Menekuni karate, kriket, dan handball secara bersamaan tampaknya belum cukup bagi Najla Latasya. Kini, Nala (sapaan karibnya) kembali menantang diri untuk bergabung bersama tim dance SMAN 1 Jakarta (Poisone) di AQUA DBL Dance 2026 Central Jakarta. 

Menginjakkan kaki di panggung AQUA DBL Dance 2026 Central Jakarta menjadi pengalaman yang begitu spesial bagi Nala, mengingat SMAN 1 Jakarta sempat absen selama dua musim. 

Momen itu pun terasa kian istimewa karena mereka berkesempatan unjuk gigi di Opening Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Jakarta, Jumat, 11 September 2026.

“Kita sempat kaget banget karena dapat jadwal Opening Party, tapi pelatih kita ngeyakinin kalau bisa memberikan yang terbaik,” buka Nala.

Perkenalan Nala dengan dunia tari modern sebenarnya baru dimulai saat memasuki bangku SMA, tepatnya setahun silam. Kendati demikian, ia sempat menjajal bidang tari tradisional sebelum akhirnya memutuskan berhenti.

”Ternyata pada dicari tahu lagi, passion aku ada di hip-hop dan waacking. Pas masuk SMA, pelatih aku ternyata fokus di hip-hop dan akhirnya aku mulai fokus,” ujarnya. 

Baca Juga: Poisone Ajak Penonton Ngibing, Dounce Crew Pertemukan Budaya Bali dan Hip-Hop

Jauh sebelum terjun lebih dalam ke dunia seni, Nala justru lebih akrab dengan olahraga karate. Ketertarikannya pada seni bela diri tersebut tak lepas dari lingkungan keluarga yang sejak awal sudah dekat dengan olahraga itu.

Terlebih, sebagai satu-satunya anak perempuan di keluarga, Nala merasa tertantang untuk membuktikan bahwa dirinya juga mampu memiliki kemampuan yang tak kalah dari para adiknya.

“Aku dari SD sudah karate, terus masuk kelas VII akhirnya coba silat karena pengin tahu lebih jauh. Kebetulan, papa aku juga ikut taekwondo, jadi aku dibolehin ikut,” ceritanya. 

Tak main-main, Nala sudah menghiasi lemari di rumah dengan deretan trofi. Termasuk, membawa pulang gelar juara di Festival Komite Kemenpora Cup 2022 dan 2023.

Di saat yang bersamaan, ketertarikannya pada kriket juga muncul. Kriket merupakan olahraga tim dengan menggunakan pemukul (bat) dan bola. Menariknya, Nala mengaku kalau rasa penasarannya tumbuh karena belum banyak yang tahu soal olahraga tersebut. 

“Pas aku baru masuk SMP, ada tim kriket yang baru dibentuk. Jadi, aku langsung masuk dan memang tertarik sama olahraga yang lapangannya luas. Tapi, memang jadi challenge banget karena teknik kriket itu beda dari kebanyakan olahraga lain, terus harus ngelawan terik matahari karena panas banget,” terangnya. 

Belum selesai sampai situ. Siapa sangka, perjalanannya di dunia kriket ternyata juga mengantarkan Nala melirik handball. 

“Tahun kemarin, aku baru masuk handball karena ternyata hampir mirip sama kriket. Makanya, aku tertarik juga,” sambungnya. 

Baca Juga: Sempat Galau, Kepsek Boedoet Berhasil Tepati Janji Nribun di GOR Cempaka Putih

Lagi-lagi, berbagai prestasi membanggakan sudah ditorehkannya. Mulai dari menjuarai kompetisi Handball Piala Walikota 2025 sampai Kriket Tingkat Provinsi 2023, 2024, dan 2025. 

Menjalani berbagai aktivitas dalam waktu bersamaan tentu bukan perkara sederhana. Ia tak menampik kalau sempat hampir menuruti keinginan untuk menyerah. Bahkan, dirinya pun pernah berada dalam situasi ketika perlombaan karate dan handball yang diikutinya harus berlangsung pada hari yang sama.

“Waktu 2023 atau 2024, aku pernah ikut open tournament karate di siang hari, terus harus lanjut ke turnamen kriket yang jedanya cuma satu jam dan jaraknya juga jauh. Di situ, aku harus mengorbankan salah satu. Aku cuma ikut satu match di karate biar bisa langsung lanjut ke kriket,” tuturnya. 

Meski melelahkan, Nala masih tetap ingin melanjutkan karate, kriket, handball, dan dance. Menurutnya, seluruh aktivitas tersebut bisa memperluas relasi sekaligus memberikan kebanggaan tersendiri. 

Di samping itu, ia juga tidak ingin debutnya di AQUA DBL Dance 2026 Central Jakarta berakhir sia-sia. 

“Mimpi aku di AQUA DBL Dance semoga enggak ngecewain pelatih, apalagi orang tua juga sudah dukung. Semoga kita semua puas dengan hasil yang sudah diusahakan,” tutupnya.

AQUA DBL Dance 2026 Central Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil dancer ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Serba Bisa! Cleandro, Jungler Mobile Legend yang Pandai Matematika & Jago Basket
Dulu Kapten Tim Basket, Sekarang Jessica Debut di AQUA DBL Dance!
Yogishwara, Murid Legenda Basket Bali yang Merantau ke Depok!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL West Java-West 2026, Sabtu, 12 September 2026
Jadwal dan Link Live Streaming DBL Central Jakarta, Sabtu, 12 September 2026