Bawa Suku Dayak, Smanda Force Kawal Perjuangan Smanda

| Penulis : 

Suku Dayak hadir di tribun Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Lewat koreografi, Smanda Force, julukan suporter SMAN 2 Sidoarjo membawa cerita tentang kehidupan dan perjuangan ke panggung  DBL.

Burung enggang dan rangkong menjadi bagian utama background berukuran 8 x 7 meter. Keduanya dipilih untuk menggambarkan kehidupan yang menjadi salah satu pesan dalam koreografi Smanda Force.

Moch Rifky Putra G.R., bagian dari tim kreatif Smanda Force, menjelaskan bahwa konsep tersebut memang sengaja mengangkat Suku Dayak dari Kalimantan.

“Konsep hari ini membawakan suku Dayak dari Kalimantan. Dua burung itu ada burung enggang dan rangkong yang melambangkan kehidupan,” ujar Rifky.

Pilihan Kalimantan juga tidak datang tanpa alasan. Smanda Force ingin membawa perhatian pada kondisi wilayah tersebut yang sempat dilanda kebakaran hutan. Karena itu, unsur hutan dan kehidupan menjadi bagian dari cerita yang mereka tampilkan di tribun.

Baca juga: Moana Berlayar, Pak Soegiarto Tumbuh dalam Ingatan Smanda Force

“Hutan juga punya kehidupan,” kata Rifky.

Namun, cerita tentang Suku Dayak tidak berhenti pada gambaran kehidupan. Smanda Force juga menyelipkan pesan untuk tim basket Smanda yang sedang berjuang di lapangan.

Salah satu visual yang ditampilkan adalah pagar dengan gambaran aktivitas berburu. Bagi Rifky, adegan tersebut menjadi gambaran bagaimana tim basket Smanda juga harus berburu kemenangan.

“Kita sedang berburu kemenangan. Kita ini juga ingin basket Smanda itu berburu kemenangan juga,” jelasnya.

Pesan perjuangan itu diperkuat dengan kehadiran tameng dan mandau khas Dayak. Keduanya menjadi simbol yang diterjemahkan Smanda Force ke dalam koreografi. Mandau menggambarkan senjata untuk berperang, sementara tameng menjadi simbol pertahanan.

“Kita kan sedang berperang untuk merebutkan kemenangan. Makanya kita menggambarkan pedang untuk berperang, tameng untuk bertahan,” ujar Rifky.

Pesan tersebut kemudian menemukan jawabannya di lapangan. Smanda berhasil mengalahkan SMAN 1 Waru dengan skor tipis 22-20.

Baca juga: Keberanian Smala Menembus Batas Tergambar Lewat Koreo Fiveouria

Di antara berbagai elemen tersebut, sosok perempuan Suku Dayak juga menjadi bagian yang membutuhkan perhatian khusus. Rambut, bulu, hingga pernak-pernik pada karakter tersebut dikerjakan dengan detail agar gambaran yang ingin disampaikan tetap terlihat jelas.

Smanda Force mencari berbagai referensi dari internet sebelum menerjemahkan konsep tersebut ke dalam koreografi. Namun, mereka tidak sekadar meniru. Beberapa bagian sengaja diubah agar memiliki makna yang sesuai dengan cerita mereka.

Salah satunya adalah bagian tongkat yang dibawa karakter. Jika biasanya hanya terdapat satu bulu di bagian atas, Rifky memilih menambahkan lebih banyak bulu.

“Ini kan biasanya cuma bulunya satu di atas. Ini aku buat banyak. Melambangkan kehidupan, burung-burung tadi yang sudah mati,” jelasnya.

Setiap elemen akhirnya memiliki perannya masing-masing. Burung membawa cerita tentang kehidupan, unsur hutan mengingatkan pada kondisi Kalimantan, sementara mandau dan tameng menjadi simbol perjuangan.

Baca juga: Merantau ke Surabaya, Kiarra Ingin Cari Tantangan Baru!

Bagi Smanda Force, seluruh cerita itu kemudian bermuara pada satu tujuan yakni mengawal tim basket Smanda. Smanda Force berharap tim basket Smanda bisa melangkah hingga Playoffs, bahkan menembus Fantastic Four.

“Kita juga ngarep bisa masuk Playoffs. Kalau bisa masuk Fantastic Four,” ujarnya.

Suku Dayak mungkin hanya hadir melalui lembaran koreografi di tribun. Namun bagi Smanda Force, setiap visual punya pesan untuk mereka yang sedang berjuang di lapangan yaitu bertahan, melawan, dan terus berburu kemenangan.

Baca juga: 7 Tahun Berlalu, Marcellino Bonfilio Kembali ke Sinlui

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Drama Dua Overtime Antar Putri Sanur Jadi Juara Baru DBL Central Jakarta
Dari Kartini Hingga Angkot, Uniknya Konsep AQUA DBL Dance 2026 South Sumatra!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL West Java-East, Rabu 16 September 2026
Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Java-North 2026, Rabu 16 September 2026
Hasil DBL South Sumatra: Maitreyawira Tolak Revans, Sang Juara Nyaris Pulang!