Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West bukan hanya sekadar kompetisi basket antarpelajar. Bagi siswa SMAN 1 Boyolangu, ajang DBL East Java-West menjadi tempat mereka untuk berkreasi di teras sorak.
Yup, sebanyak enam armada bus suporter SMAN 1 Boyolangu parkir di sekitar GOR Wilis Madiun. Mereka bukan hanya sekadar mengawal tim basket sekolah dan tim dance saja. Anak-anak SMAN 1 Boyolangu juga membawa koreo karya kreativitas mereka untuk mendukung pejuang almamater.
Usut punya usut, tradisi nribun di DBL East Java-West ini ternyata didukung penuh oleh pihak sekolah.
“Bukan cuman siswanya aja yang antusias, Mas. Guru-guru di SMAN 1 Boyolangu ini juga antusias waktu tahu kalau akan nribun ke sini (GOR Wilis),” ujar Fiski Robsan, manajer tim basket putra SMAN 1 Boyolangu.
Bahkan, para guru di SMAN 1 Boyolangu mendukung penuh kegiatan suporter SMAN 1 Boyolangu di DBL East Java-West.
“Pihak sekolah selalu mengizinkan kegiatan nribun di DBL. Apalagi kan kita juga sudah ikut DBL dari lama. Dari masih di Malang dan sekarang pindah ikut di wilayah Madiun. Bapak dan ibu guru juga dukung ke tim suporter dengan membeli merchandise-nya untuk modal transportasi dan konsumsi mereka,” ungkapnya.
Ada alasan di balik mengapa seluruh elemen tenaga pendidik SMAN 1 Boyolangu mendukung penuh kegiatan nribun di ajang Honda DBL with Kopi Good Day.
“Kehadiran suporter ini bisa membangun rasa memiliki, kebanggaan terhadap sekolah dan mempererat tali persaudaraan antarsiswa,” ceritanya.
Pak Fiski juga menambahkan, “Ini kan juga jadi wadah kreativitas anak-anak lewat koreo, nyanyian, sampai banner yang disiapkan. Sebagai bentuk ekspresi seni dan berorganisasi yang positif pokoknya,”
Jarak yang harus ditempuh anak-anak SMAN 1 Boyolangu untuk nribun di GOR Wilis sejauh 122 kilometer. Pak Fiski pun menjelaskan bagaimana alur teman-teman koordinator suporter SMAN 1 Boyolangu agar mereka mendapat restu dari sekolah menunaikan ibadah nribun.
“Setiap tahunnya itu anak-anak koordinator suporter didampingi guru olahraga meminta izin ke Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan. Nantinya diteruskan ke Kepala Sekolah. Nah, setelah mendapat izin, pihak sekolah meminta izin ke cabang dinas pendidikan,” terangnya.
“Sambil teman-teman koordinator ini mengurus terkait akomodasi bus dan konsumsi juga,” sambungnya.
Baca juga: Anis Lusyana, Dancer asal GOS yang Punya Mimpi Besar di Olahraga Dansa
Beberapa guru pun berperan untuk menyukseskan kegiatan nribun siswa-siswa SMAN 1 Boyolangu di DBL East Java-West.
“Beberapa guru menjadi guru pendamping untuk memantau keamanan di jalan sampai di dalam area pertandingan. Ada juga guru-guru yang memang secara sukarela untuk ikut dan mendukung tim,” tandasnya.
Bersinergi. Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West menggerakkan seluruh elemen yang ada di SMAN 1 Boyolangu untuk bersinergi bersama.
Saling mengisi ruang agar tercipta sebuah gerakan harmoni dan positif. Di lapangan tim basket mereka berlaga, di tribune suporter mereka memanjatkan pujian untuk almamater tercinta. Di luar lapangan, ada peran guru yang juga membersamai langkah perjuangan tim basket dan anak-anak suporter. Keren!
Profil SMAN 1 Boyolangu bisa kalian cek di bawah ini.