Perjalanan Berliku Daniel Chrismadanu untuk Membela De Britto di DBL

| Penulis : 

Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta telah lama menjadi ajang yang paling dinantikan oleh Daniel Chrismadanu Daswito, salah satu penggawa SMA Kolese De Britto Yogyakarta.

Ini merupakan kesempatan terakhir Daniel untuk bermain bersama De Britto di lapangan. Sebab, ia telah menduduki bangku kelas XII.

Momen ini pun menjadi lebih spesial dan bermakna jika kita melihat kiprah Daniel secara keseluruhan di DBL D.I Yogyakarta. Ia sebenarnya sudah bergabung dalam skuad 5-on-5 pada tahun pertamanya. Namun, namanya tidak masuk dalam daftar tim itu pada musim berikutnya.

Ternyata, sebulan sebelum gelaran tahun 2025 dimulai, Daniel harus menerima kenyataan pahit yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan. Ia mengalami cedera ankle berat saat latihan bersama De Britto.

“Kakiku mendarat di salah satu kaki temanku yang bikin aku jadi gak seimbang. Ankle-nya saat itu sampai biru dan benar-benar rasanya pengin blackout,” cerita Daniel.

Melihat kondisi tersebut, rekan-rekan setimnya langsung merasa sedih. Begitu pula dengan kedua orangtuanya. “Tapi karena sudah takdirnya, orangtuaku tetap ngasih semangat dan menasihati aku untuk jangan dipaksa,” tambah Daniel.

Baca juga: Deretan Tim yang Lolos Playoffs DBL D.I Yogyakarta 2026

Daniel akhirnya tidak bisa berbuat banyak. Ia harus menggunakan tongkat kruk untuk membantunya berjalan. 

Meski begitu, Daniel ingin tetap datang ke sesi latihan De Britto untuk mendukung teman-temannya dalam meraih mimpi mereka. “Walaupun cuma sekedar nonton dan ngasih semangat buat mereka yang lagi latihan,” ungkapnya.

Daniel Chrismadanu Daswito saat membela SMA Kolese De Britto Yogyakarta di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta

Rekan setim Daniel pun juga melakukan hal yang sama kepadanya. Mereka setia untuk menolongnya dalam situasi apa pun. 

“Pokoknya kita saling kasih vibes positif. Mereka ngasih aku bantuan berupa motivasi dan doa buat cepat sembuh,” tegas Daniel.

Bagaimanapun, ini merupakan momen yang terbilang aneh untuk Daniel. Bermain di DBL merupakan salah satu mimpi terbesarnya. Ia tidak ingin diam saja melihat kesempatan itu pergi dari hadapannya.

“Dulu saat aku masih SD pernah diajak nonton DBL sama orangtua buat lihat kakakku main. Saat itu lah aku melihat DBL ini gak cuma tentang pertandingan basket biasa, tetapi juga tempat untuk menuangkan bakat dan mencapai prestasi,” tutur Daniel.

Maka dari itu, Daniel akhirnya bersikeras mencari cara untuk bisa bermain DBL pada musim itu. Setelah berdiskusi dengan sang pelatih, akhirnya Daniel membentuk tim 3X3 bersama teman-temannya untuk berkompetisi di AZA 3X3 Competition 2025 D.I Yogyakarta.

Baca juga: Cetak Triple-double, Kayla Juga Lihai Bermain Rugby hingga Level Internasional!

“Aku pengin banget buat main di DBL. Aku minta tolong sama coach-ku untuk latihan penguatan ankle,” kata Daniel.

Selain itu, kedua orangtua Daniel juga akhirnya berusaha memberikan penanganan yang terbaik untuk kesehatannya. Kebetulan, mereka berdua bekerja sebagai perawat. “Sama rajin fisioterapi juga,” sebut Daniel.

Daniel akhirnya mendapatkan momen bertanding di AZA 3X3 Competition 2025 D.I Yogyakarta. Meski harus mengakui keunggulan SMA Al Azhar 9 Yogyakarta di laga pertama (7-4), ia telah memperoleh banyak pelajaran berharga, terutama pelajaran hidup tentang kerja keras dan pantang menyerah untuk menggapai mimpi.

Setelah menjalani proses pemulihan panjang, Daniel akhirnya bisa kembali berlaga bersama tim 5-on-5 pada musim ini.

“Seru sih. Apalagi yang paling aku kangenin tuh anak-anak JB Mania (kelompok suporter De Britto) yang keren-keren semua. Dari koreo sampai suara lantang mereka yang terus bernyanyi hingga akhir pertandingan,” ungkapnya.

Daniel Chrismadanu Daswito bersama anak-anak SMA Kolese De Britto Yogyakarta setelah bertanding di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta

Daniel dan De Britto pun berhasil melesat ke Playoffs pada musim ini setelah mengalahkan SMAN 2 Ngaglik (36-9) dan SMAN 1 Yogyakarta (26-21). 

Harapan Daniel pada musim ini cukup sederhana, tetapi tetap tegas. “Kedepannya semoga kita makin solid lagi, apalagi di Playoffs kita ketemu kembali dengan sekolah tetangga (SMA Olifant Yogyakarta) yang sudah menjadi rival kita. Pastinya mau lebih improve dari match sebelumnya,” tutupnya.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Baca juga: Nayra Nusantari, Pebasket Mache yang Pernah Tampil di DBL Dance!

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Sang Kapten yang Tenang Menerjang Badai
Jadwal dan Link Live Streaming DBL D.I Yogyakarta 2026, Senin, 5 Oktober 2026
Jadwal dan Link Live Streaming DBL Central Java-North, Senin, 5 Oktober 2026
Hasil DBL D.I Yogyakarta: Seluruh Tiket Menuju Playoffs Telah Diamankan!
Resmi Bergulir! Ini Hasil Drawing DBL East Java Championship 2026