Langkah Surabaya Cambridge School (SCS) belum selesai dalam perebutan tiket Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Sempat tertinggal 8-22 pada kuarter pertama, SCS bangkit dan membalikkan keadaan untuk mengalahkan SMA Gloria 1 Surabaya dengan skor tipis 63-62 pada Selasa, 29 September 2026.
Setelah Gloria 1 tampil agresif pada kuarter pertama, SCS mulai memangkas jarak pada kuarter kedua dengan tambahan 16 poin, meski masih tertinggal 24-34 saat halftime.
Perubahan besar terjadi selepas jeda. SCS mencetak 26 poin pada kuarter ketiga dan berbalik unggul 50-44. Mereka bahkan sempat membuka jarak hingga 10 poin sebelum Gloria 1 kembali mengejar pada kuarter terakhir.
Baca juga: Tumbuh Bersama DBL, Jayden Kawal Last Dance Bersama SCS
Gloria 1 mencetak 18 poin pada kuarter keempat dan membuat pertandingan kembali berjalan ketat. SCS hanya mampu menambah 13 angka. Gloria 1 akhirnya mengambil alih kedudukan dengan sisa waktu 1 menit 15 detik.
Setelah itu, free throw menjadi senjata penting SCS untuk kembali mengontrol pertandingan. Jason Nate Alexander berhasil memasukkan dua free throw dengan sisa waktu 1 menit 8 detik. Satu free throw dari Jayden Wijaya juga masuk tepat sasaran ketika laga tersisa 31 detik (62-60).
Gloria 1 kemudian juga mendapatkan peluang dengan cara yang sama untuk menyamakan kedudukan. Sayang, tidak semua free throw mereka berhasil masuk. Kemenangan akhirnya dikunci oleh SCS pada detik-detik terakhir.
Bagaimanapun, kemenangan SCS ini tidak membuat mereka otomatis lolos ke parta puncak. Sebab, di pertemuan sebelumnya, Sabtu, 26 September 2026, Gloria 1 menang 44-39 atas SCS. Gloria 1 pun tidak terkalahkan sebelum laga hari ini. Artinya, dalam format Double Elimination di Playoffs musim ini, kedua tim kini sama-sama masih memiliki satu nyawa.
Musim lalu, SCS juga dua kali berhadapan dengan Gloria 1 di Playoffs dan berhasil memenangkan kedua pertandingan, masing-masing di laga perebutan tiket Fantastic Four dan saat Fantastic Four itu sendiri. Namun, musim ini, Gloria 1 akhirnya berhasil membalas kekalahan mereka di pertemuan pertama mereka dengan SCS di Playoffs.
Pertemuan kedua dengan Gloria 1 hari ini kembali menjadi ujian bagi SCS. Selain harus mengejar ketertinggalan besar, salah satu pemain andalan mereka, Azakha Sachio Maulana, juga sempat mengalami sejumlah kendala karena pertandingan yang berjalan intens.
Baca juga: Janji Arek Smada Supporter Untuk Basket Smada
“Kayak tiga kali kesusahan napas. Jadi harus ke medis. Terus main lagi, lalu diberi oksigen tambahan lagi, setelah itu main lagi,” cerita Sachio.
Ia menyebut laga hari ini menjadi pertandingan yang paling menguras tenaganya sepanjang perjalanan SCS musim ini. Saat menghadapi Petra 1 dan Gloria 1 sebelumnya, Sachio mengaku hanya sekali mengalami kondisi serupa.
Meski begitu, Sachio tetap kembali ke lapangan dan membantu SCS melewati pertandingan dengan selisih satu poin. Ia menyumbang 10 poin, 8 rebound, dan 2 assist untuk kemenangan SCS.
“Kita sudah mengira pasti enggak bakal jadi gim yang gampang karena kita tahu kemarin kita kalah. Tapi tadi di atas kita tiba-tiba bisa bangkit, jadi akhirnya kita bisa menang,” ujarnya.
Kemenangan 63-62 membuat kedua tim sama-sama harus kembali bertemu dalam If Necessary Game pada 30 September 2026 untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke partai final.
Baca juga: Jadi Kapten di Musim Terakhir, Rasyid Ingin Tinggalkan Jejak di Smada
Ini pun menjadi If Necessary Game pertama di DBL East Java-North sejak format Double Elimination diperkenalkan pada 2024 lalu.
Kini, SCS langsung mengalihkan fokus ke persiapan laga penentu. Tidak ada latihan berat yang dilakukan. Sachio menyebut mereka akan menjalani ice bath, latihan singkat, dan beristirahat.
Momen kebahagiaan skuad SCS usai berhasil meraih kemenangan tipis atas Gloria 1 dan memaksa berlanjut ke If Necessary Game pada 30 September 2026
“Yang kita siapkan istirahat dan doa. Mungkin habis ini mau ice bath, latihan kecil, terus istirahat,” kata Azakha.
Asupan makanan juga menjadi bagian dari persiapan. Sesuai arahan sang pelatih, Sachio dan kawan-kawan akan memperbanyak protein, buah, pisang, dan ayam.
Kini, SCS memiliki waktu untuk memulihkan tenaga setelah menuntaskan aksi comeback dramatis. Gloria 1 pun juga akan mempersiapkan yang terbaik untuk tampil lebih maksimal. Besok, mereka akan bertemu untuk ketiga kalinya di Playoffs musim ini untuk menentukan siapa yang berhak mengamankan tiket final.
Baca juga: Papa Jadi Companion Parent, Jason Nate Tampil Penuh Semangat untuk SCS!
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)