Pertempuran yang mempertemukan SMA Diponegoro 1 Jakarta kontra SMA Perguruan Rakyat 2 Jakarta di Opening Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Jakarta, Selasa, 22 September 2026 berhasil membuat jantung penonton berdegup kencang.
Memasuki penghujung pertandingan, tensi duel kedua tim semakin memanas. Perguruan Rakyat 2 yang sebelumnya berada dalam posisi tertinggal berhasil menemukan momentum untuk membalikkan keadaan di kuarter keempat.
Namun, saat waktu pertandingan menyisakan 2 menit 17 detik, Diponegoro 1 berhasil membuat kedudukan kembali imbang, 27-27. Berselang 45 detik, tembakan Rafie Ramdhanyran Ali membuat Diponegoro 1 kembali memimpin.
Saat buzzer panjang dibunyikan, kemenangan resmi berpihak pada Diponegoro 1 dengan skor akhir 35-30.
Baca Juga: Antara Rudy Hartanto, Laga Pembuka yang Tak Mudah, dan Mimpi Besar Musim Ini
Keberhasilan tersebut tentu mengundang sorak-sorai seluruh suporter Diponegoro 1. Termasuk, sosok Wahyu Dwi Prasetiya, Kepala SMA Diponegoro 1 Jakarta, yang turut memberi dukungan langsung di tribun GOR Ciracas, Jakarta Timur.
“Good game untuk mereka hari ini, meskipun tadi memang game-nya sengit. Saya lihat sepertinya mereka harus lebih fokus. Tadi, lawan bisa mengambil kesempatan karena mereka kehilangan fokus,” ungkap Wahyu, begitu ia disapa.
Menilik kembali proses persiapan menuju DBL East Jakarta 2026, Wahyu memberikan apresiasi atas kerja keras yang telah ditunjukkan para pemainnya. Upaya tersebut tak hanya dilakukan untuk mematangkan permainan, tetapi juga mencakup peningkatan kondisi fisik seluruh penggawa Diponegoro 1.
Melihat kesungguhan yang ditunjukkan, Wahyu bersama jajaran guru turut membuka ruang seluas-luasnya bagi para pemain untuk menjalani persiapan secara maksimal.
“Sekolah pasti berikan dispensasi. Ketika butuh sparing, kami berikan waktu untuk mereka. Bagaimana pun caranya, sekolah memang harus memberikan support kepada mereka,” ujarnya.
Baca Juga: Dancing Machine Multitalenta! Carissa Azzahra Bersinar di Dance dan Voli
Potret suporter SMA Diponegoro 1 Jakarta saat memberikan dukungan bagi tim basket di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Jakarta
Dukungan dari lingkungan sekolah pun tak kalah total. Pihak sekolah memberikan kesempatan bagi seluruh warga sekolah untuk menyuntikkan semangat dari tribun. Bahkan, Wahyu turut memberi kelonggaran bagi para siswa untuk pulang lebih awal agar bisa datang dan ikut menyuarakan dukungan untuk tim kebanggaan mereka.
“Guru-guru pun pada hadir. Mungkin, kurang lebih ada 35 guru yang hadir,” imbuh pria yang sudah menjabat sebagai kepala sekolah selama tiga tahun terakhir.
Teriakan lantang suporter SMA Diponegoro 1 Jakarta tentu menjadi bahan bakar tambahan bagi tim basket yang berjuang di lapangan. Terlebih, skuad Diponegoro 1 tentunya mengusung misi yang lebih ambisius setelah musim lalu terhenti di fase Big Eight.
“Saya melihat persaingan DBL semakin ketat, apalagi di Jakarta Timur karena ada sangat banyak sekolah. Tapi, kami harap anak-anak tim basket bisa melangkah lebih jauh,” ujar Wahyu.
Sebagai kepala sekolah, Wahyu tentu menyimpan mimpi besar untuk perjalanan tim basketnya. Ia ingin melihat Diponegoro 1 mengamankan satu tiket menuju partai puncak.
DBL East Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)