Keakraban Arsya Mahirah Prabowo dengan dunia dance rupanya telah terbangun sejak usia dini. Jauh sebelum melangkah ke panggung AQUA DBL Dance 2026 South Jakarta, Arsya (sapaan akrabnya) sudah lebih dulu menekuni balet sejak berusia tiga tahun.
Selama kurang lebih tujuh tahun, latihan balet menjadi bagian dari kesehariannya sekaligus membentuk fondasi awal perjalanan Arsya di dunia tari.
Namun, siapa sangka, Arsya justru menaruh rasa penasaran dengan satu bidang yang bertolak belakang dengan balet. Memasuki 2019, ia mulai menjajal anggar berkat lingkungan keluarganya yang sudah cukup dekat dengan olahraga tersebut.
“Sebelum ikut balet, ayah aku sudah pernah nawarin untuk ikut anggar, tapi aku belum tertarik. Tapi, setelah lihat keluarga aku, akhirnya lama-lama mulai tertarik,” buka Arsya.
Baca Juga: Wig Warna-warni Jadi Cara Unik Para Orang Tua Dukung Tim Dance SMAN 8 Jakarta
Baginya, salah satu momen paling membekas datang ketika mengikuti Kejuaraan Nasional 2022.
“Pas itu, aku ikut kategori di usia 13 tahun. Itu juga pas awal-awal aku rajin latihan setelah dua tahun vakum karena pandemi Covid-19. Di Kejurnas itu, aku akhirnya bisa ngerasain buat berjuang lagi,” ungkapnya.
Selain berpartisipasi dalam Kejuaraan Nasional, Arsya juga pernah meraih podium kedua di Kejuaraan Provinsi DKI Jakarta 2022 dan podium ketiga Sirkuit I Anggar DKI Jakarta 2023.
Meski sempat serius menekuni anggar, ketertarikan Arsya terhadap dunia seni rupanya masih tetap tersimpan. Memasuki masa SMA, ia kembali membuka diri untuk menjajal dunia tari dengan bergabung bersama ekstrakurikuler modern dance.
Pengalaman di panggung balet pun menjadi fondasi sekaligus titik awal yang membuat kecintaannya terhadap dance semakin kuat.
“Aku jadi sadar ternyata lebih passionate, enjoy, dan mau berusaha di dance,” ungkap Arsya.
Baca Juga: Fira Ghassani dan Segudang Pencapaian di Gimnastik serta Cheerleading
Peralihan tersebut membuat Arsya kembali mengeksplorasi kemampuannya. Ia mulai mengikuti berbagai open class di luar sekolah untuk memperkaya pengalaman serta mengenal lebih banyak genre dan teknik. Baginya, proses tersebut menjadi kesempatan untuk berkembang secara mandiri karena sebelumnya ia belum banyak bergabung dengan komunitas dance.
Kini, dance menjadi pilihan yang ingin ia perjuangkan lebih jauh melalui AQUA DBL Dance 2026 South Jakarta. Terlebih, musim ini menandai kesempatan terakhirnya berada di barisan tim dance SMAN 47 Jakarta.
Setelah dua tahun lalu belum mendapatkan hasil yang memuaskan, Arsya bermimpi untuk menutup perjalanannya dengan pencapaian yang lebih maksimal.
“Di tahun terakhir ini, aku berharap bisa all out dan kasih yang terbaik,” tutupnya
AQUA DBL Dance 2026 South Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil dancer ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)