Butuh enam musim bagi srikandi SMA IPEKA Puri Indah Jakarta (Ipur) untuk akhirnya bisa menghiasi peta persaingan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Jakarta. 

Tak mudah untuk kembali ke posisi ini. Kehilangan pemain menjadi hambatan besar untuk menjaga eksistensi tim putri, terutama semenjak pandemi Covid-19 melanda. 

Setelah penantian panjang, momentum untuk menghidupkan kembali kultur basket di kalangan siswi SMA IPEKA Puri Indah Jakarta akhirnya tiba. Tepatnya, saat Fredi Sabera, Kepala Pelatih Ipur, mendapat tantangan dari pihak sekolah di tahun lalu.

”Saya terima challenge itu. Dari situ, saya mulai cari pemain. Saya juga enggak punya banyak pilihan, jadi tidak ada seleksi. Tinggal siapa yang mau komitmen waktu dan tenaga untuk datang latihan,” ungkap Fredi, sapaan karibnya. 

Ia kemudian menambahkan. “Tadinya, pemain cuma ada 11 orang karena sebenarnya ada Alethea Nicole yang musim lalu ikut 3X3, tapi sekarang pilih dance. Jadi, saya cari lagi supaya bisa 12 orang.”

Baca Juga: Setelah Melantai di 3X3, Alethea Nicole Kini Beraksi di AQUA DBL Dance!

Ia benar-benar membangun ulang dari nol. Setelah roster terbentuk, Fredi kembali dihadapkan pada tantangan lain karena anak-anak didiknya memiliki rutinitas yang beragam. Terlebih, SMA IPEKA Puri Indah Jakarta juga dikenal memiliki fokus kuat pada kehidupan akademik. 

Beruntung, Fredi tak harus melakoni semuanya seorang diri. Ia mendapat uluran tangan Audrey Sutrisno sebagai asisten pelatih, terutama dalam membantu menyusun jadwal latihan para pemain.

“Kita persiapannya mepet, bisa dibilang hampir dekat pendaftaran DBL West Jakarta 2026 dibuka. Saya juga masih harus melatih tim putra, jadi kita juga cuma latihan seminggu sekali atau dua kali,” terangnya. 

Di tengah waktu persiapan yang terbatas, Fredi memilih untuk tidak membebani para pemain dengan materi latihan yang terlalu kompleks. Baginya, ada satu hal yang jauh lebih penting untuk dijaga sejak awal, yakni komitmen setiap pemain untuk menjalani proses dengan konsisten.

Siapa sangka, ia bahkan memilih untuk tidak terlebih dahulu memberi tahu timnya soal penerapan sistem waiting list dalam proses pendaftaran DBL West Jakarta 2026. Sistem tersebut memang diberlakukan bagi sekolah nonprioritas. Artinya, mereka harus menunggu proses verifikasi sebelum dinyatakan bisa berlaga di kompetisi ini.

“Waktu kita masih nunggu pengumuman waiting list, pokoknya saya terus push agar mereka siapkan semua persyaratan. Saya enggak kasih tahu kalau kita masih nunggu pengumuman karena kalau dikasih tahu takutnya tim ini bubar. Setelah pengumuman, mereka baru tahu kalau ada waiting list, jadi sudah enggak ada alasan lagi untuk ragu latihan,” ceritanya. 

Baca Juga: Kagumi Ricky Lesmana Sejak SMP, Nelson Gunawan Ingin Tri Ratna Berjumpa Buksi

Perjalanan Fredi bersama putri Ipur membuktikan bahwa membangun tim bukanlah perkara mudah. Butuh pengorbanan yang tak main-main. 

Menyambut kembalinya srikandi Ipur ke lantai GOR Grogol, Jakarta Barat, pelatih yang juga mengemban peran sebagai guru physical education itu tidak menetapkan target tinggi. Ia hanya ingin timnya bisa mengantongi kemenangan di laga perdana. 

Harapan itu pun terkabul. Ipur sukses menumbangkan MAN 10 Jakarta dengan skor akhir 23-16 pada Minggu, 23 Agustus 2026.

”Keinginan saya tuh harus dapat kemenangan di game ini supaya semangat mereka ada buat DBL tahun depan. Bagaimana pun, ngerasain sebuah kemenangan pasti akan berimbas ke anak-anak untuk memacu diri lagi. Untuk pertandingan berikutnya, menang atau kalah bisa dilihat di lapangan nanti,” tutupnya.

DBL West Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Pesona Saquelle Arrozza, Rookie Viral Charis yang Debut di DBL East Java-South
Mimpi Sang Ayah yang Kini Tumbuh di Perjalanan Davin
Jadwal dan Link Live Streaming DBL West Jakarta, Minggu, 23 Agustus 2026
Hasil DBL West Jakarta: Debutan Lolos dari Tekanan, Notre Dame Menang Tipis!
Gaya Kuncir Antena Chilla dan Misi Teruskan Jejak Keluarga Sukoco di Junior DBL