Indonesia punya banyak cara untuk bercerita. Bisa lewat legenda yang diwariskan lintas generasi, bisa pula melalui kehidupan sederhana yang ditemui setiap hari. 

Dua perspektif itulah yang hadir lewat penampilan SMA Citra Kasih (Svara) dan SMA IPEKA Puri Indah Jakarta (Camaraderie) dalam AQUA DBL Dance 2026 West Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.

Svara memilih untuk menyelami salah satu legenda Nusantara yang begitu familiar, Roro Jonggrang. Namun, kisah tersebut bukan sekadar dipentaskan ulang sebagai cerita tentang kutukan atau pembangunan seribu candi.

Lewat koreografinya, Svara mencoba melihat sosok Roro Jonggrang dari sisi yang lebih humanis. Ia digambarkan sebagai seorang putri yang kehilangan ayah, kerajaan, sekaligus kebebasan untuk menentukan arah hidupnya sendiri. 

Di tengah keadaan yang tidak berpihak, Roro Jonggrang tetap berusaha mempertahankan harga diri dan prinsip yang diyakininya.

Karena itu, penampilan Svara tak berusaha menentukan siapa yang sepenuhnya benar ataupun salah. Mereka justru mengajak penonton melihat bahwa setiap keputusan lahir dari keadaan, pengalaman, dan luka yang berbeda. Dari sana, keberanian mempertahankan prinsip menjadi bentuk kekuatan yang tak kalah berarti dari sebuah kemenangan.

Baca Juga: F1rst Dance Crew Bawa Legenda Jaka Tarub, The Moonlightz Flashback Masa Kecil


Potret penampilan tim dance SMA IPEKA Puri Indah Jakarta di AQUA DBL Dance 2026 West Jakarta

Berbeda dengan Svara yang menggali cerita dari masa lalu, Camaraderie membawa “100% Indonesia” lebih dekat dengan kehidupan generasi muda hari ini. Mereka mengambil inspirasi dari fenomena kelompok pertemanan di lingkungan sekolah yang kerap menghadirkan perbedaan, sekat, bahkan persaingan kecil antarkelompok.

Cerita tersebut kemudian berkembang menjadi perjalanan dari perbedaan menuju persatuan. Lingkungan sekolah dipilih sebagai latar karena menjadi salah satu tempat pertama bagi anak muda untuk belajar memahami orang lain.

Menariknya, semangat Bhinneka Tunggal Ika menjadi fondasi utama penampilan Camaraderie. Aktivitas sederhana seperti belajar bersama, memainkan permainan tradisional, hingga bergotong royong menjadi gambaran bagaimana perbedaan perlahan dapat berubah menjadi kekuatan ketika setiap orang memilih untuk saling memahami.

Identitas Indonesia juga semakin terasa lewat aransemen musik yang mempertemukan instrumen tradisional dengan sentuhan modern. Perpaduan tersebut seolah menegaskan bahwa budaya Indonesia tetap dapat hadir dalam bentuk yang dekat dengan generasi masa kini.

Baca Juga: Xenith dan Imperio Crew Ajak Generasi Muda Tak Lupakan Budaya Tradisional

AQUA DBL Dance 2026 West Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Tiga Koboi dibawa Smamiotifo ke DBL Arena, Apa Maksudnya?
Tuntas Bertugas di Paskibraka Kota Pasuruan, Zahra Talita Kembali Bela Smasa
Hasil DBL West Jakarta: Debutan Bikin Kejutan, Semifinalis Musim Lalu Tumbang
Hasil DBL East Java-South: Smaga Tim Pertama ke Playoffs, Putri Smabul Menang!
Dampingi Tim, Kepsek Smantass Sebut DBL Wadah Solidaritas Siswa