Persembahan terakhir tim basket putra Smansa Baleendah -sebutan SMAN 1 Baleendah- untuk Bapak Sunsun Jamil.
Tim putra Smansa Baleendah berhasil mendulang kemenangan ketika melantai di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East. Putra Smansa Baleendah menang 51-10 dari SMAN 1 Bandung. Kemenangan perdana tersebut dipersembahkan untuk Bapak Sunsun Jamil, petugas keamanan sekolah yang baru saja berpulang beberapa waktu yang lalu.
Bagi para pemain basket Smansa Baleendah, almarhum Bapak Sunsun bukan sekadar petugas keamanan sekolah saja. Ada memori baik yang selalu dikenang oleh anak-anak basket Smansa Baleendah.
“Omnya selalu doain kita kalau semisal kita mau berangkat tanding gitu. Menurut aku itu memberi motivasi lebih lah buat kita sebagai pemain,” ujar Erlangga Gumilar, kapten tim basket Smansa Baleendah.
Doa dan kata-kata semangat yang dipanjat oleh almarhum begitu membekas bagi para pemain, “Sebagai pemain kita kayak ngerasa didukung aja. Karena almarhum selalu bilang, menang ya dan sampai juara. Nah, itu bikin kita makin semangat lagi. Jadi yang mendukung itu jadi satu sekolah gitu nggak cuman teman-teman aja,” ungkapnya.
Erlangga tak tahu pasti apakah Pak Sunsun pernah menyaksikan langkah mereka ketika bertanding, tapi satu hal yang pasti adalah Pak Sunsun menyaksikan betul bagaimana Erlangga dan kawan-kawan berproses.
“Kalau di sekolah, almarhum termasuk baik buat anak-anak basket. Banyak membantu kita juga lah sebagai pelajar. Ya walau cuman sebatas saling menyapa atau ngobrol singkat, buat kami tetap berkesan dan membekas sekali,” ceritanya.
Pada laga melawan SMAN 1 Bandung, tim putra Smansa Baleendah memberi penghormatan terakhir dengan mengenakan pita hitam yang terpasang di jersei mereka. Ini bukan sekadar bentuk seremonial untuk mengenang jasa-jasa Pak Sunsun saja.
“Kami menghormati beliau seperti kami menghormati guru-guru. Apalagi kan beliau juga banyak bantu dan dukung kita. Sering ketemu dan selalu kasih kita semangat. Kami memang merencanakan untuk memberi tribute ke almarhum,” terangnya.
Di akhir laga, Erlangga mengajak teman-teman satu timnya dan juga seluruh suporter SMAN 1 Baleendah yang nribun di Bandung Arena untuk mengheningkan cipta. Mengenang dan mendoakan Pak Sunsun.
“Ya, kami memang sudah rencanakan untuk itu. Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Dan kemenangan ini untuk almarhum,” tandasnya.
Perjalanan putra Smansa Baleendah berlanjut. Mereka akan bertemu pemenang dari laga SMAN 1 Cirebon melawan SMAN 11 Bandung. Meski sudah tak ada lagi yang memberi kata-kata penyemangat di gerbang sekolah, memori baik tersebut akan selalu menjadi tambahan bahan bakar semangat anak-anak Smansa Baleendah. Fly high, Pak Sunsun.
Profil SMAN 1 Baleendah bisa kalian cek di bawah ini.