Terhitung 4 hari sebelum pertandingan, Azna Ali Hasan masih belum yakin bisa datang ke DBL Arena. Tubuhnya belum benar-benar pulih setelah sempat jatuh sakit.
Namun, ada satu hal yang terus ada di pikirannya, ia ingin merasakan melantai di DBL Arena.
Bagi Azna, kesempatan itu terlalu sayang untuk dilewatkan. Musim ini merupakan pengalaman pertamanya bersama SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung (Smariduta) tampil di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship.
Smariduta datang ke panggung Championship dengan status champion Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West. Bagi Azna yang masih duduk di kelas X, perjalanan tersebut sudah terasa seperti sesuatu yang sebelumnya sulit ia bayangkan.
“Seru banget. Aku juga nggak percaya sih, belum percaya. Dari awal aku nggak kepikian bakal bisa sampai sini,” cerita Azna.
Baca juga: 3 Tahun Tanding di East Java Championship, Gazha Koleksi Banyak Momen Berharga
Kesempatan bermain di DBL Arena pun menjadi salah satu hal yang paling ingin ia rasakan.
Sebelum datang ke Surabaya, Azna sudah sering melihat pertandingan di DBL Arena lewat media sosial dan live streaming. DBL Arena yang selama ini hanya ia kenal lewat layar akhirnya menjadi tempat yang ingin ia datangi sendiri.
Sayangnya, kondisi tubuh sempat membuat keinginan itu hampir tidak terwujud.
Azna sakit selama empat hari dan mengaku bergejala tipes (demam tifoid). Kondisi tersebut terjadi setelah ia cukup kelelahan mengikuti rangkaian acara sekolah. Di tengah kondisi itu, ia masih sempat mengikuti latihan.
Srikandi Smariduta, Azna Ali Hasan (kanan) debut di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship
“Aku kecapekan acara sekolah. Pagi ada acara aku ikut, malam ada acara aku ikut juga. Terus ada latihan. Mungkin aku kecapekan,” ujarnya.
Saat sakit, Azna sempat berpikir apakah dirinya masih bisa berangkat ke Surabaya.
“Aku sempat mikir, ‘Aduh, aku bisa ikut nggak ya?’ Soalnya aku pengin banget main di DBL Arena. Nggak kepikiran akan menang atau kalah yang penting aku pengin banget main di sini,” katanya.
Baca juga: Kurang Fit Tak Membuat Tristan Menepi, Smabul Melaju ke Fantastic Four
Ia kemudian mengikuti semua arahan sang Bunda. Tidur ketika diminta istirahat, makan, hingga minum obat. Perlahan kondisinya membaik dan Azna akhirnya tetap berangkat ke Surabaya.
Ia bahkan menyusul rombongan bersama sang pelatih yang sengaja menunggunya.
Meski belum sepenuhnya pulih, Azna tetap datang. Baginya, bisa menginjakkan kaki di DBL Arena untuk pertama kalinya sudah menjadi pengalaman yang ingin ia rasakan.
“Kayak, ‘Oh, ternyata keren juga lapangannya.’ Keren. Aku juga ngerasain yang kadang ada di video-video itu. Aku benar-benar ngerasain sendiri,” tuturnya.
Namun, pengalaman pertama itu juga membawa rasa gugup. Melihat banyak suporter memenuhi tribun, Azna sempat takut mengecewakan orang-orang yang sudah datang jauh-jauh untuk mendukung Smariduta.
“Iya, sebenarnya deg-degan, takut mengecewakan mereka kalau sudah jauh-jauh dari sini,” ujarnya.
Azna akhirnya benar-benar menjalani debutnya di DBL Arena saat Kedungwaru menghadapi SMA Gloria 1 Surabaya pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Pertandingan tersebut menjadi pengalaman sekaligus pelajaran baru bagi Azna. Ia mengaku terkesan melihat cara Gloria 1 bermain, terutama dari sisi fisik dan semangat mereka di lapangan.
“Aku pengin bisa meniru gaya main mereka. Mereka mainnya hustle banget, kayak kuat. Fisiknya kuat banget,” kata Azna.
Sayangnya, debut pertama Azna di DBL Arena belum berakhir seperti yang ia harapkan. SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung harus mengakui keunggulan Gloria 1 dengan skor 4-49.
Kekalahan tersebut membuat perjalanan Kedungwaru di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship harus terhenti. Namun, bagi Azna, perjalanan musim pertamanya belum tentu hanya tentang hasil akhir.
Baca juga: Esemkada Fans Kawal SMKN 2 Probolinggo ke DBL Arena!
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)