Ada masa ketika Fawwaz Shinaanabela terbiasa melangkah di atas catwalk. Kini, langkahnya berpindah ke lapangan basket bersama SMAN 15 Surabaya (Libels) di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Basket bukan pilihan pertama Fawwaz. Saat duduk di kelas VI SD, ia sempat menolak ketika sang Bunda menawarinya untuk mengikuti kegiatan basket. Ia merasa olahraga tersebut bukan dunianya. Sampai suatu ketika, Fawwaz melihat kerabatnya bermain basket.
“Pas lihat saudara main basket, kayaknya seru. Dari situ akhirnya tertarik,” cerita Fawwaz.
Ketertarikan itu perlahan berubah menjadi kebiasaan. Meski sempat merasa lelah karena sebelumnya jarang berolahraga, Fawwaz mulai menikmati setiap latihan. Basket yang awalnya hanya dicoba akhirnya menjadi bagian dari kesehariannya.
Baca juga: Ramadhan Mahardika, Jauh dari Blitar demi Ambisinya Bersama Putra Sinlui
Padahal, sebelum mengenal basket, Fawwaz sudah lebih dulu akrab dengan panggung. Sejak TK hingga kelas IX SMP, ia mengikuti berbagai kegiatan fashion show. Salah satu pengalamannya datang pada 2018 ketika ia meraih juara ketiga ajang Wajah Pesona Indonesia wilayah Bojonegoro.
Pencapaian itu membawanya ke Jakarta untuk mengikuti rangkaian kegiatan dan pelatihan. Ia belajar berjalan di runway, memperkenalkan diri, hingga menjalani berbagai kegiatan bersama peserta lainnya.
Namun, pandemi Covid-19 membuat aktivitas fashion show perlahan berhenti. Kesempatan mengikuti kompetisi semakin jarang, sementara Fawwaz juga mulai serius menekuni basket. Ia pun memilih untuk meneruskan olahraga yang sudah lebih dulu tumbuh menjadi hobinya.
“Kadang kepikiran juga mau ikut fashion show lagi, tapi karena sudah terlanjur di basket, ya sudah dilanjutin aja,” ujarnya.
Pilihan itu kemudian membawanya meninggalkan Tuban dan memulai cerita baru di Surabaya. Fawwaz menempuh pendidikan SD hingga SMP di Tuban. Ketika hendak memilih SMA, ia mulai mencari sekolah di Surabaya yang memiliki akademik dan basket yang bagus.
Baca juga: Sempat Gugup, Dareen Kim Sukses Catatkan Performa Memukau di Laga Debutnya!
Pencariannya bahkan dimulai dari media sosial. Ia mengetik kata kunci sekolah dengan ekstrakurikuler basket yang bagus di Surabaya dan menemukan SMAN 15 Surabaya. Dari beberapa pilihan yang ada, hatinya lebih mantap memilih Libels.
“Aku cari di TikTok, ‘SMA yang basketnya bagus di Surabaya’. Terus muncul Libels. Dari situ jadi pengin masuk sini,” tuturnya.
Kini, Fawwaz tinggal bersama kerabat keluarganya di Waru, Sidoarjo. Jarak membuatnya tidak bisa setiap saat bertemu Bunda yang masih berada di Tuban. Biasanya, sang Bunda datang sekitar sebulan sekali dan menyempatkan diri hadir ketika Fawwaz bertanding.
Dukungan itu menjadi salah satu alasan Fawwaz terus bertahan ketika perjalanan basketnya tidak selalu mudah.
Tahun ini menjadi kesempatan pertamanya tampil di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Pada laga debut, rasa gugup sempat membuatnya mempertanyakan keputusannya bermain di DBL.
Baca juga: Sinluiers Bawa Alice Hadapi Perjalanan Baru
“Pas pertama main itu nervous banget. Sampai mikir kayak nggak cocok aja ikut DBL,” kenangnya.
Namun, Fawwaz tidak berhenti. Ia terus berlatih dan berusaha meyakinkan dirinya sendiri untuk memberikan yang terbaik bagi tim. Perlahan, rasa gugup itu mulai berkurang. Jika pada pertandingan pertama ia masih sulit bermain lepas, laga demi laga membuatnya semakin nyaman berada di lapangan.
Pesan dari sang pelatih pun terus ia pegang.
“Main lepas aja. Anggap setiap pertandingan itu final untuk kita. Jadi biar kita tuh selalu berjuang terus,” kata Fawwaz mengingat pesan sang pelatih.
Proses itu kembali ia jalani saat Libels menghadapi SMAN 1 Pacet Mojokerto. Fawwaz membantu Libels mengamankan kemenangan 24-11. Ia mencatat 6 poin, 4 rebound, dan 3 assist.
Di tribun, Bunda kembali hadir bersama keluarga untuk melihat langsung perjuangan Fawwaz. Selepas pertandingan, ada satu hal sederhana yang biasanya menunggunya di rumah yakni masakan dari Bunda.
Hari ini, salad wrap menjadi menu setelah pertandingan. Bukan makanan khusus yang diminta Fawwaz, melainkan bentuk kecil perhatian dari keluarga yang selalu mendukung apapun pilihannya.
Baca juga: Carabosse Bawa Racikan Lintang Kemukus Hingga Kecak di AQUA DBL Dance!
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)