Tensi panas Sahabat Arena Semarang pada partai terakhir Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Java-North, Rabu, 30 September 2026, sempat membuat napas para pendukung SMAN 04 Semarang (Smapa) seolah tertahan. 

Bersua SMAN 06 Kota Semarang, skuad SMAN 04 Semarang yang merupakan semifinalis musim lalu itu nyaris angkat koper lebih awal ketika papan skor menunjukkan angka 16-14 di sisa dua menit terakhir.

Namun, dari bangku cadangan Smapa, Rhafi Wahyudi masuk ke lapangan dengan semangat yang tak biasa. 

Dalam kurun waktu kurang dari dua menit, pemain bernomor punggung 41 ini menjadi juru penyelamat bagi timnya. 

Menerima tiga momentum krusial secara beturut-turut membuat Rhafi mencetak tujuh poin tanpa balas, melesakkan tembakan dua hingga tiga angka dan mengunci keunggulan 23-14 di 32 detik tersisa.


Selebrasi Rhafi Wahyudi setelah berhasil melakukan tembakan tiga angka untuk SMAN 04 Semarang

Laga dramatis itu akhirnya ditutup dengan kemenangan Smapa 25-16. Rhafi menjadi bintang lapangan lewat torehan 9 poin, 5 steal, dan 4 rebound.

Di balik ledakan aksi dari sang game-changer, ada suatu hal yang membakar semangatnya dari tribun penonton.

Sejak sebelum peluit tip-off dibunyikan, keluarga besar Rhafi juga turut memenuhi tribun Sahabat Arena. 

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 16 orang kerabat memboyong banner dukungan dan menempuh perjalanan dari berbagai penjuru daerah demi menyaksikan aksi Rhafi di tahun terakhirnya berseragam Smapa.

"Di sini ada 17 orang. Ada yang dari Temanggung, Jepara, Salatiga, sampai yang dari Semarang sendiri," ungkap Adi Massa Putri, pujaan hati Rhafi. 

"Kami ke sini rombongan tiga mobil. Yang dari Temanggung kurang lebih 2,5 jam, dari Salatiga 1,5 jam, Jepara 2 jam, dan yang dari Semarang lewat tol sekitar 30 menit."

Baca Juga: Debut Manis Fakhrizal Bersama Karangturi, Peraih Medali Emas SEABA 3X3 U17

Pengorbanan jarak dan waktu itu dilakukan bukan tanpa alasan. Keluarga besar Rhafi yang juga pencinta basket sepakat untuk kompak memberi dukungan di laga debutnya musim ini.

"Kami keluarga besar selalu support Rhafi di mana pun, kapan pun. Karena bagi dia semangat keluarga itu, semangat yang pertama dan nomor satu," tambah Adi.


Aksi Rhafi Wahyudi (jersei putih) saat berusaha menembus lini pertahanan lawan

Kehadiran rombongan besar tersebut rupanya menangkap perhatian Rhafi saat ia menjejakkan kaki di lapangan. 

Kakak Rhafi, Dhevani Wahyudi, menceritakan bagaimana adiknya sempat merasa tertekan di awal laga sebelum akhirnya bangkit usai melihat bentangan banner dukungan di sisi tribun.

"Dia tuh kelihatan pertama main masih lemes. Terus pas melihat banner yang kita bawa, dia langsung semangat. Akhirnya bisa masukin poin, alhamdulillah tadi ada three point juga dan jadi pencetak poin terbanyak," tutur Dhevani dengan raut bangga.

Bagi Dhevani dan sang ibunda, Marlina Sugihartatik, momen ini terasa emosional. Musim ini merupakan panggung terakhir Rhafi bersaing di DBL Central Java-North sebelum menuntaskan masa baktinya di bangku sekolah menengah atas.

"Pastinya bangga karena ini tahun terakhir Rhafi main di DBL, sudah kelas 12 dan sebentar lagi lulus. Semoga bisa melanjutkan cita-cita ke jenjang berikutnya dan bisa menjadi inspirasi," tambah Dhevani.

Baca Juga: Hasil DBL Central Java-North: Semifinalis Nyaris Pulang, Loyola Gagal Revans!

Marlina pun tak mampu menyembunyikan rasa harunya melihat putra tercintanya berjuang habis-habisan di lapangan. 

"Dari kecil hobinya bola dan basket. Saya selalu support Rhafi sampai hari ini. Bangga sekali punya anak Rhafi Wahyudi, nomor punggung 41," ujar sang ibunda.

Respons dari tribun itu dibayar tuntas oleh Rhafi. Pemain yang tampil tenang di menit-menit krusial itu mengakui bahwa usaha luar biasa dari keluarga besarnya adalah alasan utama ia mampu membalikkan keadaan.

"Kalau dari aku sendiri, itu menambah semangat di lapangan. Yang awalnya kurang semangat buat main DBL di tahun terakhir, jadi lebih semangat lagi pas melihat keluarga besar semua nonton buat support aku, apalagi effort-nya sebesar ini. Mungkin nggak semua orang bisa merasakan ini," jawab Rhafi.


Keluarga besar Rhafi Wahyudi tertangkap turut meramaikan tribun saat laga SMAN 04 Semarang kontra SMAN 06 Kota Semarang

Usai laga yang menguras emosi tersebut, Rhafi pun menyampaikan rasa terima kasih mendalam untuk orang-orang tersayangnya yang turut memenuhi tribun Sahabat Arena.

"Terima kasih buat mama, papa, tante, kakek, kakak-kakakku, sama Adi Massa Putri. Terima kasih buat dukungan ini, aku enggak bakal ngecewain kalian. Aku pasti kasih yang terbaik buat kalian," pungkasnya.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  

Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Princesza Leticia, Aktris 'Badarawuhi di Desa Penari' yang Tampil di DBL Dance!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL D.I Yogyakarta 2026, Kamis, 1 Oktober 2026
Matthew Peterson Bersinar di If Necessary Game, Putra Gloria 1 Kembali ke Final!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL Central Java-North, Kamis, 1 Oktober 2026
Hasil DBL D.I Yogyakarta: Putri Padmanaba Menang Dominan!