tuturnya.

Seluruh gagasan itu diramu selama kurang lebih dua bulan. Konsepnya pun bukan lahir dari satu kepala. Para anggota Ipiems Dance Crew saling melempar ide sebelum akhirnya disatukan bersama masukan dari sang pelatih.

Tantangan terbesar justru datang ketika konsep tersebut mulai diterjemahkan ke dalam gerakan. Koreografi yang padat membuat para dancer harus menambah latihan fisik agar mampu membawakan setiap gerakan dengan maksimal.

Jika Ipiems memilih melihat Indonesia dari Timur, tim dance MDC (Masa Depan Cerah) menemukan inspirasinya dari cerita pewayangan.

Kapten MDC, Keiko Kyra Tan, bersama timnya membawa sosok Srikandi sebagai pusat cerita. Dalam konsep mereka, Srikandi digambarkan sebagai ksatria perempuan yang bertugas menjaga mata air yang kemudian direpresentasikan sebagai AQUA.

“Kami memilih Srikandi karena menurut kami Srikandi merupakan tokoh wanita yang tangguh. Kami ingin merepresentasikan bahwa kami ini wanita-wanita yang tangguh,” kata Keiko.

Tim dance Masa Depan Cerah (MDC) dengan konsep Srikandi di AQUA DBL Dance 2026 East Java-North

Dominasi warna biru kemudian mempertegas konsep tersebut. Selain menggambarkan air, warna itu dipilih untuk menyelaraskan penampilan dengan AQUA.

Menariknya, cerita di balik penampilan MDC juga hadir dari kostum mereka. Dua anggota MDC, Giselline dan Nichole, menjadi sosok yang merancang kostum tersebut. Sketsa awal bahkan selesai hanya dalam satu hari.

Meski begitu, desain tersebut tidak langsung menjadi bentuk akhir. Ada sejumlah revisi, termasuk penambahan detail agar kostum terlihat lebih mencolok. Warna juga sempat berubah.

Awalnya, MDC merencanakan kombinasi merah, hitam, dan gold. Namun, akhirnya mereka memilih biru agar lebih sesuai dengan konsep yang telah dibuat.

“Kalau ada bagian yang kurang mencolok, akhirnya ditambahkan supaya lebih terlihat,” ujar Giselline.

Persoalan berikutnya adalah mencari penjahit. Musim DBL membuat banyak penjahit sudah menerima pesanan dari berbagai sekolah. Giselline dan Nichole bahkan sempat menghubungi lebih dari 10 penjahit.

Beruntung, rekomendasi salah satu guru mempertemukan mereka dengan penjahit yang akhirnya mengerjakan kostum tersebut. Waktu mereka pun terbilang mepet. Kostum baru selesai sekitar lima hari sebelum pertandingan dan hanya sempat menjalani satu kali fitting.

Namun, ketika kostum yang sebelumnya hanya berupa sketsa akhirnya benar-benar dikenakan, keduanya merasa lega.

“Dari yang awalnya cuma ada di sketsa, akhirnya langsung muncul di kehidupan nyata. Kami merasa hasilnya sesuai ekspektasi,” tutur Nichole.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Coach Hendra, Alumni DBL Bali yang Tiga Tahun Membangun Strategi Thirteen
Dulu Juara Bareng MIS, Priskila Kembali Lagi ke DBL sebagai Pelatih Gloria 2!
Ada Kraken Menggulung Tribun! Aksi Koreo Berseri Magmatroopers Siap Kawal Magma
Hasil DBL East Java-South: Magma Nyaman di Puncak Grup, Smai Tekuk Smada
Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Java-South, Kamis, 20 Agustus 2026