“Saya antusias banget karena first time main di DBL. Kita sudah persiapin semuanya, tapi mungkin memang belum rezeki.”
Kalimat itu terucap dari sosok Raffa Raditya Utomo, salah satu penggawa SMA Perguruan Ksatrya, selepas menghadapi laga debut kontra SMA Advent Salemba di Honda DBL with Kopi Good Day 2026, Jumat, 11 September 2026.
Sama sekali tak terlihat wajah penyesalan, meski timnya harus menyudahi perjalanan usai menelan kekalahan 31-7. Baginya, bisa menikmati panggung pertama sekaligus terakhirnya di DBL Central Jakarta 2026 menjadi momen yang patut disyukuri.
Sejatinya, Raffa, begitu ia disapa, belum terbilang lama mengenal basket. Ketertarikannya pada olahraga ini tumbuh saat duduk di bangku kelas XIII SMP.
“Waktu itu, pas bulan puasa, ada teman saya yang ngenalin basket. Awalnya, sempat enggak pede karena ditonton banyak orang,” buka Raffa.
Baca Juga: Menuju DBL Central Jakarta: Tiga Musim Menepi, Putri Thirty Siap Berjuang Lagi!
Lantas, seperti apa kehidupan Raffa sebelum akhirnya menaruh hati pada basket? Menariknya, sejak kecil, ia justru lebih banyak mencurahkan waktunya untuk dunia akademik. Terlebih, Raffa punya ketertarikan lebih pada mata pelajaran yang berkaitan dengan hitung-menghitung.
“Dari kecil, aku fokus belajar. Bahkan, aku juga sudah ikut banyak perlombaan akademik. Pas SD, saya pernah ikut OSN (Olimpiade Sains Nasional) sampai tingkat nasional. Di situ, saya juga ngeraih posisi ketiga,” ceritanya.
Dari situ, pemain bernomor punggung empat itu semakin giat mengikuti berbagai olimpiade bergengsi.
Selama mengemban peran sebagai siswa SMA, Raffa sudah mengumpulkan medali emas Pusat Olimpiade Sains Indonesia 2025 untuk pelajaran matematika dan ekonomi, serta medali perak Olimpiade Pelajar Nasional 2025 untuk kategori ekonomi.
Bukan hal sulit bagi Raffa untuk menjalankan peran ganda sebagai pelajar sekaligus pemain basket.
“Dari kecil, aku sudah terbiasa nulis jurnal untuk jadwal sehari-hari, kayak misal hari ini latihan basket, terus besoknya rest,” ucap Raffa.
Baca Juga: Hasil Drawing Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central, East, dan South Jakarta
Justru, deretan pencapaian membanggakan itu tentu menjadi bekal berharga untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Hebatnya, siswa kelas XII itu sudah diterima di Jurusan Psikologi University of Chicago.
“Tapi, aku masih mau mengejar PTN karena aku pengin banget masuk Jurusan Kedokteran di Universitas Indonesia,” ujar Raffa.
Di masa mendatang, ia menyadari kalau kesibukannya pada dunia akademik akan semakin menyita waktu. Meski begitu, Raffa masih bermimpi untuk melanjutkan aktivitasnya di lapangan basket.
Wah, sukses terus, Raffa!
DBL Central Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)