Perkembangan SMAK 3 Penabur Jakarta musim ini mendapat sorotan dari Ricky Ricardo, alumni sekaligus kapten tim SMAK 3 Penabur musim sebelumnya. Menurutnya, ada perubahan cukup pesat dibanding musim sebelumnya, terutama dari kedalaman skuad dan kemampuan para pemain dalam mencetak angka.
Musim lalu, SMAK 3 masih sangat bergantung pada starting five. Ketimpangan dengan pemain cadangan membuat tim kesulitan menjaga konsistensi, terutama ketika memasuki fase penting seperti Fantastic Four. Tahun ini, kondisi tersebut mulai berubah. Ricky melihat kualitas antarpemain semakin merata sehingga tim memiliki lebih banyak opsi untuk dimainkan sepanjang pertandingan.
“Jujur aku seneng liat gimana perkembangan tahun ini cukup pesat dibanding tahun lalu,” ujar Ricky.
Baca Juga: Najla Latasya, Sang Dancer yang Juga Bersinar di Karate, Kriket, dan Handball
Perubahan juga terlihat dari gaya bermain SMAK 3. Jika musim lalu keunggulan ukuran tubuh membuat mereka lebih banyak mengandalkan permainan di paint area, kini kemampuan three-point shooting para pemain dinilai jauh lebih berkembang.
“Pemain tahun ini sudah punya akurasi shooting yang lebih baik, sih. Itu bikin gaya permainan SMAK 3 jauh lebih variatif,” ucapnya.
Dengan komposisi yang semakin merata pada setiap pemain, Mantan kapten itu tetap melihat beberapa nama yang menjadi key player SMAK 3 musim ini. Alfino dinilainya punya peran penting, sementara Fanuel dan Kenneth memberikan kontribusi sebagai pemain yang mampu membantu dari sisi playmaking dan rebound.
Namun, Ricky menegaskan bahwa kekuatan tim tidak hanya ditentukan oleh individu. Chemistry dan kemampuan pemain untuk saling mendukung menjadi faktor yang tidak kalah penting.
Baca Juga: Axel-Axton, Si Kembar yang Akhirnya Berbagi Lapangan di DBL Central Jakarta 2026
Bagi Ricky, perjalanan sebuah tim tidak selalu berjalan mulus di setiap kuarter. Karena itu, dibutuhkan pemain yang mampu mengambil peran sebagai pemimpin ketika momentum pertandingan mulai berubah. “Kalau misalnya ada satu orang yang menonjol itu harus memimpin yang lain.”
Peran tersebut bukan hanya soal memimpin permainan, tetapi juga menjaga semangat dan mental rekan satu tim. Chemistry yang terbangun dengan baik diyakini dapat membantu SMAK 3 tetap solid ketika berada dalam tekanan. Kini, Ricky hanya berharap para pemain bisa menikmati sekaligus memaksimalkan kesempatan mereka di musim ini. Targetnya pun sederhana: bermain sebaik mungkin dan mencoba kembali menembus Fantastic Four.
“Intinya play hard aja teman-teman. Kalau bisa tembus Fantastic Four itu gokil banget sih. Good luck semuanya!”
DBL Central Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)