Ekspektasi tinggi kerap menjadi pedang bermata dua. Menyadari hal tersebut, tim putra SMA Insan Cendekia Al-Mujtaba Sukoharjo memilih pendekatan yang lebih bijak dalam menyongsong bergulirnya Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Java-South.

Sekolah yang akrab disapa Cendekia ini memang menunjukkan tren performa yang terus menanjak. Sempat tertahan di babak Sweet Sixteen hingga Big Eight pada musim-musim sebelumnya, tim ini berhasil membuktikan konsistensi mereka dengan menembus Fantastic Four dalam dua musim terakhir.

Kendati memiliki rekam jejak yang impresif, Cendekia menolak jemawa. Menjelang kompetisi yang bakal menghentak Sritex Arena Surakarta pada 29 September hingga 8 Oktober 2026 mendatang, mereka sengaja menetapkan target yang terukur dan realistis demi menjaga performa para pemain di lapangan.

Baca Juga: Menatap DBL Solo 2026: Skuad PNK Surakarta Incar Gelar Juara Berturut-turut

Pemain tim putra Cendekia, Muhammad Ihsan Alfattah, menegaskan bahwa fokus utama timnya saat ini adalah menjaga kestabilan permainan tanpa terdistraksi oleh beban target yang terlampau tinggi. Menurutnya, patokan target yang muluk-muluk justru berpotensi memicu pressure berlebih yang dapat mengganggu konsentrasi bertanding.

"Menurut kami target Fantastic Four cukup realistis. Kami juga nggak mau terlalu memasang target yang tinggi karena yang terpenting bagi kami adalah fokus di setiap pertandingan dan memberikan yang terbaik," ungkap Ihsan saat dihubungi.

Bagi Ihsan dan rekan-rekannya, pendekatan game by game atau fokus pada setiap babak yang dihadapi menjadi kunci utama. Kendati demikian, tidak memasang target melangit bukan berarti Cendekia minim ambisi. Target menembus empat besar dianggap sebagai titik pijak yang paling pas untuk menjaga motivasi bertanding tetap membara tanpa harus terbebani status unggulan.

"Tapi tentunya kami tetap punya ambisi untuk bisa melangkah lebih jauh dari tahun lalu. Jadi kami akan berusaha semaksimal mungkin dan melihat hasilnya nanti di lapangan," tambahnya.

Baca Juga: Menuju DBL Central Java-South: Yakin Champion, Tim Putri PNK Surakarta All Out

Untuk mendukung pendekatan mental tersebut, persiapan teknis terus dimatangkan. Memasuki fase akhir jelang tip-off, Cendekia terus mengasah kedalaman taktik dan fisik agar dapat tampil lepas sejak hari pertama penyisihan.

"Persiapan kami di akhir bulan ini sudah sangat matang, seperti latihan tiga kali seminggu dan juga mengadakan sparingan atau latih tanding dengan tim sekolah lain. Sehingga kami dari tim SMA Insan Cendekia pastinya 100 persen sudah sangat siap untuk menghadapi DBL Solo besok dan kami juga ingin melanjutkan tradisi kita yaitu masuk ke Fantastic Four kaya tahun lalu," jelas Ihsan.

Latih tanding dengan berbagai sekolah dimanfaatkan jajaran pelatih Cendekia untuk menyimulasikan tekanan pertandingan yang sebenarnya. Dengan begitu, para pemain diharapkan dapat mengontrol emosi dan mengambil keputusan secara dingin saat bertanding di hadapan riuhnya publik Sritex Arena.

Baca Juga: Menuju DBL Central Java-South: Srikandi Kalam Kudus Incar Takhta Jawa Tengah

Keputusan Cendekia untuk bersikap realistis sangat beralasan. Sektor putra DBL Central Java-South musim ini dihuni oleh 24 tim dari berbagai daerah, mulai dari Solo, Karanganyar, Sukoharjo, Klaten, Sragen hingga Kebumen.

Kekuatan wilayah ini terbilang sangat kompetitif dengan hadirnya tim-tim raksasa seperti SMA Pelita Nusantara Kasih (PNK) Surakarta—pemegang gelar juara musim 2023 dan 2025 serta runner-up 2024—serta rival utamanya, SMA Warga Surakarta.

Di tengah sengitnya persaingan tersebut, sikap rendah hati namun fokus yang ditunjukkan tim putra SMA Insan Cendekia Al-Mujtaba dapat menjadi senjata ampuh. Dengan membebaskan diri dari pressure tinggi, Cendekia siap memberikan kejutan di panggung tertinggi DBL Central Java-South 2026.

DBL Central Java-South 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. 

Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. 

Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Populer

Tanamkan Disiplin, Coach Anton Bawa CHIS Tembus Final DBL untuk Pertama Kalinya!
Hasil DBL Jakarta Championship: Putra dan Putri Jubilee Mendominasi!
Hegemoni Terjaga, Benzar Kunci Gelar Keempat Beruntun DBL North Sulawesi
Puspa dan Rini, Saudara Kembar yang Belum Tuntas Mengejar Gelar Juara
Sempat Homesick, Evelyn Papuana Belajar Makna Tangguh di Perantauan