Debut SMA Wijaya Putra di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North menjadi momen yang ikut dinantikan para alumninya. Salah satunya I Komang Ardhi Suryanata, lulusan tahun 2025 yang pernah menjadi bagian dari Wipa Mania, suporter SMA Wijaya Putra Surabaya.

Komang sengaja kembali hadir ke DBL Arena untuk menyaksikan langsung debut sekolahnya. Baginya, momen tersebut terlalu sayang untuk dilewatkan.

“Ini debut pertama Wijaya Putra. Kalau saya enggak datang, rasanya seperti menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Ini penantian kita selama mungkin sembilan tahun, sejak awal basket dan suporter ini berdiri,” ujar Komang.

Sayangnya, SMA Wijaya Putra Surabaya belum berhasil mengamankan kemenangan. Mereka harus mengakui keunggulan SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik dengan skor akhir 18-23 meski sempat unggul hingga kuarter kedua.

Baca juga: Lika-Liku Bryan Hoinanda, Asisten Pelatih Muda Sanmar Pengawal Kedisiplinan

Meski hasil pertandingan belum sesuai harapan, bagi Komang, kesempatan Wijaya Putra tampil di DBL East Java-North tetap menjadi momen spesial. Selama masih bersekolah, ia lebih banyak mengenal basket Wijaya Putra dari sisi tribun. Komang bukan pemain, melainkan bagian dari Wipa Mania yang ikut mendukung tim basket sekolah.

Karena itu, melihat Wipa Mania kini bisa hadir di panggung DBL menghadirkan perasaan yang campur aduk. Ada kebanggaan melihat generasi setelahnya mendapatkan kesempatan yang dulu tidak pernah ia rasakan.

Namun, terselip pula rasa iri.

“Kalau melihat Wipa Mania sekarang sudah bisa nge-tibun di DBL, sebenarnya iri. Kayak, kenapa enggak waktu zamanku?” sesal Komang.

Menurutnya, jika kesempatan bermain di DBL East Java-North datang ketika dirinya masih bersekolah, ia dan teman-temannya tentu akan berusaha membuat dukungan Wipa Mania lebih meriah.

“Kalau waktu zamanku, mungkin saya bisa membuatnya lebih oke dan lebih meriah daripada yang sekarang. Jadi ya, ada rasa rugi, iri, sekaligus sedih. Kenapa kesempatan itu enggak datang di waktu saya masih sekolah,” lanjutnya.

Baca juga: Dari Bali, Stanley Debut di 5on5 DBL dan Didukung Langsung Oleh Keluarga

Meski begitu, Komang tetap memberikan apresiasi kepada generasi penerusnya. Ia menilai penampilan tim basket Wijaya Putra saat debut di DBL sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Ia memberikan nilai 9 dari 10 untuk penampilan tim.

“Saya kasih nilai 9/10 karena lebih baik daripada sebelumnya,” tuturnya.

Bagi Komang, debut Wijaya Putra di DBL bukan hanya tentang hasil pertandingan. Ada penantian panjang dari kultur basket dan suporter sekolah yang akhirnya terbayarkan. Ia bahkan membayangkan bagaimana rasanya jika masih menjadi siswa dan bisa ikut membawa nama Wijaya Putra di panggung DBL.

“Sangat berharap sekali. Karena itu kesempatan untuk saya menunjukkan bahwa sekolah swasta yang kecil dan berada di sudut barat Surabaya juga bisa membuktikan kalau kita bisa membungkam ocehan-ocehan dari suporter sekolah lain dan pandangan buruk terhadap sekolah kita,” pungkasnya.

Baca juga: Bangkit dari Kekalahan, Yoel Jadi Kunci Kemenangan Smahada

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Tepis Gemetar dari Tertinggal 13 Poin, Devon Bawa Smunel Comeback Fantastis!
Tiga Tahun Rasyid Aaqil Menanti, Mimpi Dua Empat ke Big Eight Akhirnya Terwujud
Banyu Tirtayasa, Mimpi Masa Kecil, Jersei Charets dan Main di DBL
Kisah Muhammad Zaqi, Lepas Paskibra Demi Kejar Mimpi dan Kawal Smaga Comeback!
Berawal dari TikTok, Zakyah Zahron Wujudkan Mimpi Masa Kecil di DBL