Pertandingan sengit tersaji antara SMAN 21 Jakarta (Dust) versus SMA ACS Jakarta pada babak Fantastic Four Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Jakarta, Rabu, 30 September 2026.
Dust harus lebih dulu menghadapi gencarnya perlawanan ACS, sebelum akhirnya benar-benar mengantongi kemenangan satu bola, 53-51.
Namun, cerita menarik kali ini bukan hanya datang dari panasnya tensi di medan pertempuran. Di balik itu, tersimpan pula perjuangan salah satu penggawa Dust, Azzam Javas Amarullah. Pemain yang akrab disapa Azzam itu harus tetap melanjutkan pertandingan setelah mengalami insiden pada kuarter pertama.
Saat laga baru berjalan empat menit, Azzam mengalami benturan terhadap lawan dalam pertandingan yang membuat bibirnya robek dan salah satu giginya patah.
"Jujur, aku enggak kesakitan sama sekali karena yang aku pikirin cuma fokus di game itu aja,” ungkap Azzam.
Baca Juga: Belajar dari Evaluasi, Mclarry Chinoso Konsisten Tampil Impresif di Tiap Laga
Ia pun sempat menepi sejenak untuk memperoleh pertolongan pertama. Alih-alih kehilangan fokus akibat cedera, Azzam justru makin termotivasi untuk membantu Dust mengamankan kemenangan.
Sebelum kembali ke lapangan, Azzam terlebih dahulu berdiskusi dengan pelatih mengenai kondisinya. Setelah mendapatkan lampu hijau, ia memutuskan untuk kembali ke lapangan untuk memberikan penampilan yang menarik.
“Yang paling penting karena coach masih percaya sama aku sih Dari situ, aku harus nunjukin kalo aku bisa,” ujarnya.
Azzam sendiri sempat khawatir mengingat cederanya bisa saja semakin parah apabila kembali bermain. Namun, Azzam memilih mengesampingkan rasa khawatir tersebut demi memperjuangkan skor akhir Dust di Fantastic Four.
Di tengah kondisi yang tak sepenuhnya prima, Azzam berhasil menyuguhkan penampilan yang begitu impresif. Ia pun berperan sebagai salah satu mesin poin bagi Dust dengan mencetak 23 poin, 6 rebound, 1 assist, dan 2 steal.
“Aku enggak mau ngecewain orang-orang yang dukung Dust dari awal, aku juga enggak mau ngecewain coach. Aku dan tim dari awal ingin ngebuktiin kalo Dust bisa karena ada aja orang yang ngeremehin kita," ujarnya.
Baca Juga: Kilas Balik Finalis DBL East Jakarta: Kebangkitan Putra Dust yang Mengejutkan
Dorongan untuk membuktikan kemampuan Dust menjadi bahan bakar tersendiri bagi Azzam. Cedera yang dialaminya tak menghalangi tekadnya untuk membawa Dust terus melaju dan mengejar gelar juara.
Kini, Azzam dan Dust berhasil melangkah lebih maju ke Final Party DBL East Jakarta 2026. Azzam mengaku sangat senang dan tidak pernah menduga bahwa hal ini akan terjadi pada Dust.
“Semoga kita bisa juara dan kita bisa bikin sejarah baru. Karena dua tahun lalu, Dust masuk final, tapi belum bisa juara, aku berharap banget semoga tahun ini bisa juara!” tutupnya penuh semangat.
DBL East Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)