Lepas dari Rantai, Beruang Ones Mania Cari Jati Diri

| Penulis : 

Cerita beruang kembali hadir di tribun Ones Mania, suporter SMAN 1 Sidoarjo pada Minggu, 23 Agustus 2026. Kali ini, beruang milik Ones Mania tak lagi terkurung dalam rantai, melainkan masuk ke dalam hutan untuk mencari jati diri dalam koreografi terbaru mereka di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.

SMAN 1 Sidoarjo berhasil mengamankan kemenangan 26-18 atas SMAN 1 Sooko Mojokerto.

Fadhil Akbar Karunia, koordinator Ones Mania, mengatakan koreografi kali ini merupakan kelanjutan dari cerita yang mereka bangun pada koreografi sebelumnya.

Pada koreografi pertama, beruang digambarkan masih terikat rantai. Kini, sosok tersebut sudah keluar dari belenggu dan masuk ke dalam hutan untuk mencari jati diri.

“Awalnya enggak kepikiran kalau bakal bikin koreo cerita. Tiba-tiba ada yang bilang, ‘Kenapa enggak bikin koreo cerita?’” ujar Fadhil.

Dari sana, Ones Mania mulai menyusun cerita baru. Beruang yang sebelumnya masih terbelenggu kini digambarkan memasuki hutan untuk mencari pengakuan sekaligus validasi bahwa dirinya merupakan beruang paling sangar.

Baca juga: Mimpi Sang Ayah yang Kini Tumbuh di Perjalanan Davin

Tema tersebut ternyata punya kaitan erat dengan perjalanan Ones Mania sendiri.

Menurut Fadhil, perjalanan sang beruang di hutan menjadi gambaran tentang proses mereka menemukan jati diri. Mereka ingin terus berkembang, sekaligus menunjukkan karakter Ones Mania melalui kreativitas yang dibawa ke tribun.

“Karena anak-anak Ones pengen upgrade. Makanya Ones mencari jati diri, menunjukkan kalau dia yang terbaik,” jelasnya.

Koreografi berukuran 15 x 10 meter tersebut juga dilengkapi dua tulisan di sisi kanan dan kiri. Salah satunya berbunyi “The Bear Has Risen” yang berarti beruang telah bangkit, sementara sisi lainnya bertuliskan “The King Has Fallen” atau sang raja telah tumbang.

Pesan tersebut diperkuat dengan visual sang beruang yang digambarkan tengah berhadapan dengan seekor singa. Bagi Ones Mania, singa dipilih sebagai simbol lawan.

Sebagai raja hutan, singa menjadi sosok yang harus ditaklukkan oleh sang beruang dalam perjalanan mencari jati dirinya.

Baca juga: Tak Henti Bersorak, Pak Andi Setia Kawal Cheetah East dari Tribun

Dengan begitu, kebangkitan sang beruang bukan hanya tentang menemukan identitas, tetapi juga keberanian untuk menghadapi siapa pun yang berdiri di hadapannya.

Namun, perjalanan membuat koreografi tersebut tidak selalu mudah. Salah satu tantangan terbesar justru datang dari tempat pengerjaan. Ones Mania harus berpindah-pindah mencari lokasi untuk membuat koreografi. Ketika mendapatkan tempat, kondisi permukaannya pun belum tentu ideal.

“Ada tempat, tapi bawahnya itu tanah bebatuan,” kata Fadhil.

Keterbatasan tersebut membuat proses pengerjaan harus menyesuaikan kondisi yang ada. Meski begitu, Ones Mania tetap menyelesaikan cerita sang beruang dan membawanya ke tribun.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Baca juga: Mimpi yang Belum Usai, Naila Kini Dampingi Srikandi Smansa di DBL

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Pesona Saquelle Arrozza, Rookie Viral Charis yang Debut di DBL East Java-South
Hasil DBL West Jakarta: Debutan Lolos dari Tekanan, Notre Dame Menang Tipis!
Mimpi Sang Ayah yang Kini Tumbuh di Perjalanan Davin
Jadwal dan Link Live Streaming DBL West Jakarta, Minggu, 23 Agustus 2026
Gaya Kuncir Antena Chilla dan Misi Teruskan Jejak Keluarga Sukoco di Junior DBL