Pertandingan terakhir SMAN 2 Bangkalan di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North menjadi momen bagi Forza Smada untuk menunjukkan kesetiaan mereka. Lewat koreografi bertema ‘pertarungan terakhir’, suporter SMAN 2 Bangkalan itu ingin memastikan dukungan tetap diberikan hingga peluit akhir.

Forza Smada merupakan julukan suporter SMAN 2 Bangkalan, atau SMADA. Pada laga Senin, 24 Agustus 2026, mereka membentangkan koreografi berukuran sekitar 32 x 10 meter di tribun.

Konsep pertarungan terakhir dipilih karena laga tersebut menjadi penutup perjalanan SMADA di DBL East Java-North musim ini. Setelah melewati rangkaian pertandingan sebelumnya, Forza Smada ingin menyampaikan pesan kepada para pemain untuk terus berjuang sampai pertandingan benar-benar selesai.

“Pertarungan terakhir. Bertarunglah selayaknya laki-laki sampai peluit akhir. Forza Smada sebagai suporter akan selalu tetap mendukung di belakang,” ujar M. Sulthan Saif Athaya Amarullah, Ketua Forza Smada.

Bagi Sulthan, koreografi tersebut juga menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan para pemain. Ini merupakan debut SMAN 2 Bangkalan di DBL, sehingga perjalanan menuju kompetisi ini dianggap sebagai pengalaman penting bagi para pemain.

Baca juga: Goku di Tribun Nineteen Mania, Misi Rebut Kembali Tahta Supporter of the Year

“Terima kasih buat tim basket karena sudah berlatih dan bekerja keras. Kami juga mengetahui kerasnya latihan kalian di sekolah,” tutur Sulthan.

Di pertandingan tersebut, SMAN 2 Bangkalan menghadapi SMA Petra 4 Sidoarjo. SMADA harus mengakhiri laga dengan skor 5-68.

Meski hasil pertandingan belum sesuai harapan, Forza Smada tidak mengubah sikap mereka di tribun. Koreografi justru menjadi cara untuk menunjukkan bahwa dukungan tidak hanya hadir ketika SMADA berada dalam posisi unggul.

“Apapun hasilnya, Forza Smada akan selalu totalitas dan loyalitas,” tegas Sulthan.

Koreografi tersebut merupakan persembahan kedua Forza Smada sepanjang keikutsertaan mereka di DBL musim ini. Sebelumnya, saat SMAN 2 Bangkalan menghadapi SMAN 1 Puri Mojokerto, mereka membawa empat koreografi sekaligus.

Untuk menyiapkan koreografi kali ini, Forza Smada membutuhkan waktu hampir dua pekan. Pengerjaan dilakukan di sekolah selepas kegiatan belajar. Tak jarang, para anggota baru berhenti bekerja pada pukul 01.00 hingga 02.00 dini hari.

Pengerjaan dibagi berdasarkan tugas. Tim kreatif bertanggung jawab membuat sketsa dan memberikan warna. Setelah desain selesai, tim penggerak atau koor bertugas mengeblok dan mengecat bagian-bagian sesuai rancangan.

Ukuran koreografi yang mencapai sekitar 32 x 10 meter membuat pengerjaannya membutuhkan ruang yang cukup luas. Mereka memilih mengerjakannya di area outdoor sehingga harus berhadapan dengan kondisi cuaca.

“Kami buatnya di outdoor, jadi khawatir kalau cuaca tidak bersahabat, terutama hujan,” jelas Sulthan.

Baca juga: Outfit Berangkat Ngaji, Kultur yang Dibawa Delapan ke DBL Arena!

Terpal menjadi solusi untuk menjaga koreografi tetap aman. Terpal diletakkan di bawah bentangan dan kembali digunakan sebagai penutup ketika proses pengerjaan dihentikan.

Setelah selesai, tantangan berikutnya adalah membawa koreografi dari Bangkalan menuju Surabaya. Forza Smada menggunakan tiga bus dengan sekitar 200 massa dari sekolah. Koreografi dilipat terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke bagasi bus. Sementara paralon dan kayu yang menjadi bagian dari koreografi diselipkan di dalam bus.

Jumlah 200 orang merupakan batas massa yang diperbolehkan pihak sekolah. Di luar rombongan tersebut, sejumlah alumni dan siswa yang izin sakit tetap datang secara terpisah untuk memberikan dukungan.

Koreografi itu juga memiliki permainan warna yang tidak sekadar menjadi elemen visual. Merah dipilih untuk menggambarkan keberanian para pemain SMAN 2 Bangkalan dalam menghadapi setiap lawan.

“Seberapa kuat pun lawannya, kami berani menghadapinya,” pungkasnya.

Sementara warna hijau digunakan mengikuti konsep visual yang telah dirancang tim kreatif.

Baca juga: Menyatu dengan Fiveouria, Pak Dodeik: Tugas Kami Mendukung Smala!

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Putra Sinlui Juara 8 Kali Beruntun, Kawinkan Gelar Lagi di DBL East Java 2026!
Terpilih! Ini Dia Best Three AQUA DBL Dance 2026 East Java-North
Hasil DBL South Jakarta: Bulungan Sukses Revans Lewat Overtime, Mahakam Perkasa
Deretan Best Choreography, Chant, hingga Mascot DBL East Java-North 2026!
Ketika Budaya, Sejarah, dan Kreativitas Generasi Muda Bertemu di AQUA DBL Dance