“I Wish” Yuan Berbuah MVP di AZA 3X3 East Java-East

| Penulis : 

Bagi Chorrytania Yuanita, basket awalnya hanya menjadi cara untuk mengisi waktu. Saat duduk di kelas V SD, remaja yang akrab disapa Yuan itu mencari kegiatan di luar sekolah karena mulai bosan berada di rumah.

Ia kemudian mencoba basket setelah diajak seorang teman. Saat itu, Yuan belum benar-benar memahami olahraga tersebut. Basket masih sebatas kegiatan untuk mengisi waktu luang.

Baru ketika menginjak kelas VIII SMP, Yuann mulai serius menekuni basket. Meski teman yang pertama kali mengajaknya bermain sudah tidak lagi melanjutkan, Yuann justru memilih bertahan karena sudah merasa nyaman dengan olahraga tersebut.

“Lanjut karena sudah terlanjur jauh dan nyaman,” ujarnya.

Baca juga: 3 Senior Cedera, Debut Alfian Antar Esemkada ke Final!

Rasa nyaman itu perlahan membawa Yuan semakin dekat dengan basket. Hingga kelas IX, ia mulai mengenal DBL. Dari sana, muncul satu keinginan yang hanya ia simpan dalam hati.

“Pas kelas IX itu kan tahu DBL, ya. Di situ aku batin terus, ‘I wish, I wish.’ Akhirnya kesampaian pas sekarang ini,” ungkapnya.

Setahun setelah keinginan itu muncul, kesempatan bermain di DBL East Java-East akhirnya datang. Yuann bersama SMA Hikmah Mandala Banyuwangi tampil di AZA 3X3 Competition 2026 East Java-East. Musim ini sekaligus menjadi debut Yuan dan sekolahnya di ajang tersebut.

Kesempatan itu bahkan sempat terasa sulit dipercaya. Setelah melewati pertandingan pertama, Yuan masih bertanya-tanya apakah dirinya dan tim mampu terus melaju hingga babak akhir.

“Pas dikasih kesempatan itu juga aku masih unexpected. Lolos game pertama saja masih mikir, kayak, ‘Ini beneran kita bisa lolos lagi?’ Soalnya memang se-unexpected itu,” ceritanya.

Keraguan tersebut perlahan berubah menjadi keyakinan. Hikmah Mandala akhirnya berhasil mencapai partai final dan berhadapan dengan SMA Dian Harapan Jember.

Pertandingan berlangsung sengit hingga skor 6-6 bertahan sampai waktu normal berakhir. Laga pun berlanjut ke overtime untuk menentukan juara.

Baca juga: Kilas Balik Finalis DBL East Java-East: Putra Sketsa Bidik Gelar Kelima

Di tengah pertandingan yang semakin ketat, Yuan mengaku sempat merasakan timnya mulai kehilangan momentum. Namun, ia bersama rekan-rekannya memilih tetap saling percaya dan menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan.

“Overtime kita kejar-kejaran. Tapi kita trust team dan trust God saja. Akhirnya bisa,” tuturnya.

Hikmah Mandala akhirnya keluar sebagai juara setelah lebih dulu mencetak dua angka pada babak overtime.

Sepanjang gelaran AZA 3X3 East Java-East, Yuan mengoleksi total 8 poin. Catatan tersebut melengkapi pencapaiannya setelah ia dinobatkan sebagai MVP AZA 3X3 East Java-East sektor putri.

Bagi Yuann, gelar tersebut menjadi penutup yang tidak disangka-sangka pada musim debutnya. Keinginan yang pernah ia ucapkan dalam hati akhirnya benar-benar terwujud di panggung DBL.

Namun, pengalaman di AZA 3X3 East Java-East justru membuat Yuan mulai menyimpan keinginan berikutnya bersama rekan-rekannya.

“Harapan kami malah justru setelah main di 3X3, kami berharap besar diberi kesempatan untuk bermain di 5on5 DBL East Java-East,” tutupnya.

Baca juga: Double-Double Warnai Last Dance Yoga Bersama Ksatria Glagah

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Tanamkan Disiplin, Coach Anton Bawa CHIS Tembus Final DBL untuk Pertama Kalinya!
Hasil DBL Jakarta Championship: Putra dan Putri Jubilee Mendominasi!
Hegemoni Terjaga, Benzar Kunci Gelar Keempat Beruntun DBL North Sulawesi
Sempat Homesick, Evelyn Papuana Belajar Makna Tangguh di Perantauan
Puspa dan Rini, Saudara Kembar yang Belum Tuntas Mengejar Gelar Juara