“Jujur, enggak expect karena first time juga main di pertandingan besar kayak gini.”

Ekspresi terkejut masih menghiasi Amos Tampubolon, pemain SMA Kanaan Jakarta, selepas menghadapi laga kontra SMAN 35 Jakarta di final AZA 3X3 Competition 2026 Central Jakarta, Selasa, 15 September 2026. 

Bagaimana tidak, di musim pertama sekaligus terakhirnya, Amos (sapaan karibnya) sukses mengantarkan SMA Kanaan meraih trofi juara setelah menutup pertandingan dengan kemenangan 7-4. 

Bukan hanya itu, Amos juga tampil sebagai motor serangan dengan menyumbangkan empat poin. Catatan ini turut mengantarkan namanya meraih Most Valuable Player (MVP).

“Tadi pas dipanngil, aku sempat ngecek nomor punggungku lagi, kira-kira benar enggak kalau aku yang dipanggil. Pas main, aku juga ngerasa ada temanku yang lebih mendominasi, jadi aku pikir mereka yang akan jadi MVP,” ujarnya. 

Baca Juga: Sempat Menepi karena Cedera ACL, Dennis Marcello Kembali di Musim Terakhirnya

Sebenarnya, Amos bersama rekan-rekan setimnya sempat memiliki keinginan untuk menjajal persaingan di kategori 5on5. Namun, rencana tersebut belum bisa menadi kenyataan setelah mengetahui masih ada sejumlah persyaratan yang belum dapat dipenuhi.

“Pas tahu kalau pendaftaran AZA 3X3 Competition dibuka, akhirnya kita bilang ke pelatih buat ikutan. Kita beraniin diri juga buat ikutan DBL yang bergengsi. Mau kalah atau menang yang penting dicoba dulu,” tutur Amos. 

Perjalanan skuad SMA Kanaan Jakarta menuju AZA 3X3 Competition 2026 Central Jakarta pun dipenuhi bebatuan. Amos dan teman-temannya dituntut untuk pintar membagi waktu karena proses persiapan yang berlangsung bersamaan dengan masa ujian. 

“Kita harus latihan individual di rumah. Bahkan, kita baru bisa latihan bareng-bareng itu cuma dua kali. Kita selesai ujian pas Jumat, setelah itu langsung latihan. Terus, kita langsung tanding di Minggu,” ceritanya. 

Baca Juga: Nyaris Angkat Kaki, Tembakan My Love Berhasil Bawa PSKD 1 Bangkit!

Ditambah lagi, ia sendiri tak menampik kalau perasaan gugup begitu menghantui saat hendak menginjakkan kaki di lantai AZA 3X3 Competition 2026 Central Jakarta. 

Baginya, seluruh pencapaian bergengsi yang berhasil diraih merupakan sebuah keajaiban. Dari situ, ia pun menitipkan pesan kepada para penerus yang akan melanjutkan langkah SMA Kanaan Jakarta di musim mendatang. 

“Apa pun bisa terjadi. Meskipun tahun ini juara, belum tentu tahun depan juga. Jadi, tetap latihan yang serius. Harus belajar dari pengalaman tahun ini yang persiapannya kurang banget,” pungkasnya.

AZA 3X3 Competition 2026 Central Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Drama Dua Overtime Antar Putri Sanur Jadi Juara Baru DBL Central Jakarta
Dari Kartini Hingga Angkot, Uniknya Konsep AQUA DBL Dance 2026 South Sumatra!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL West Java-East, Rabu 16 September 2026
Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Java-North 2026, Rabu 16 September 2026
Hasil DBL South Sumatra: Maitreyawira Tolak Revans, Sang Juara Nyaris Pulang!